
Sementara itu saat berendam di bathtub untuk Merelaksasikan tubuh dari sengatan matahari seketika mendengar suara klakson mobil berkali kali,dari arah depan rumahnya bergegas ku menyelesaikan nya entah sudah berapa lama aku berendam aku pun menyudahi nya dan bersiap untuk menemui nya
"Huufft feeling ku ko ga enak ya ucapku dengan diriku di cermin
Aku pun membuka pintu dan menyapa nya dengan senyum terpaksa, terlihat tatapan nya sedingin freezer dan datar tanpa membalas senyumku, Pasti ia akan memarahiku
"Hai Masuk sayang menarik tangan nya dan mengajak nya duduk di sofa, seketika ia melepasn tangan ku dan ia tetap pada posisi berdiri.
"Kenapa ga angkat telpon ucapnya ketus,
"Aku ketiduran sayang ucapku gugup
"Hufft ngapain Kamu sama dia di taman!!! sambil menunjukan foto padaku
"eh.. ee.. itu tenang dulu ya sayang aku jelasin pelan pelan ya sambil menarik tangan nya agar ia duduk namun tetap saja ia tepis
"Hebat ya kamu udah pinter bohongin aku, ga nyangka dengan senyum sinis, Coba lihat Hp kamu berapa kali aku nelphon, ooohh aku ngerti kamu nyaman sama dia mangkanya kamu ga mau angkat telphon dari aku.Jawab!! triaknya
Aku pun tersentak mendengar nya dan menahan air mata ku agar tidak terurai di pipi dengan menjelaskan nya secara terbata bata
"A..a..aku ga seperti itu, maav kalo aku bohong aku ga bermaksud aku cuma ga mau kita ribut ribut, tapi ternyata aku salah, Maav aku selalu bikin kamu marah, Maav aku ga paham sama apa yang kamu mau, Maav dengan sedikit menundukan wajahku yang berurai air mata membuat ia mengalihkan pandangan nya dariku
segera ia duduk disampingku menarik daguku untuk menatapnya kedua ibu jarinya menyeka air mata ku dipipiku dengan lembut.
"Maav karna Aku Cemburu bisiknya dengan memelukku dan menepuk nepuk kecil di pundakku untuk beberapa saat agar aku tenang,
"Aku ga seakrab itu sama Novan dengan menyudahi pelukan nya,
"Aku Cuma .... Kalimat ku terpotong karena ia tiba tiba menciumku terus menciumku sampai ku sesak nafas seperti akan memakan ku pikirku, menjamah leherku dan meninggalkan beberapa tanda di leherku yang membuatku semakin ingin terus di sentuhnya. Entah beberapa menit kita bergulat di atas sofa ia pun menghentikan nya dan tersenyum Puas melihat ada beberapa tanda yang ada di leherku,
__ADS_1
"Senyum senyum kenapa kamu ucapku melihatnya mata nya terarah ke leher ku
"Liat aja sendiri ucapnya
Kubergegas mengambil cermin kecil yang tidak jauh dari sofa,
"Aaaahh sayang ini apa di kanan kiri tengah leherku ucapku lugu karna baru merasakan pacaran
"Tanda sayang ucapnya dengan sumringah sambil meraih tubuhku di atas pangkuan nya
Aku pun membalas senyum sumringah sambil membelai lembut wajah nya tanda bahwa kami sudah berbaikan
"Laper ga tanyanya
"Laper sambil melihat jam di pergelangan
"sebentar aku ganti baju dulu ya
dengan memakai turtle neck agar tanda sayang darinya tertutupi walawpun ada satu yang masih terlihat.
"Yanq seruku ini masih kelihatan gimana,.
"ya gapa ga usah di tutupin juga gapapa pintanya dengan sumringah
ia bergegas keluar duluan untuk menyiapkan mobil, aku masih berkaca kaca berusaha keras menutupi ini,
tiin tiin tiin iyaaaa triaku berlari ke mobilnya
"Makan di Cafe Senja yuk sambil lihat Sunset ajaku sembari memakai safetybelt
__ADS_1
Ia segera mengiyakan nya dengan sesekali tersenyum lirih kepadaku
Kurang lebih satu jam perjalanan dan sampai di tempat yang kami tuju, wuuussshhh...deburan ombak datang menyambut, kami lalu berjalan menyusuri jembatan yang menjorok ke arah Laut untuk mengabadikan moment bersama. tangan kanan nya terus melingkari pinggangku saat kami berjalan mencari meja yang masih kosong.
"Di sebelah sana yanq meja nomer 15 sambil menunjuk
"Mau pesen apa kamu yanq, pesen yang banyak ucapnya
"Hmmm aku mauu (sambil membolak balikan daftar menu)
"Spagheti marinara
"coffe latte
"pudding custard
"Air mineral ga lupa hihi
“Samain aja ya mba pesenan saya makasih” ujarnya kepada pelayan dengan mengembalikan Daftar Menu
“Sayang kamu Happy ga?”tanya nya
“Kalo sekarang aku Happy banget sayang, Tapi tadi siang aku kesal sama kamu karna selalu marah terhadapku.
"Maav ya karna aku terlalu sayang sama kamu ucap nya sambil menatap hangat.
Aku mendengar nya semakin yakin pada nya rasa sayang nya terhadapku tidak main main,
Jaga Kami Tuhan Jaga Hubungan Kami doa ku dalam hati seraya menggenggam erat tangan nya
__ADS_1