
"apa kau lupa bukan nya kau sudah bertemu dan berkenalan dengan nya di gajebo tempo hari" ucap xiao zixin sambil menangkis
"aku pernah bertemu dengan orang berharga bagi mu kapan aku bertemu seperti nya akau lupa" ucap mu zhuting sambil menyerang
"apa mungkin maksud mu adalah taun putri xiao Qinxuan" ucap mu zhuting
"yah jie jie ku adalah orang yang aku sayangi dan berharga bagi ku begitu juga dengan ibunda tanpa mereka ber2 tidak akan ada lagi xiao zixin" ucap xiao zixin
...****************...
"aku tidak mentangka bahwa kau yang sangat dingin dan tak memiliki belas kasih bisa punya observasi untuk melindungi jie jie dan
ibunda mu apa kau mampu" ucap mu zhuting sambil menyerang
"mampu atau tidak kita liat saja diri pertarungan ini ku peringatkan jangan pernah meremehkan lawan mu" ucap xiao zixin sambil menangkis
"oh iya jika aku ingin memiliki jie jie mu apa kau akan meberikan nya padaku mengingat aku teman mu" ucap mu zhuting sambil kembali menyerang
"apa kau berfikir jika aku teman mu aku akan memberikan sesuatu yang berharga bagi ku kepada mu jangan berharap zhuting aku tidak akan membiarkan nya" ucap xiao zixin sambil menangkis dan menyerang
"baiklah bagaimana jika kita bertaruh saja seperti nya akan menyenangkan bukan" ucap mu zhuting sambil menangkis
"kau ingin bertaruh seperti apa" ucap xiao zixin
"jika aku menang aku ingin jie jie mu kau berikan untuk ku jika kau menang kau bisa memiliki pedang api miliki ku bagaimana bukan kah ingin kesepakatan yang menguntungkan" ucap mu zhuting
"kau pikir jie jie ku itu barang kau jadikan taruhan" ucap xiao zixin
"oh ayolah apa kau takut kalah melawan ku" ucap mu zhuting
"baik aku Terima tantangan mu" ucap xiao zixin
"jie jie maaf kan aku, aku menjadikan mu sebagai taruhan dalam pertandingan ini tapi jie jie tidak perlu khwatir karena aku tidak akan kalah" batin xiao zixin
__ADS_1
sementara di sisi Qinxuan
"mengepa perasaan ku tidak enak aku seperti merasa bahwa aku akan kehilangan orang yang aku sayang" batin xiao Qinxuan
"master seperti nya adik tiri master mulai kelelahan akibat serangan2 dri pangeran ke3 mu " Telepati bao yu
"bao yu aku juga melihat nya tapi jika aku menghentikan kan pertandingan xiner akan di diskualifikasi dan aku juga akan di unsur kan dri pertandingan final nanti" telepati Qinxuan
setelah pertarungan yang mencengangkan antara dua orang yang memiliki kekuatan yang cukup besar lalu pertandingan itu berakhir dengan kekalahan xiao zixin yang terluka cukup parah
"ark.., uhuk.. uhuk" xiao zixin
"jie jie maaf kan xiner karena sudah melibatkan mu dalam taruh an ini" batin xiao zixin
"xiner" teriak Qinxuan sambil berlari ke arah zixin
"hey xiner kau tidak apa apa kan Jawab jie jie xiner kau jangan menakuti jie jie mu" ucap Qinxuan sambil menangis
"uhuk... jie jie ibun-da xiner tidak apa apa kal-ian jang-an khwa-tir kan xiner" ucap xiao zixin sambil terbata bata
"jie jie xiner minta maaf" ucap xiao zixin
"hey xiner kau tidak ada salah dengan jie jie mengapa kau minta maaf hm" ucap Qinxuan
"tidak jie jie a-ku min-ta maaf kar-ena sudah mem-buat mu dal-am ma-salah karna xiner men-jadi kan mu... " ucap xiao zixin terputus karena pingsan
"hey xiner bangun xiner" ucap Qinxuan
"xuaner biarkan tabib membawa xiner ke paviliun nya untuk mengobati nya kau jangan terlalu khawatir" ucap selir ke3 sambil pergi bersama tabib membawa xiao zixin
setelah kepentingan xiao zixin dan ibunda Qinxuan masih menangis karena melihat kondisi xiao zixin
"xiner mengapa kau harus seperti ini harus nya jie jie melindungi mu bukan kau yang melindungi jie jie" ucap Qinxuan
__ADS_1
"hiks jie jie sangat bodoh dan lemah bahkan jie jie tidak bisa melindungi mu jie jie merasa bahwa jie jie sangat tidak berguna" ucap Qinxuan
"hey kau tidak apa apa kan" ucap mu zhuting
"apa kau bisa berdiri mau ku bantu berdiri" ucap mu zhuting
"tidak aku bisa berdiri sendiri kau tek perlu peduli kan ku" ucap Qinxuan dingin
"putri apa kau baik baik saja" ucap sui lia
"aku tidak apa apa lia, lia aku ingin kembali ke paviliun saja untuk istirahat mungkin untuk sekarang aku membutuhkan istirahat untuk memenangkan pikiran ku" ucap Qinxuan sambil jalan
setelah kepentingan Qinxuan
"seperti nya terluka nya zixin menjadi pukul an berat untuk nya apa aku terlalu terobsesi untuk memiliki nya tapi haya dia satu2 nya wanita yang mebuat ku tertarik" batin mu zhuting
"hah aku harus menemani zixin jika dia sudah membaik dan meminta maaf aku merasa bersalah karena sudah membuat nya cedera cukup parah" batin mu zhuting sambil pergi
sementara di sisi Qinxuan
"putri apa anda ingin nibi bawah kan makanan atau camilan" ucap siu lia
"aku tidak ingin makan apa pun lia aku hanya ingin sendiri untuk sekarang kau bisa pergi sekarang" ucap Qinxuan
"baiklah putri nubi permisi" ucap siu lia sambil pergi
"aku ingin memenangkan diri tanpa di ganggu siapa pun aku lebih baik pergi ke hutan saja lagi pula aku sudah cukup familiar dengan hutan ini" ucap Qinxuan sambil pergi
di hutan kematian lapis an ke 9
...****************...
sampai sinii dulu yah bay jangan lupa buat like komen vote favorit
__ADS_1