
Setelah puas memandangi wajah tampan nan galak itu, Yui pun memutuskan untuk keluar mencari udara segar sekalian membeli barang untuk keperluan pribadinya, dia meminjam motor Sport Day, dan pergi sendirian, dengan percaya dirinya dia mengendarai motor nya itu dengan kecepatan tinggi, lalu ketika di lampu merah, dia berhenti dan membuka bungkus permen nya seperti biasa, dengan santai dia memakan permen nya, dia tidak sadar bahwa ada orang yang memperhatikan nya di dalam mobil yang juga berhenti di sampingnya ,
"Sepertinya, saya pernah lihat gadis ini" ucap Blue
Venus melirik , ternyata dia bertemu lagi dengan gadis menyebalkan yang pernah menggodanya saat di restoran miliknya, merasa ada yang memperhatikan Yui pun menoleh, meskipun mobil milik Venus tidak tembus pandang namun mata gadis itu istimewa jadi dia bisa melihat ke dalam dengan jelas, dan dengan genitnya Yui membentuk tangan nya dengan emoji Love, dan berteriak seperti kesetanan,
"Hai sayangku good morning, i love you" ucap Yui
Blue dan Venus terkejut bagaimana bisa Yui tau bahwa di dalam mobil tersebut adalah mereka, apakah kaca mobilnya sudah tembus pandang pikir mereka,
"Bruuummmm"
Lampu hijau telah menyala dan Yui pun melesat kembali membelah jalanan meninggalkan Blue dan Venus yang masih syok, kemudian Blue memutuskan untuk menyampingkan mobilnya lalu turun untuk melihat kaca mobil tuan nya, betapa terkejutnya dia saat dia tidak bisa melihat apapun dari luar, yang dia lihat hanya pantulan wajah dirinya di kaca mobil tersebut,
"Bagaimana Blue"? tanya Venus
" Tidak tuan, saya benar benar kaget, bagaimana bisa gadis itu melihat kita, sementara kaca mobil ini memang tidak bisa dilihat dari luar, bukankah anda merancangnya sendiri" ucap Blue
"Bocah itu mungkin tau Flat nomor mobilku, dan hanya bermain main" ucap Venus datar, tak ingin berpikir lebih jauh Venus dan Blue pun melanjutkan perjalanan mereka, hari ini mereka akan mensurvey semua tempat yang mereka bangun, melihat kekurangan dan kelebihan fasilitas atau pun kenyamanan para konsumen,
"Ckiiiiitttt"
Mobil berwarna hitam mate itupun parkir di sebuah pusat perbelanjaan, para bodyguard sudah menunggu kedatangan tuan mereka, melihat mobil tuan nya mereka langsung membentuk barisan dan berjajar rapi siap mengawal sang tuan,
"Ceklek"
Bagaikan dewa yunani, pahatan tegas di wajah pemuda itu nampak sempurna saat cahaya matahari memantul di wajah dingin nya,
"Syuuuuhhhhhhh"
Lagi dan lagi Venus mencium bau wangi yang tertiup angin, ini bukan pertama kalinya, bahkan sudah kali keempat, dan membuatnya sedikit terkejut saat ini,
"Apa kalian mencium sesuatu"? Tanya Venus singkat
" TIDAK TUAN" ucap mereka serempak, Venus mulai merasa aneh dengan dirinya sendiri kenapa dia sendiri yang bisa mencium bau wangi tersebut , tak ingin berlama lama Venus dan rombongan nya pun berjalan masuk untuk melihat kinerja para karyawan nya,
__ADS_1
Yui sedang berjalan jalan di sebuah toko gamers, dia melihat sebuah headphone berwarna hitam dengan bentuk telinga kucing, bentuk nya mengingatkan Yui pada Bunny, si macan kumbang peliharaan kakeknya Ittara, kemudian dia masuk dan berniat untuk membeli nya
"Yang ini ya kak"! Ucap Yui memberikan kartu hitam nya, pelayan itu terkejut melihat kartu itu, warnanya hitam bercampur emas dan bertuliskan Vip master card, dia memandang wajah cantik Yui yang asyik memakan permennya,kemudian dia mengaktifkan akses pembayaran, namun terus gagal dan membuat kasir itu tertawa mengejek,
" Hadeuh awalnya saya kagum dan terkejut saya pikir kamu anak orang kaya, eh ternyata orang kampung yang pengen jadi kaya" ejeknya
"Maksudnya apa"? Tanya Yui tak mengerti
"Ambil kartumu, dan keluar, kartumu tidak bisa di pakai" ucap kasir itu marah, Yui mengernyit bagaimana bisa,
"ADA APA INI"?
Suara berat itu mengagetkan para karyawan yang ada disana, melihat kedatangan sang tuan pemilik Plaza mereka semua berjajar dan membungkuk hormat kepadanya, Yui berbalik dan terkejut, lagi lagi dia bertemu dengan Venus, tidak jauh berbeda dengan Yui, Venus sendiri kaget melihat Yui lagi
"Heh kenapa aku harus selalu bertemu dengan nya" batin Venus
Yui bersorak dalam hati, dia bisa melihat pemuda ini lagi dari dekat, dan dengan senyum nakal dia mulai mendekat ke arah Venus dan menatap matanya dengan dalam
"Sayang, aku ingin membeli headphone ini, tapi kartuku sepertinya eror, bisa kah kau membelikan nya untukku" ucap Yui
"Maaf nona, Kami tidak mengenal anda tolong lepaskan, tuan muda saya tidak bisa disentuh oleh sembarang orang" ucap Blue menarik Yui,.
"LEPASKAN,DAN KAU BERIKAN BENDA ITU KEPADANYA" ucap Venus menghentikan Blue dan memerintahkan karyawan nya memberikan benda yang Yui inginkan,
"WHATTTT"??????
Blue tercengang, ada apa ini,? Tiba tiba saja Venus menjadi pria penurut seperti itu batin mereka, Venus sendiri mengumpat dalam hati, apa yang dia pikirkan berbeda dengan apa yang dia ucapkan, dia berpikir bahwa Yui seorang penyihir karena bisa mengunci isi pikiran nya,
" Si4l, apa yang di lakukan gadis ini kepadaku, kenapa aku tak bisa marah, dan malah mengiyakan kemauan nya" batin Venus
"Ah, silahkan nona, plaza ini adalah milik tuan Venus, kami akan mematuhi perintahnya,Maaf atas perkataan saya tadi" ucap seorang karyawan meminta maaf, dan memberikan headphone yang Yui inginkan, dengan senang hati Yui mengambilnya, dan cepat cepat keluar, tapi sebelum itu dia memberikan dulu ciuman di pipi Venus dan pergi dengan santai, Blue dan para karyawan toko tercengang melihat Venus yang hanya diam saja dan tak melakukan apapun pada gadis tersebut,
"KALIAN BUBAR, BLUE IKUTI GADIS ITU" ucap Venus yang telah kembali ke mode iblisnya, Blue malah bingung, kenapa tuan muda nya tiba tiba berubah, baru saja tadi dia membiarkan Yui pergi, tapi sekarang malah ingin mengejarnya, namun dia memilih untuk menuruti perintah Venus dan berlari mencari Yui,
"BERHENTI" teriak Venus, Yui terdiam dan terkekeh, kemudian berbalik
__ADS_1
"Ada apa sayang, apa kau berubah pikiran"? Tanya Yui nakal
" Heh bocah, jangan main main dengan ku, kau pasti seorang penyihir, kenapa aku tidak bisa menolakmu tadi"?
"Mana ku tau, bukan kah aku sudah bilang, kalau kau sudah menjadi kekasihku semenjak pertama kita bertemu, apa salahnya memberikanku sebuah headphone saja" ucap Yui santai
"Aku tidak punya pacar, apalagi bocah nakal seperti mu" ucap Venus tajam
"Auhh, kamu jahat sekali, nanti aku nangis Lo sayang" ucap Yui mendekat ke arah Venus
Sementara Venus berjalan mundur dengan perlahan, namun gadis itu terus mendekatkan diri padanya
"Kau dengar ya, apapun yang aku katakan adalah mutlak, dan aku pasti akan mendapatkan apapun yang aku inginkan, pelan pelan dihatimu akan ada aku,kau akan rindu padaku saat aku menyerah untuk mengganggumu, maka gunakan waktumu dengan baik sebelum aku pergi karena bosan, " ucap Yui mengusap wajah Venus, meskipun dia harus mendongak karena tubuh Venus sangat tinggi, dan seperti tadi Tubuh dan bibir Venus seakan di kunci, dia hanya bisa diam tercengang dengan apa yang Yui lakukan, wangi tubuh Yui menyerbak ke dalam indra penciuman nya dan hal itu membuat Venus sadar, ternyata selama ini angin yang berbau wangi, berasal dari tubuh Yui, kemudian dia mengingat kejadian semalam saat di arena balap, mungkin Yui juga ada disana makan nya dia bisa mencium bau gadis itu, Lagi Lagi Blue heran, tadi tuan nya terlihat seperti seekor singa, namun setelah dihadapan Yui dia kembali menjadi seekor kucing, benar benar aneh pikirnya
"BERHENTI GALAK PADAKU, DAN COBALAH MENERIMA BAHWA KITA ADALAH JODOH" bisik Yui lagi ditelinga Venus dan sialnya kata kata Yui begitu menyeramkan dan seperti sebuah perintah
"Ya dewa, kekuatan apa yang di miliki bocah ingusan ini, kenapa aku tidak bisa melawan nya" batin Venus
"Baiklah, jika memang tidak ada yang mau di bicarakan, aku pergi, dan ingat semua perkataanku,hey Boy jagakan jodohku ini dengan baik,dadah sayang " ucap Yui melambaikan tangan nya dan pergi
"Shhh!!!!!tttt"
"Arggghhhhh"
Venus berteriak kesal pada dirinya sendiri yang tidak mampu melawan tekanan yang Yui berikan kepadanya,
"Ada apa tuan, kenapa anda terlihat aneh"? Tanya Blue
" Gadis itu berbuat semaunya saja, ayo kembali, ada yang harus aku cari" ucap Venus meninggalkan plaza itu dengan aura Kemarahan yang menggebu gebu,.
😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜😜
EMAK KAYO,, ANAKMU ASTAGAAA
PUSING KAK OTHOR DIBUATNYA MAK 😂🤣🤣
__ADS_1