REVALYN 90%

REVALYN 90%
Mata


__ADS_3

"Revaaaaaaaaaaa"-teriakan Relna membuat banyak mata memandang mereka.


"Gilaaa luuu pagi teriak-teriak!"serkas reva dengan nada sedikit tinggi.


"Eh Rev lu tau kga?"-timpal relna


"ya gila luu,mana gw tau lu kira gw dukun bisa ngeramal isi otak lu hah!"-Reva mulai kesal dengan Sahabatnya itu karena bertele-tele.


"Waktu gw lewat kantin,Ada anak-anak cewek ngomongin lu,Katanya lu diantar cowok lain lagi! trusss ni yahh mereka bilang lu tu gak tau malu banget semua cogan di sekolah lu embat semua"- cerita Relna dengan nada sedikit emosi karena mendengar gosip jelek tentang sahabat kesayangannya itu.


"Lah aneh bangett!! Suka-suka gw lah mau diantar jemput siapa,keluarga juga bukan ngurus bnget kehidupan orang!! lagian salah mereka sendiri udah gak Goodlooking,bad attitude lgi!!-Reva mulai tersulut emosi.


Ting.....ting....ting....


...Bel sekolah sudah berbunyi Relna dan Reva yang masih emosi terpaksa melanjutkan pembicaraannya setelah jam istirahat....


...Hari ini pak Yusak guru geografi kami masuk sedikit terlambat membuat jam perlajaran hanya 1 jam yang seharusnya 2jam....


"Revv!! kantin yokk beli minum"ajak Relna yang kehausan.


"ya udah ayok"sahut reva dengan antusias


...Mereka berdua berjalan melewati lorong dengan kelas-kelas yang sama-sama istirahat juga.Relna mulai berpikir untuk ikut Reva pulang nanti ke studio sekolah,setau Relna pulang nanti Reva ada pemotretan majalah untuk minggu depan....


"Rev,gw pulang nemenin lu ke studio ya!!"Relna mulai meyakinkan sahabatnya untuk mengiyakan permintaannya.


"Iya-iya ntar lu boleh ikut kok,Tapi ingat jangan ngeluh bosan, eh tapi keknya lu bisa ikut gw foto soalnya ada bagian buat peserta olim Sains bulan lalu"-Reva meyakinkan sahabatnya untuk ikut berfoto dengannya supaya tidak kesulitan meminta orang lain untuk berfoto mempromosikan pencapaian terbaru olimpiade Sains Nasional minggu lalu.


"eh kenapa jadi gw ikut foto,lagian kan bukan cuma gw yang ikut olim sains kamaren."-Relna


...Reva tidak menghiraukan pertanyaan sahabatnya karena mereka sudah sampai di salah satu stand dikantin....


...Mereka berdua memilih Stand kopi....


...Reva dan Relna saling menatap dan.....


"bang, Cappucino lattenya satu,Red velvednya Satu,bobanya tambahan 3k masing-masing"-Ucap Reva yang sudah mantap dengan pesananya.

__ADS_1


"yaelah gw kalah cepet"kekeh Relna


ya mereka masing-masing tau minuman  kesukaan untuk urusan jenia kopi-kopian.


...Relna mulai berjalan ke mini market sebelah stand.Relna mulai memilih jajanan disana namun ia tidak menemukan makanan kesukaan Reva.Pilihan satu-satunya adalah ke stand jajanan jadul, Ya terbilang cukup lengkap untuk sekolah elit ini....


...Di meja kantin terlihat reva mulai celingukan mencari Relna yang hilang dari jangkauan matanya,tapi tiba-tiba Relna sudah berjalanan menuju meja kantin tempat Reva berada....


"Wihhh lu bawa apa rel?"Reva terlihat antusias melihat cup yang dibawa sahabatnya itu.


"ah ini punya luu,ada onde-onde hari ini,sama arem-arem bakar kesukaan lu"ucap relna yang hapal kesukaan Reva.


"ah maacih Relnaa ku sayang muachh"Reva merayu sahabatnya itu dan membuat geli Relna yang mendengarnya.


...Tanpa mereka sadari dari kejauhan Darkan berjalan dengan santai ke arah mereka mata perempuan-perempuan lain dikantin itu mulai melihat Darkhan si juara basket dia menjadi terkenal karena mencetak banyak bola pada pertandingan basket tingkat provinsi minggu lalu....


...Mata-mata yang melihat Darkhan berjalan menghampiri Reva mulai terlihat sinis seakan Reva merebut salah satu cogan disekolah ini lagi....


"Haiii Kak"panggil Darkhan yang hanya tinggal selangkah dari mereka.


"Lu kenal dia,atau ni cowok yang bikin lu diomingin sama mak lampir tu semua?"Relna terlihat kesal karena menurutnya Darkhan merusak suasana tenang mereka yang sekrang berubah memuat mereka jadi bahan ghibah dan pastinya mata-mata sinis mulai terlihat disana-sini.


"iya gw kenal,ini yang gw bilang kemaren malam,trus yang ngantar gw pagi tadi" Sahut Reva dengan penjelasannya kepada sahabatnya.


"Kenalin gw Darkhan Assan kelas 10 ips 3"-uluran tangan Darkhan kepada Relna.


Relna menyambut uluran tangan itu.


"gw Relna Andara,satu kelas sama Reva"-Relna melepaskan Uluran tanganya.


"ngapin lu disini,ganggu kita tau,tuh liat waktu lu datang mata-mata sinj ngeliatin kita berdua,lu gak tau resikonya si!! Reva tu kalau lagi makan gak suka diganggu!!"ucap Relna yang kesal karena kehadiran Darkhan.


"gw kesini cuma mau bilang ke Reva ntar pulang gw tungguin diparkiran."sahut Darkhan pada Relna.


"Gw gak bisa,lu balik aja duluan.makasih udah jemput gw pagi tadi,gw ada urusan!"sahut Reva dengan cepat,karena dia sangat malas jika Dharkan tau aslinya Reva di mata-mata anak sekolah yang sudah lama mengenal Reva seorang model,fashion designer,olahragawan,dan juga penulis(masih belum ada tau selain relna dan keluarga).


"kenapa?gw tungguin sampe kelar deh!"sahut Darkhan yang mulai penasaran dengan alasan Reva.

__ADS_1


...belum sempat Reva menjawab....


...Zoe mehampiri Reva dengan santai dan mejawab pertanyaan darkhan....


"Dia bakal balik sama gw,jadi dia gak bisa balik sama lo,btw lu sapa?gw Zoe cowok  dia"-Ucap zoe dengan sangat-sangat pede.


"Dihhh pede bangett lu ngaku cowoknya Reva Banjaranti hah!!! kenapa ya suka banget lu pada ngaku-ngaku jadi cowok Reva"ucap Relna dengan nada kesalnya


"gw ada urusan,gw gak bakal balik dengan lu zoe, lu juga darkhan emang lu siapa harus tau semua rutinitas gw hah" tanya Reva dengan kesal.


Mata yang melihat mereka mulai banyak dari tadi.


...Darkhan hanya diam melihat Reva dan masih mencerna Kata-kata yang dilontarkan Reva....


"Rel yuk balik kelas,kita bawa aja minumannya ke kelas!" sambil menarik tangan Relna dan segera pergi dari kantin.


"tunggu gw ikut"ucap zoe dengan lantang.


"gila luuu awas lu ngikutin kami balik kelas!!"ucap Relna dan Reva lantang.


...Mereka berjalan keluar dari kantin dengan santai sambil meminum kopi pesanan mereka yang belum habis tadi seakan tidak terjadi apa-apa....


...Tetap saja mata-mata cewek maupun cowok disana memperhatikan mereka untuk cewek mungkin mereka iri melihat Reva yang slalu diperebutkan cogan-cogan sekolah,dan para cowok yang kesal melihat zoe dan darkhan mendekati primadona sekolah....


Reva dan Relna sampai dikelas suara gaduh masih menyelimuti suasana karena jam istirahat belum berakhir,mereka berdua kembali ke tempat duduk sambil bercerita.


Ting....ting...ting....


Bel masuk berbunyi.


...ibu Melia guru matematika masuk dengan tepat waktu,namun dia adalah guru yang santai tidak menekan anak-anak agar mengerti setiap rumus aljabar. 3Jam waktu berlalu sudah 2x pula berganti mapel,Akhirnya jam istirahat kedua pun berbunyi....


"Rev,kita pesan lewat pramusaji aja ya,gak usah ke kantin,malas gw ngeliat mak" lampir pada ngerumpi"tegas Relna dengan wajah serius.


..."Gak usah serius gitu juga kali"gw kek biasa aja pesenin ya....


"okelah"sahut Relna dengan antusias.

__ADS_1


...Bersambung......


__ADS_2