Reinkarnasi Ke Universe Ultraman

Reinkarnasi Ke Universe Ultraman
13. Alien Kegelapan


__ADS_3

Dua Minggu kemudian


Disebuah atap gedung (kaya biasa bree)


Ada seorang pemuda yang sangat tampan yang berdiri tepat dipinggir atap, pemuda itu adalah alex MC dari cerita ini.


POV Alex


Dua Minggu telah terlewati saat pertarungan antara mebius dan leo terjadi, dan tepat pada hari ini akan ada kemunculan sosok kegelapan yang menguasai beberapa dunia.


"Hari ini, Alien Empera akan muncul." ucapku.


{Alien Empera akan muncul tepat pada malam hari tuan}.


"Baiklah sampai saat itu aku akan menunggu." ucapku lalu pergi menghilang seperti disapu oleh angin.


Ditaman


Aku saat ini sedang bersantai diarea taman, aku melihat semua orang sedang tertawa dengan bahagia karena bisa menemukan sesuatu yang bisa membuat mereka bahagia.


"Hemmm, tidak buruk melihat sesuatu yang seperti ini." ucapku.


Selang beberapa saat, ada seseorang yang tiba-tiba menghampiri diriku, dan ketika aku melihat ke orang itu, aku cukup terkejut dan berkata.


"Kau, yang waktu itu di restoran?." tanyaku.


"Yaa, aku mirai." ucap orang itu yang ternyata adalah mirai.


"Alex-san, apa yang sedang kau lakukan disini?" tanya mirai.


Aku yang mendengar pertanyaan itu darinya langsung saja berkata.


"Kesenangan, mungkin." ucapku.


Mirai pun bingung dengan perkataan dari diriku.


"Haha, tidak usah dipikirkan." ucapku sambil tersenyum.


Aku pun terus berbincang dengan dirinya, dan waktu pun menunjukkan sore hari.


"Baiklah, alex-san aku pergi terlebih dahulu." ucap mirai.


Aku pun mengangguk dan tersenyum.


Tetapi senyumanku hilang ketika mendapatkan pesan dari sistem.


{Tuan, Alien Empera akan muncul 2 jam dari sekarang}.


"Baiklah." ucapku lalu menghilang.


POV Alex End


2 jam kemudian


Di seluruh dunia


Saat ini seluruh dunia sedang heboh dengan fenomena yang tidak pernah terjadi sebelumnya, yaitu seluruh dunia diselimuti oleh awan hitam.


Jderrrr


Jderrr


Petir-petir pun muncul, dan itu sukses membuat semua orang panik ketakutan dengan peristiwa yang sedang terjadi.


Jderrrrr


Jdummmmm!!!!!


Dari atas langit muncullah sebuah kegelapan yang sedang turun menuju ke pemukiman.


Selang beberapa saat, kegelapan itu pun menghilang dan digantikan oleh sesosok raksasa berwarna gelap dan memakai jubah hitam.


"Wahai manusia aku adalah Alien Empera, tunduk lah kepada diriku yang agung ini dan takutlah kepada Kegelapan." ucapnya.



Alien Empera kemudian mengeluarkan kekuatannya yang bernama.


"Darkness Disaster."


Muncullah sebuah bola api dicampur kegelapan yang sangat besar, dan alien empera langsung melepaskannya kearah permukaan.


Jdummmmmm!!!!!


Bummmmmm!!!!


Semua permukaan yang ada dibawahnya pun hancur tak tersisa.


Settttt


Tukkkk


Alien Empera pun turun, dan langsung menghabisi semua yang ada disekitarnya.


Jdummmm!!


Jderrrr!!!


Diluar bumi


"Apaa? kenapa matahari tertutup oleh kegelapan?" tanya ??


"Aku tidak tahu, yang pasti kita harus segera menghapus kegelapan yang ada di matahari itu." ucap ??


"Yaa, kau benar." ucap ??


Balik ke bumi


Saat alien empera menghancurkan semua yang ada disekelilingnya, tiba-tiba mebius muncul bersama dengan hikari. (hikarinya disini udh berpindah host ya jadi Ryu aihara).


"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya mebius. (nih goblok apa gimana gak bisa liat).


Alien Empera yang mendengar itu sontak saja langsung berkata kepada mebius.

__ADS_1


"Hoohhh, tentu saja untuk menguasai dunia ini." ucap alien empera.


Mebius yang mendengar itu pun menjadi marah.


"Apa kau bilang?! tidak akan kubiarkan." ucap mebius.


Mebius dan hikari pun langsung melesat kearah alien empera, dan menyerangnya secara bersamaan.


Settt


Jbommm!!


Duarrr!!


Keduanya pun menyerang alien empera secara terus-menerus, dan tidak ada satupun serangan dari keduanya yang berhasil mengenai alien empera.


"Hemmm, segini tidak akan cukup untuk menghentikan diriku." ucap alien empera lalu mengeluarkan kekuatannya.


"Red Shockwave."


Muncul sebuah gelombang angin berwarna merah dan melesat kearah mebius dan hikari.


Jdummmm!!!


'Ughhh'


Tidak sampai disitu alien empera terus mengeluarkan kekuatannya yang lain.


"Dark Fireball."


Sebuah bola hitam pun muncul dan menyerang mebius dan hikari secara terus-menerus.


Duarrr!!


Duarr!!


Derrrr!!


Hikari pun segera menghindar dan mengeluarkan bladenya dan melesat kearah alien empera.


Swinggg!


Swingggg!


Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh hikari dan tidak ada satupun serangan yang mengenai alien empera.


"Red Shockwave."


Setttt


Jdummmm


'Uaghhhh'


Hikari pun terpental cukup jauh.


"Ryu-san." teriak mebius dan segera bangkit.


Mebius pun mengganti formnya yang selanjutnya, lalu menyerang alien empera dengan mebium bladenya.


Swingg!!


Swingg!!


Mebius terus melancarkan serangannya walaupun tidak ada yang terkena sama sekali.


Sretttt!


Swinggg!


Slasss!!


Tanpa diduga mebius menyerang satu-satunya titik kelemahan alien empera, yaitu dipinggangnya.


'Kuaghhh'


Tanpa berlama-lama lagi, mebius dan hikari yang sudah bangkit pun langsung menggabungkan kekuatan mereka.


"Double Shoot Attack."


Serangan mereka berdua pun segera melesat kearah alien empera, tetapi alien empera segera menghindarinya dengan jubahnya.


"Reflector Mantle."


Tidak sampai disitu alien empera langsung, mengeluarkan kekuatannya lagi dan menyerang mereka berdua.


"Dark Fireball."


"Rezolium Ray."


Settttt


Jdummmm!!!!


'Kuagggghhhh'


Keduanya pun langsung menghilang seperti debu.


Di markas crew guys


"Ughhh, sakit sekali" ucap ryu yang saat ini sedang dalam kondisi manusianya


"Tidak-tidak mungkin, Mirai." ucap seorang pemuda yang bernama teppei.


Semua nya tidak percaya dengan apa yang terjadi dan saat itu juga muncul lah sebuah cahaya terang dan berjalan kearah mereka semua.


"Mi-mirai." ucap mereka semua.


Dan dibalas anggukkan oleh mirai.


Ryu yang saat ini masih dalam kondisi buruknya, berusaha untuk bangkit dan berdiri disamping mirai.


"Kita semua harus mengalahkan monster itu." ucap ryu.

__ADS_1


"Ya kau benar." ucap mirai.


Lalu mereka semua pun berkumpul di satu tempat menyatukan tangan mereka dan.


"GUYSS, SEMUA BERANGKAT." ucap kapten mereka yang bernama Shingo Sakomizu.


"GIG, MEBIUSSSS." ucap serempak.


Senggggg


Cahaya pun muncul, dan mengeluarkan tanda lingkaran. (anggep aja ada soundtrack nya haha biar mendalami).


Muncullah sesosok raksasa bercahaya.



Alien Empera pun sontak kaget dengan yang terjadi.


"Apaa, bagaimana mungkin." ucap alien empera lalu menyerang mebius dkk.


"Rezolium Ray."


Serangan alien empera pun melesat dengan cepat kearah mebius, tetapi mebius tidak berhenti satu inci pun dan menerima serangan itu.


Jdummm!


Asap pun berkumpul disatu tempat, tepat setelah asap menghilang terlihat mebius tidak bergerak dari tempatnya sama sekali.


"Apaa? bagaimana bisa?" ucap alien empera kaget.


POV Alex


Aku saat ini sedang berada diatas gedung yang belum hancur dan sudah dari awal aku melihat pertarungan mereka.


"Sepertinya sudah saatnya aku muncul." ucapku lalu melihat evoltruster ku yang sudah berdetak.


Settttt


Clingggg


Lalu muncul sebuah cahaya merah menghantam alien empera.


Jdummmm!!


'Ughhh'


Lalu cahaya merah itu pun berdiri tepat disamping mebius.


Yaapp cahaya merah itu adalah Ultraman Nexus/ Alex.


Mebius yang melihat Ultraman Nexus atau diriku berdiri disampingnya pun cukup terkejut.


"Anda, nexus." ucap mebius (aing gak tau sih dimode phoenix brave dia ngomong apa kagak).


Aku pun hanya mengangguk dan langsung mengalihkan pandanganku kearah alien empera.


"Kau-kau, apa yang sedang kau lakukan disini?" ucap alien empera dengan sangat terkejut.


Tidak memperdulikan itu, aku pun langsung merubah mode ke formku yang berikutnya.


"Junis Red."


Clingggg


Tidak berlama-lama, aku langsung melesat dengan cepat kearah alien empera dan menyerangnya dengan seni beladiri yang ada dikehidupanku sebelumnya.


Duakkk!!


Duakkk!!!


Bummmm!!


'Ughhh'


"Tidak-tidak mungkin, seharusnya kau sudah berhibernasi tetapi kenapa kau ada disini." ucap alien empera.


Aku pun sama sekali tidak menghiraukan itu dan terus menyerangnya dengan teknik-teknik milikku.


Tibalah dipuncaknya, saat sebuah alat dari luar angkasa turun dan berhenti tepat didepan kami semua.


Sungggg!!


Langsung saja aku dan mebius pun mengeluarkan kekuatannya masing-masing.


"Mebium-Knight Shoot."


"Over-Ray Storm."


Zengggggg!!


Kekuatan kami berdua pun langsung melesat dan menembus alat yang ada didepan, dan mengenai alien empera.


"Ughhh"


"Kuaghhh"


Tidak sampai disitu, muncullah sesosok raksasa perak yang membantu kami. (yang nonton mebius pasti tau siapa).


Kami terus menambah kekuatan, sampai pada akhirnya alien empera dan alat itu meledak.


Swuttttt!!


Jdummmmmmm!!!!


Muncullah butiran-butiran berwarna biru.


Dan saat itu juga langit kembali menjadi cerah seperti semula.


Aku dan mebius pun menghilang dan juga raksasa perak itu.


POV end


yooo chapter 13 nihhhh... jngan lupa like like likeee....... ada yang tau selanjutnya akan kedunia manaa?? cobaa komennn..

__ADS_1


__ADS_2