
Setelah melewati berbagai macam rintangan, Sarah dan Alex berhasil sampai ke sebuah pulau yang terisolasi di tengah Lautan Maluku. Pulau ini sangat misterius dan sejak dahulu dikabarkan sebagai tempat yang dihuni oleh makhluk gaib.
Mereka berdua berdiri di pantai pulau tersebut, memandangi hutan belantara yang terbentang di hadapan mereka. Suasana yang terasa hening membuat mereka merasa tegang dan waspada.
Tiba-tiba, Alex merasa ada yang mencuri perhatiannya. Dia melihat sebuah bangunan kuno yang terletak di atas bukit di kejauhan. Bangunan itu sangat besar dan terlihat sangat tua.
"Dilihat saja itu," ujar Alex sambil menunjuk ke arah bangunan itu. "Aku rasa itu bisa menjadi petunjuk kita untuk menemukan jawaban atas misteri pulau ini."
Sarah yang awalnya ragu-ragu setuju dan mereka berdua memutuskan untuk menuju ke arah bangunan itu. Namun, perjalanan ke bukit itu sangat sulit. Mereka harus melewati hutan yang sangat lebat dan berbahaya.
Setelah berjalan sekitar dua jam, akhirnya mereka sampai di depan pintu gerbang bangunan kuno tersebut. Sarah dan Alex sangat terkejut melihat pintu gerbang itu terbuat dari emas murni. Mereka membuka pintu itu dan memasuki bangunan kuno itu.
Setelah melihat sekeliling, mereka menemukan beberapa tulisan yang terpampang di dinding. Sarah dan Alex mencoba untuk membaca tulisan itu, namun mereka tidak mengerti artinya.
Ketika mereka melanjutkan perjalanan di dalam bangunan, tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Tanah di bawah kaki mereka bergetar dan menyebabkan gempa kecil. Sarah dan Alex berusaha untuk tetap tenang dan mencari tahu apa yang menyebabkan gemuruh itu.
__ADS_1
Setelah melihat-lihat sekitar, mereka menemukan sebuah ruangan yang sangat besar. Di dalam ruangan itu, mereka menemukan sebuah piramida yang sangat besar. Di tengah-tengah piramida itu, terdapat sebuah kubus kristal yang sangat besar dan indah.
Mereka berdua sangat terkejut melihat kubus kristal itu. Mereka merasa bahwa kubus itu memiliki kekuatan magis yang sangat besar. Sarah dan Alex mencoba untuk menyentuh kubus itu, namun tiba-tiba ada sesuatu yang menarik mereka masuk ke dalam kubus tersebut.
Mereka berdua merasa seperti sedang terlempar ke dalam dimensi yang berbeda. Mereka berada di sebuah tempat yang sangat indah dan terasa sangat damai. Mereka merasa sangat bahagia dan tenang di dalam tempat tersebut.
Namun, tiba-tiba ada suara yang memanggil mereka kembali. Sarah dan Alex merasa sangat kecewa harus meninggalkan tempat indah tersebut. Namun, mereka sadar bahwa mereka harus kembali ke dunia nyata.
Setelah keluar dari kubus kristal itu, mereka melihat banyak makhluk aneh di sekitar mereka. Beberapa makhluk tersebut memiliki sayap seperti burung, sementara yang lain memiliki tanduk seperti binatang buas.
Mereka bergegas meninggalkan bangunan kuno dan berlari secepat mungkin ke arah pantai. Tiba-tiba, mereka mendengar suara derap kaki yang semakin dekat. Mereka menoleh ke belakang dan melihat sekelompok makhluk aneh yang mengejar mereka.
Sarah dan Alex berusaha berlari semakin cepat, namun makhluk-makhluk itu semakin mendekat. Mereka berdua merasa sangat takut dan berusaha mencari tempat untuk bersembunyi.
Mereka akhirnya menemukan sebuah gua di tebing pantai. Mereka masuk ke dalam gua tersebut dan bersembunyi di sana. Mereka berdua merasa sangat lega karena berhasil lolos dari kejaran makhluk-makhluk aneh tersebut.
__ADS_1
Saat berada di dalam gua, mereka menemukan sebuah artefak kuno yang tergeletak di sana. Artefak tersebut terlihat sangat indah dan menarik perhatian mereka. Sarah dan Alex mencoba untuk mengambil artefak itu, namun tiba-tiba ada suara yang menghalangi mereka.
"Mereka yang mengambil artefak itu akan menghadapi malapetaka yang besar," ujar suara itu.
Sarah dan Alex merasa sangat terkejut karena tidak menyangka ada yang berbicara di dalam gua tersebut. Namun, mereka merasa bahwa mereka harus mengambil artefak itu untuk menemukan jawaban atas misteri pulau terlarang.
Mereka akhirnya berhasil mengambil artefak itu dan keluar dari gua tersebut. Namun, tiba-tiba mereka mendengar suara yang sangat besar dari kejauhan. Mereka menoleh ke arah suara tersebut dan melihat sebuah makhluk raksasa yang sedang menuju ke arah mereka.
Sarah dan Alex merasa sangat takut melihat makhluk raksasa itu. Namun, mereka tidak ingin menyerah begitu saja. Mereka berusaha mencari cara untuk melawan makhluk raksasa tersebut.
Setelah berpikir sejenak, mereka mencoba untuk menggunakan artefak yang mereka temukan di gua tadi. Tiba-tiba, terdengar suara gemuruh dan makhluk raksasa itu berubah menjadi debu.
Sarah dan Alex merasa sangat lega karena berhasil melawan makhluk raksasa itu. Namun, mereka merasa bahwa mereka harus segera meninggalkan pulau terlarang tersebut sebelum terlambat.
Mereka berdua kembali ke perahu dan berusaha untuk memperbaiki mesin perahu tersebut. Setelah berusaha keras, akhirnya mesin perahu itu berhasil diperbaiki dan mereka berdua kembali ke dunia nyata.
__ADS_1