Rona Roni

Rona Roni
bab 36


__ADS_3

Akhirnya roni nunggu si teteh pergi ke minimarket deket rumah. sambil nunggu tetehnya roni ngemil gehu pedas sambil nonton gosip.


dia liat di acara gosip ternyata muka dia yang terpangpang di tv. beritanya tentang pengusaha muda yang lagi viral yang selama ini sembunyiin identitasnya. pengusaha muda yang punya salon terkenal yang selalu di datengin artis artis.


dia liat lagi ternyata gosipnya tentang kehidupan pribadi dia yang lagi gendong rona masuk ke kamar. di beritain itu gaya kehidupan pengusaha muda jaman sekarang.


dengan tenang roni langsung telepon asistennya dia mau langsung klarifikasi tentang gosip itu dan dia juga sekalian mau umumin tentang pernikahannya dengan rona.


" halo bon kamu liat kan gosipnya siapin segalanya ok aku mau klarifikasi sekarang juga di tempat perhiasan bunda aja ya tempatnya tolong siapin sekalian aku mau milih cincin pernikahan aku sama rona uda itu baru aku mau konfersi pers ok " kata roni.


" siap tuan saya siapkan sekarang juga "kata boni.


" makasih ya bon sebelumnya maap ngerepotin kamu " kata roni.


" tak apa apa tuan sudah kerjaan saya " kata boni.


" ok kalau gitu aku mau makan gehu pedes lagi kamu mau gak kalau mau langsung ke sini kalau uda beres minta teteh aja hehehheeh...jangan harap aku mau bungkusin buat kamu di sana ya no way ini semua punya aku kamu minta di gorengin lagi aja hehehheeh..." kata roni.


" hahahhahaha....tuan bisa aja hati hati perut sakit tuan " kata boni.


" kamu nyumpahin saya bon hah " kata roni.


" eh gak tuan cuma ngingetin hati hati ambeyen kambuh hahahahha...malu donk pas nikah kalau ambeyen kambuh hahhahahaha..." kata boni.


" boni kamu mau potong gaji hah " kata roni.


" hahahahhah....tidak tuan maap becanda " kata boni. sambil tutup telepon.


" dasar asisten kurang ajar main tutup telepon aja " kata roni.


boni sebenernya bukan cuma asistennya roni tapi dia juga sahabat kecil roni juga roni boni dan joy mereka bertiga selalu bersama kemana-mana cuma boni dari keluarga sederhana dan dia kerja sama roni untuk angkat derajat keluarganya tapi sayang setelah dia sukses kedua orang tuanya meninggal karna sakit hanya selang 10 hari gantian orang tuannya meninggal.


yang di tunggu akhirnya datang juga siapa lagi kalau bukan si teteh yang bantuin roni di rumah yang tadi di suruh beli lemon tea saset kesukaan dia.


" wah teteh ku paling geulis kabogoh si mang sayur akhirnya kau datang juga " kata roni.


" adeb aden aya aya wae ini biasa di tempatin ke tempat biasa den tambah lagi lemon nya kan " kata teteh.


" ok teh kaya biasa aja bikin 2 tempat ya sekalian buat rona nanti " kata roni.


" ok siap den " kata teteh.


" teh simpen di mobil aja ya kalau ida aku mau ke kamar dulu biasa ambil jaket bilang sama mang juned panasin mobil aku ya aku mau keluar " kata roni.

__ADS_1


" siap den " kata teteh.


akhirnya roni ke atas kekamarnya ambil jaket lalu roni keluarin hpnya dia lupa mau nanyain kabar kalau rona ada atau gaknya di rumah takutnya lagi di luar.


tapi ternyata roni gak telepon rona dia telepon abang riki.


" halo asalammualaikum abang bang lagi dimana " kata roni.


" halo ron aku lagi di rumah papi sama rona biasa mamih lagi pengen kita ngumpul di sini mamih takut kalau rona di rumah mamih takut di culik kamu hehehehe..." kata riki.


" waduh abang gak mungkin bang aku yang kalah lah sama rona hehehhe...gak bisa aku culik dia kalau culik hatinya ya dikit dikit bisa lah hehehe..." kata roni.


" pede loh segitu rona ke paksa juga nerima lamaran loe kalau gak gensi sama curut tuh dia mana mau nerima lamaran loe hahahah..." kata riki.


" waduh abang bener juga hahhaha...tapi gak apa apa sih tar juga rona cinta mati tuh sama aku hehehhe..." kata roni.


" hahahha....bisa aja sih kalau loe sama dia uda punya anak bisa dia cinta mati sama loe ya dia cinta loe mati dia posesifin loe gak bisa kemana mana loe harus bucin sama dia seumur hidup loe hahhhahahha..." kata riki.


" kalau itu ma gak masalah bang tandanya rona bener bener takut kehilangan aku hehehe...cinta donk sama aku hehheheh..." kata roni.


" ida loe cepet ke sini aja gue mau ke tempat yayang gue " kata riki.


" oh yayang caca ya bang " kata roni.


" perasaan tadi yuri lagi nongkrong deh sama joy di mall katanya sih mau nonton gitu bang hehehe... " kata roni bohong.


padahal yuri sama joy di suruh boni gabung ke tempat bundanya roni buat nemenin rona nanti konfersi pers.


" ah loe yang bener nih " kata riki.


" kalau gak percaya telepon aja bang " kata roni.


" diem loe jangan di matiin gue mau langsung sambungin ke sembeb gue " kata riki.


" ya gak akan di matiin " kata roni.


dia nunggu riki lagi sambungin teleponnya ke yuri juga gak lama sambungan telepon riki nyambung lagi ke roni.


" gimana bang di angkat gak " kata roni.


" bahaya bener ini mah gak di angkat waduh joy minta gue tabok tuh anak " kata riki.


" lah abang ko nyalahin joy sih hahha...sebelum janur kuning melengkung cinta bisa donk berpaling hati hahahhah..." kata roni.

__ADS_1


" hati hati loe sama ucapan loe gimana kalau itu rona ke si curut apalagi dia cinta banget sama curut hah loe mau ngomong apa hayo " kata riki.


" waduh bang ih amit amit jangan ah jangan wadub bahaya " kata roni.


" makanya loe jangan nyumpahin gitu taunya ke diri loe sendiri hahahah..." kata riki.


" jangan bang bahaya gak ada lagi yang kaya rona bang cjma satu satu nya hahahhaha... " kata roni.


" ya lah adek gue mah langka hahahha.." kata riki.


tiba tiba rona datang nanya ke riki dia ngobrol sama siapa.


" asik bener bang telepon nya sama siapa bang sama yuri atau selingkuhan?" kata rona.


" ya allah gak adek gak si roni sama aja suuzon sama abang " kata riki.


" ko bawa bawa roni sih abang kan lagi ngobrol sama adek " kata rona.


" ya ini abang juga lagi ngobrol sama roni nih adek mau ngobrol gak " kata riki.


" gak ah males " kata rona sambil pergi ke dapur.


" waduh ron gimana nih loe denger gak rona gak mau teleponan sama loe males katanya hahhaah...." kata riki.


" wah bahaya bang gue mau kesana sekarang juga jangan bilang bilang rona ya bang ok bang " kata roni.


" ok asal loe harus beliin gue tiket bulan madu ke paris ya hahahhaha...." kata riki.


" tenang aja bang uda di siapin nanti kita semua pergi selakian ajak mami bunda ayah papi sama bunda yuri sama joy sama bunda joy sama bang joni dan bang dani juga biar rame hahahaha... " kata roni.


" loe gak sekalian ajak bi inah hah bulan madu rame rame adeh loe ada ada aja ih " kata riki.


" eh abangku paling ganteng kali kali bang toh nanti kalau di kamar kan kita masing masing punya kamar sendiri pasangan hahahha...gak akan ada yang ganggu kan hehehhe..." kata roni.


" bener juga loe bisa aja hahahah..." kata riki.


" ya uda cepet buruan keburu dia kabur jalan sama si curut loh " kata riki.


" siap bang nih juga mau berangkat asalamualaikum bang " kata roni.


" waalaikumsalam " kata riki.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2