
zen mendekati xio lu dan mengecek tingkat kultivasi xio lu , tiba - tiba expresi zen berubah dari mengerutkan aliss sampai melongo
" zen kenapa kamu bengong " tanya xio lu yang melihat raut wajah zen
" kau Benar² monster " kata itu yang keluar dari mulut zen dengan tertegun
" cih , sembarangan aku ini manusia zen " ujar xio lu sambil menatap tajam zen
" Manusia tidak ada yang Sepertimu , kau bilang ini kultivasi mu baru yang ke dua kali ini, baru satu jam saja kau sudah menembus tingkat petarung kaisar level akhir , lalu apa klo bukan di sebut monster ..??? " ujar zen yang kageet dan tidak menyangka klo xio lu seorang jeniuss kultivasi
" zen ini kan baru tingkatan lemah , aku ingin lebih kuat lagi " ujar xio lu santai
" kau dasar serakah , klo manusia lain butuh berbulan² bahkan tahun untuk menembuss tingkatan , untuk orang jeniuss butuh waktu dua hingga tiga bulan sementara kau cuma satu jam , klo saja ada orang yang dengar pasti muntah darah dengar kau bicara seperi itu " jawab zen dengan kesal saat nonanya bgitu santai dengan ucapannya
" apa kau tak ingin belajar alchemist ..?? " tanya zen lagi ke xio lu
" heemm boleh juga , apa kau mau mengajariku " tanya xio lu
" hey tentu saja aku mau , aku berada di sini untuk melayanimu karena kau adalah tuanku yang baru , tapi ingat ya jangan panggil aku anak kecil lagi , umur ku udah ratusan tahun " ujar zen sambil melangkah menuju ruangan khusus tempat pembuatan pil
" ufffff hahahahaha , baik - baik aku tidak akan memanggilmu anak kecil tapi kake hahaha " gelak xio lu yang tidak tahan dengan ucapan zen
__ADS_1
zen yang mendengar ledekan dan di tertwakan oleh xio lu , memasang wajah cemberut sampai pipinya mengembung kaya ikan buntal , xio lu pun makin tergelak dan terus meledek zen , hingga tak terasa sampai di ruang pembuatan pil , yang ber arsitektor klasic kuno .
" wahh , ruangan ini begitu indah meski terbuat dari kayu zaman kuno " batin xio lu
" sekarang kau baca buku alchemist ini dulu " perintah zen sambil memberikan sebuah buku cara pembuatan pil
xio lu mengambil buku itu dari tangan zen , tiga puluh menit kemudian , xio lu menutup buku alchemist nya dan memberikannya kepada zen
" apa kau sudah selesai ..??? " tanya zen
" iya sudah , aQ sudah selesai membaca semua buku ini " jawab xio lu santai
" apa ...?? " lagi - lagi zen melongo mendengar jawaban xio lu
" aahhhh kau benar - benar monster " ujar zen yang tersadar dari keterkejutannya
" eeeh tunggu , apa kau punya elemen api dan angin ...?? " tanya zen
" aku punya semua elemen langka dan biasa " jawab xio lu
" ahhh sudah cukup aku tidak akan terkejut lagi , bisa - bisa aku mati mendadak " batin zen
__ADS_1
" aku sudah menyiapkan bahan - bahannya , tungku api juga udah aku siapkan bantu aku ya " ujar xio lu memelas
" tentu , nah Sekarng kau harus siapkan apinya terlebih dahulu , setelah apinya stabil , kau mulai masukkan bahan - bahanya " ujar zen memberitahu dengan teliti
" baiklah , aku akan mulai fokuss untuk penyulingan pil " ucap xio lu
xio lu pun fokus dengan pekerjaan nya menyuling pil , butuh energi dan ketenangan buat melakukan semuanya .
--------------------------------------------------
Assalamualaikum wr wb readerss
maaf ya klo aku baru up , aku habis sakit
terbaring lemah gk berdaya di ruang opname
minta doanya ya lagi masa pemulihan
mkch uga yang masih setia menunggu karya Q
maaf klo ada kesamaan tokoh uga cerita
__ADS_1
tapi ini pure dri pemikiran Q maaf klo banyak tipo
jangan lupa tinggalin jejak mkch 🙏