
lanjut.
"jadi?" ucap ibu lee menatap gantian yasmin dan lee.
"cuma temen sekelas." jawab lee singkat.
"oh gitu."
"ibu kok bisa ketemu sama dia?" tanya lee sambil menatap sinis nina.
"oo jadi anak ini ga sengaja nabrak ibu, tapi dia udah minta maaf kok." jelas ibu lee. si yasmin cuma bisa nunduk doang daritadi. dia ga berani natap lee karna mata tajamnya terus mengintainya.
"oh." jwb lee singkat.
"ayok buk kita pulang" lanjut lee sambil melangkah pergi dan membawa barang ibunya.
"loh kalian ga mau ngobrol dulu?" pertanyaan ibu lee langsung memberhentikan langkah lee.
"ga deh, males ngomong sama orang yang suka cari perhatian." jawab lee kemudian melangkahkan kaki lagi keluar pintu.
deg.
"sakit, sakit, sakit. jadi ini sikap asli kamu ka? jadi ini yang namanya dicampakkan? aku ga tau kamu bener lupa sama aku atau cuma pura pura lupa. tapi yang pasti aku sakit hati apa yang kamu lakuin saat ini. mulai detik ini aku bakal berusaga ngehindar dari kamu ka" batin yasmin yang diikuti tetesan air mata.
"maaf bu saya pamit dulu" ucap yasmin kemudian jalan kedalam supermarket.
"loh ngapa dia nangis?" tanya ibu lee.
"biasalah bu, orang yang suka cari perhatian emang gitu" jawab lee sambil menatap lekat punggung yasmin yang masuk kedalam bangunan itu.
"ya sudah ayo kita pulang"
skip apartemen yasmin.
Brakkk.
"Arrgghh. sial banget gue ketemu kak lee di supermarket! kalo emang ga suka ya ga usah nyindir orang dong. itu mulut levelnya udah sama kek ibu ibu arisan tau ga!"
dddrrtt drrtt drrtt
bunyi telepon.
"is siapa si yang nelpon! ga tau apa gue lagi pms? bawaannya pen geplak muka orang."
angkat telepon.
"Hal--" ucap yasmin kepotong.
"dimana lo?" potong suara lelaki dari sebrang telepon.
"lah ini siapa?" jawab yasmin ketus.
"ini gue. gen" bales gen dari sebrang telepon.
"oh gen. gue ada diapartemen, kenapa?" jawab yasmin.
"5 menit lagi gue jemput." titah gen.
"eh nanti dul----"
__ADS_1
tutt tuttt tuttt
memutuskan sambungan.
"apaansih ni anak! ga jelas bet. heran deh ratu." ucap yasmin sambil melempar hp ke kasur.
-10 menit kemudian-
tin tin tin
klakson mobil.
"siapa si yang di bawah. brisik banget!" ucap yasmin sambil jalan ke jendela untuk melihat ke arah bawah.
eh?
"GEN! DIA BENERAN JEMPUT! GILAK NI ANAK!" ucap yasmin kebingungan.
Ting!
suara notif chat.
gen💬(1)
"cepet turun. gue dibawah📶" (voice note)
"BUSET GUE BELOM SIAP SIAP ANJIM!" teriak yasmin kemudian ngelempar hpnya lagi ke kasur.
Bug! bug! bag! gedebag! gedebug!
-*skip-
brakkk.
"Lama." ucap gen dari kursi kemudi.
"Lo yang gilak! jemput gue jam segini! kenapa si?" tanya yasmin langsung menghadap ke gen.
deg.
"gilak ni cewek cantik banget pake baju rumahan doang." batin gen
plak!
nabok tangan gen.
"bengongin apa lo? kok ga jalan? jan jangan lo mau bawa gue ke tempat aneh ya? Aaaaa ga mau gue mau turun!" ucap yasmin sambil memegang pintu mobil.
"Heh! jan ngomong aneh aneh lo! gue bengong gegara liat muka lo jelek banget malem ini." ucap gen sambil memajukan mobil.
"yaiya lah jelek. orang gue ga siap siap!" oceh yasmin sambil melipat tangan.
"salah siapa ga siap siap."
"salah lo lah, ngajakin keluar kok kek ga pasti gitu" -yasmin.
"oh."
~hening~
__ADS_1
gen sibuk nyetir
yasmin sibuk ngeliat jalanan.
20 menit kemudian.
"turun." ucap gen sambil melepas sabuk pengaman.
"ini dimana si gen? kok sepi banget, lu nyampe berani macem macem sam---" ucap yasmin kepotong.
"brisik! udah turun aja. siapa juga yang mau macem macem sama cewe tepos kek elu." jawab gen ketus.
"sialand lo."
brakk
tutup pintu mobil.
"ini dimana setan! kok gelep gini? gua takut ni." ucap yasmin sambil menyusul jalan gen.
bruk
nabrak punggung gen.
"Buset. lu kalo berhenti bilang dong! idung gue sakit anjim!" celoteh yasmin sambil mengusap hidungnya.
"noh liat ke depan." perintah gen.
"ha?" -yasmin
deg.
"i-ini... " ucap yasmin terbata bata.
"gimana? bagus kan" jawab gen yang tau akan isi hati yasmin.
"INI MAH KEREN ABIS GEN! GILAK!" Histeris banget mba yasmin mah.
"reaksi lo sama kek gue pertama kali nemuin tempat ini." ucap gen melihat ekspresi yasmin.
"jadi gini pemandangan kota kita kalo malem." ucap yasmin terpana melihat pemandangan yang ada dihadapannya
"yoi. btw lo lagi ada di tempat tertinggi di kota A. dari sini lo bisa liat gedung gedung yang ada dikota, lebih bagus liatnya waktu malem kek gini." jelas gen.
"gen.." panggil yasmin pelan.
"apa?" gen menoleh ke arah yasmin.
"makasih." yasmin senyum saat melontarkan kata makasih. rambutnya kebawa angin jadi menutupi sebagian wajah yasmin.
*sreekk sreek
gen membenarkan rambut yasmin.
"sama sama.." ucap gen sambil menyelipkan rambut ke telinga yasmin*.
*mereka saling diam untuk beberapa saat, kemudian kembali melihat keindahan kota. lampu yang menyala sana sini menambah keindahan di malam hari membuat semua orang terpana.
gen satu satunya cowo yang bisa ngerubah mood yasmin.
__ADS_1
**tamat~
hehe baper ga? comment yah***.