Roky Suami Sampah

Roky Suami Sampah
Bab 102 Dipaksa


__ADS_3

Mendengarkan ejekan dari saudaranya sendiri , Andrew hanya bisa tertawa canggung .


Dewi menatap Mike dengan rasa yang sangat jijik .


Tapi Ando malah tertawa dan berkompromi dengan Cristy dengan wajah yang senang : "Ibu , tidak perlu Roky bagaimana , Herman sudah menjelaskannya , itu memang sebuah hadiah sebagai bentuk rasa terima kasih untuknya , dari sini kita sudah mengerti dan Andrew tidak perlu untuk menjelaskannya lagi. "


Andrew memandang kakak laki-lakinya dengan penuh rasa terima kasih dan juga dengan rasa tersanjung.


Biasanya kakak laki-lakinya sangat membenci dirinya , hari ini dia tiba-tiba membantunya dan angin apa yang membuat dia menjadi seperti ini !


Ando tersenyum dan menoleh ke arah Nyonya Cristy , lalu berkata : "Ibu , menantu laki-lakinya Andrew yang direkrut oleh dia sendiri , juga sudah bekerja sebagai asisten di perusahaan kita selama beberapa waktu ini , aku pikir dia sudah tahu bagaimana cara kerja bisnis perusahaan kita , menurutku lebih baik kita mempromosikannya menjadi wakil manajer. "


Begitu Andrew mendengarnya , dia seketika menjadi sangat gembira , lalu berkata : "Terima kasih , kak ."


"Tidak perlu , kita Ini satu keluarga , selain itu Roky sudah 3 tahun berada di keluarga Liu , dia juga bukan orang luar . Tentu kita harus bantu orang sendiri , hari ini memanggilmu yatiu untuk membicarakan masalah ini . "


Andrew sangat bersyukur dan langsung berkata : "Roky , cepat bilang terima kasih ."


Roky tidak menyangka dia akan dipromosikan hari ini , dia dengan ragu-ragu lalu berkata : "Terima kasih."


Orang-orang yang ada di keluarga Liu selalu memberikan penolakan dan meremehkan ayah mertuanya , apa mereka sudah mulai peduli dengan ayah mertuanya ?


Sepertinya apa yang dipikirkannya dulu masih belum salah , walaupun Ando biasanya adalah orang yang kasar dengan adiknya sendiri , tapi dia masih menganggap Andrew sebagai saudaranya.


Dewi juga menghela nafas lega dan mengangguk kepada Ando dengan penuh rasa terima kasih.


Saat ini juga , Nyonya Cristie dengan berwibawa dan berkata : "Andrew , kakakmu terus melobi kepadaku tentang jabatan Roky , ini juga menjadi kesempatan bagi Roky agar dia bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik ."


"Ibu , terima kasih ."Ucap Andrew dengan tergesa-gesa .


"Tapi ..." Nyonya Cristy tiba-tiba mengganti topik pembicaraan , sambil menghela nafas dan berkata : "Situasi kakakmu akhir-akhir ini juga cukup sulit , sekarang keluarga Meng sedang mensurvei untuk berinvestasi di keluarga Liu . Selain itu , keluarga Meng juga mengirim orang datang kemari untuk mengirim pesan dan mereka meminta Talita dan Mike bertunangan. "


"Bagus sekali , Keluarga Meng adalah keluarga yang terkenal di kota Wasa , jika mereka bertunangan , keluarga Liu juga akan mendapatkan keuntungannya ."

__ADS_1


"Memang bagus , tapi jika Nona Talita menikah dengan Mike , kita tidak mungkin membiarkannya tidur di rumah tua ini ." Kata Nyonya Cristie sambil menghela nafas .


"Lagi pula , jika kita ingin beli vila yang ada di Kota Gopo dengan kondisi ekonomi keluarga Liu saat ini , kita tidak bisa beli . Tapi , kalau mereka tinggal di tempat yang kurang bagus , kita akan menjadi bahan lelucon keluarga Meng , jadi kita harus bagaimana ? "


"Ini ..." Andrew menggaruk kepalanya dan berkata dengan lesu : "Jika mereka jadi menikah , pasti kita harus beli rumah , kalau kakak kekurangan uang , aku masih ada beberapa milyar , aku bisa meminjamkannya untuk kakak . "


"Beberapa milyar ? Apa kamu bercanda ? Kata Ando yang terlihat mencibir .


Dia berkata lagi : “ Apa kamu tahu betapa mahalnya vila di Taman Indah Kapuk ? Vila di sana setidaknya lebih dari 100 milyar , masih belum uang dekorasinya lagi . "


“Ma ... kenapa mahal sekali ?” Kata Andrew yang terlihat terkejut .


Meskipun dia tahu harga vila itu tidak murah , tapi dia tidak tahu harga rumah sekarang meledak menjadi sangat mahal .


Direktur Herman malah memberikan vila seharga milyaran ke Vila ?


Nyonya Cristie berkata : "Karena kamu bersedia membantu , beberapa milyar tentu tidak cukup , Kami tidak akan menuntutmu , keluargamu keluar 40 milyar dan keluarga Liu akan bayar sisanya untuk Mike ."


Andrew langsung terkejut dengan angka yang diminta .


Dahinya langsung dipenuhi keringat dingin dan bajunya mulai basah .


Jangan katakan 40 milyar , dia bahkan 4 Milyar pun tidak ada !


Andrew terus mengusap keringatnya , lalu dengan gugup berkata : "Ibu ... ini , banyak sekali , keluargaku mana ada uang sebegitu banyaknya . Ibu juga tahu , Jenni dan aku tidak bekerja di perusahaan lagi , setiap tahunnya kami hanya bergantung dari dividen saham perusahaan dan hanya dapat beberapa puluh juta saja , sebelumnya Roky tidak bekerja dan hanya Dewi yang bekerja . Kami ... mana ada uang sebegitu banyaknya "


Nyonya Cristie sambil mengerutkan keningnya , lalu berkata dengan tidak sabarnya : "Tidak ada 40 milyar , tapi kalau beberapa milyar ada lah kan ?Bukannya kamu punya teman ? Pinjam sama mereka !"


Andrew sambil tersenyum dan berkata : "Mereka juga tidak punya begitu banyak uang , bahkan jika mereka punya uang yang segitu banyaknya , mereka juga tidak akan meminjamkannya kepadaku ."


Nyonya Cristie semakin kesal setelah melihat sikapnya yang begitu ciut , lalu berkata : "Kalau begitu , kamu bukannya ada satu rumah kan ? Besok kamu jual , seharusnya ada puluhan milyar , selain itu semua barang antik yang kamu simpan kalau dijual , 20 milyar juga pasti ada kan ? “


Wajah Andrew langsung kepanasan dan nafasnya tidak beraturan seperti dadanya sedang ditekan batu

__ADS_1


Dia berkata sambil menggeramkan giginya : "Ibu , barang antikku .... kal... kalau memang kakak sangat butuh , aku... aku bisa menjualnya , perhiasan Jenni .. jugaa.. juga bisa aku jual , tapi kalau rumahku dijual , kami sekeluarga mau tinggal dimana ?"


Ando berkata sambil tersenyum: " Adikku , masih ada beberapa ruangan yang kosong di basement perusahaan Liu . Lagipula Dewi juga tiap kerja disitu , tinggal di perusahaan jauh lebih baik . Aku nanti akan minta orang membersihkan basement , kalian bisa sementara waktu tinggal di sana . "


"Tinggal di basement ?" Lidah Andrew langsung terbelit .


Roky langsung mengerutkan keningnya , dia tahu di basement sana , satu jendela pun tidak ada , tidak hanya mereka nanti akan kedinginan tapi kawanan tikus akan menjadi teman mereka .


Andrew yang biasanya pengecut , tetapi kali ini dia masih juga jujur dan dia dengan tidak tahan lalu berkata sambil mendongak ke arahnya : "Kakak , keluargaku tidak ada uang sebesar itu , tapi aku bisa jual barang-barang antikku untuk membantu kamu , tapi rumah itu tidak bisa dijual."


"Dasar tidak tahu terimakasih , apa kamu lupa bagaimana kakakmu membantu kamu ?" Kata Nyonya Cristie dengan sangat marah sambil memukul meja .


"Dia sudah membantu menantu laki-lakimu untuk bisa bekerja dan berencana untuk mempromosikannya , kamu bahkan tidak bisa bantu hal kecil yang seperti ini !"


Ando berkata : " Adikku , bagaimana kamu bisa-bisanya menjawab ibu ?"


Setelah itu , dia cepat-cepat berkata : "Bu , jangan marah , kalau memang dia tidak bersedia bantu , kita cari cara lain ."


“! Dasar anak yang tidak berguna .” Kata Nyonya Cristie dengan penuh amarah .


Lalu dia berkata lagi : “ Andrew , bukannya kamu punya vila di Taman Indah Kapuk ? "


"Ada , ada apa?" Kata Andrew yang tidak begitu mengerti apa maksud dari ibunya .


"Ada apa apanya ?" Kata Nyonya Cristie dengan wajah yang kesal .


Lalu dia berkata lagi : “ Ternyata kamu tidak bersedia membantu kakakmu , jadi kamu kan ada vila disana dan tidak ada yang tinggal , kalau begitu kamu berikan ke kakakmu , setelah Mike tunangan biarkan dia tinggal di sana .


Nada suara Nyonya Cristie sangat keras dan dia semakin kesal ketika melihat Andrew .


Yang tadi rumahnya diminta untuk dijual dan sekarang Vilanya diminta diberikan ke Mike .


Mendengar itu , Andrew sama sekali tidak mengatakan apapun .

__ADS_1


__ADS_2