
Zhou ling mey membuka matanya yg terasa berat.
"uuhg....dimana aku??"ucap Zhou ling mey serak.
pandangan Zhou ling mey yg awalnya kabur berunsur-unsur jelas.
"mairyn"ucap sekelompok orang yg Zhou ling mey rindukan.
"mommy??,daddy??,dr.dion???,suster ana??,kak Gavin??"ucap Zhou ling mey yg sekarang telah kembali ke tubuhnya sebagai mairyn.
"iya sayang,ini kmi"ucap mommy menggenggam tangan mairyn (Zhou ling mey kita panggil saja mairyn).
"ma...mairyn gk mimpi kan??"tanya mairyn dengan mata yg berkaca-kaca.
mommy memeluk putrinya.
"ini tidak mimpi sayang...hiks..."ucap mommy.
"mairyn kangen mommy....hiks...daddy.....dan semua nya"ucap mairyn di sela isakan tangisnya.
daddy yg biasanya dapat menahan diri agar tidak menangis,sekarang tak kuasa untuk tak menagis.melihat putrinya yg terbangun dari komanya sebuah kebahagian yg sangat besar yg tak dapat di ukur.
hatinya serasa nyeri melihat putrinya managis cukup keras,yg ia tau selama ini putrinya hanyalah gadis yg ceria dan tegas.
****
mairyn melahap makanan masakan mommy dengan lahap.
"pelan-pelan sayang"ucap mommy gemas.
"hmmuamm......cidur wama tanpa macakan mommy cunguh menyedihkan nyam.....ymamm"ucap mairyn di sela-sela makannya.
__ADS_1
semua nya tertawa gemas karena mairyn yg dulu sangat anggun jika makan sekarang makan dengan lahap.
tok...tok...
suara ketukan pintu.
"masuk lh"ucap daddy.
cklek
pintu terbuka seorang anak kecil berlari ke arah mairyn.
"huaaa.....kak mairyn......kakak....huhuhu......maafin....ika.....mika......salah...huhuhu....hiks....huaaa"ucap mika di sela-sela tangisnya.anak itu yg di tolong mairyn saat itu.
mairynmencabut infus pada tangannya.
"sayang apa yg kau lakukan??"tanya mommy dan daddy khawatir.
mairyn tersenyum.
kemudian mairyn turun dari ranjangnnya,menghampiri mika yg masih segugukan dan berjongkok menyamai tinggi mika.
"mika cantik kesayangan kakak,jangan nagis lg"ucap mairyn sambil mengusap puncak kepala mika lembut.
mika mengangkat kepalannya dengan mata yg masih berair.
"tapi,ika udah buat kakak koma"ucap mika.
"tidak apa-apa,kakak hanya tertidur tanpa beban sangat nyenyak"ucap mairyn
"dan juga jika semua itu tidak terjadi aku tidak akan bertemu dengannya"gumam mairyn lirih.
__ADS_1
mairyn berdiri dan menatap dr. dion.
"aku mau pulang"ucap mairyn
"tidak boleh"ucap mereka serempak.
"ayo lh,mengapa kalian bersikap seperti ini"ucap mairyn.
"ini demi kesembuhan mu sayang"ucap daddy.
"gk,pokoknya mairyn mau pulang,ayok mika kita pulang main ke rumah kakak yh"ucap mairyn sambil menggandeng mika keluar kamar rawat inap VVIP.
"ckck...gila tu si mairyn,keras kepala amat"ucap Gavin.
"siapa yg tidak tau keras kepalanya si mairyn"ucap dr.dion menyenggol Gavin.
"tentu saja,bahkan orang-orang di markas saja sampai ketar ketir jika ia memerintah"ucap Gavin.
"hey,kalian berdua.sudah kh kalian cukup menggosipkan dokter cantik ku??"ucap suster ana.
"ahh...pengikutnya dah bergerak ni bro"bisik dr.dion.
"apa yg kalian bisikan hah??"ucap suster ana.
"ahh...tidak...kami hanya berencana untuk menyusul mairyn saja"ucap keduanya berjalan ke arah pintu.
namun saat dr.dion ingin keluar.
"dr.dion anda ada beberapa jadwal oprasi untuk hari ini,jadi jangan coba-coba untuk keluar dari lingkungan rumah sakit"ucap suster ana
dr. dion mematung tak bernyawa.
__ADS_1
hanya helaan napas yg terdengar.
BERSAMBUNG......