
ares lalu menjelaskan mengenai tatacara ujian kenaikan peringkat, setelang ares selesai menjelaskan dia lalu memberikan selembar kertas kepada diablo,
"ini adalah ujian pertama yaitu ujian tulis" ucap ares sembari menyerahkan selembar kertas kepada diablo
diablo pun menerima kertas itu dan dia mulai mengisi soal-soal itu
"ternyata ini sangat mudah" gumam diablo dalam hati, dia sempat khawatir karena dia belum pernah melakunan ujian itu dan dia bukan tipe orang yang senang belajar, akan tetapi saat mengerjaan soal-soal itu dia langsung tau jawabannya seolah-olah semua jawaban ada dikepalanya
tak butuh waktu lama untuk diablo menyelesaikan ucian tulis itu, dia berdiri dari tempat duduknya sambil membawa kertas ujian itu lalu dia memberikannya kepada ares
"cepat sekali, apa kau yakin dengan jawabanmu? " tanya ares dengan ekspresi datar
" tentu saja aku sudah yakin" ucap diablo dengan percaya diri
"jika kau gagal di ujian ini maka kau tidak bisa lanjut ke tahap selanjutnya" ucap ares memperingatkan diablo
"sudahlah cepat periksa saja" ucap diablo sedikit kesal karena ares yang banyak bicara
"baiklah, baiklah" ucap ares sambil memalingkan wajahnya ke arah kertas ujian diablo, semakin lama raut wajah ares semakin berubah, dia mulai terkejut ketika memeriksa satu persatu jawaban diablo karena semua jawabannya benar tidak ada yang salah satupun
__ADS_1
"sepertinya kau memiliki sedikit kemampuan, kau lulus" ucap ares dengan sesikit meremehkan diablo
diablo hanya tersenyum dengan mendengar kata-kata ares barusan
"baiklah karena kau sudah lulus ujian tahap pertama kita akan menuju tahap kedua yaitu ujian praktek" ucap ares sembari bangun dari kursinya untuk pergi ke tempat ujian praktek
mereka pun pergi ke sebuah lapangan yang berada di guild itu, lapangan itu memang tempat untuk melakukan ujian praktek
ujian praktek sendiri terbagi dalam beberapa tahap yang pertama ujian mana dan yang kedua ujian bertarung
ujian mana adalah ujian yang mengukur jumlah mana seseorang dengan menyentuh sebuah kristal khusus, tidak setiap orang memiliki mana karena itu terkadang orang yang tidak memiliki mana sering dikucilkan, semakin tinggi mananya semakin tinggi juga kemampuan sihirnya, akan tetapi tidak semua orang yang memiliki mana bisa menggunakan sihir.
ada beberapa tingkatan warna di kristal sihir
Kuning
Merah
Hitam dan
__ADS_1
Emas
Untuk warna hitam dan emas jarang sekali muncul bahkan penyihir yang memiliki rank S hanya mendapatkan warna merah
"baiklah mari kita mulai ujiannya" ucap ares kepada diablo
"apa yang harus ku lakukan? " tanya diablo kepada ares
"kau hanya perlu menyentuh kristal itu" jawab ares sambil menunjuk ke sebuah kristal
Diablo pun berjalan menuju kristal itu dan langsung menyentuhnya,
setelah diablo menyentuhnya kristal itu langsung mengeluarkan warna
hijau, kuning, merah, hitam, emas, dan lalu kristal itu pun retak
hal itu membuat ares yang melihatnya langsung terkejut dengan mulut yang menganga karena tidak percaya dengan apa yang dia lihat, sebelumnya dia tidak pernah mendengar bahwa kristal pengukur mana itu bisa rusak
"kristal ini retak, apakah rusak? " tanya diablo kepada ares ares pun langsung tersadar dari keterkejutannya setelah diablo bertanya
__ADS_1
"tidak mungkin, aku belum pernah mendengar kristal pengukur mana itu bisa rusak" jawab ares masih dengan kebingungan dengan apa yang terjadi
"tapi kristal ini retak lalu mati, apakah ini wajar? " tanya diablo sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal