
Lita menatap keluarga kecil Fajar dengan iba.
"oh ia nona maaf ya beginilah keadaan kami semejak ayah fajar,meninggal keadaan eknomi kami sangat sulit bahkan fajar harus rela mengorbankan sekolahnya semenjak saya sakit.lena menceritakan keluh kisahnya kepada Lita dengan sendu.
oh ya bu menangnya ibu tidak berobat?
" kemarin saya sudah berobat ke puskesmas tapi dokter yang memeriksa saya , menyarankan agar saya berobat kerumah sakit .tetapi bagaimana kami mau kerumah sakit? buat makan aja kami harus menahan lapar dulu ya kalau anak saya pajar membawa makanan baru kami bisa makan.uhuk uhuk uhuk.,..,...... kembali bu Lena menahan rasa sesak didadanya dan batuk sampai mengeluarkan darah.
melihat Bu Lena batuk sampai mengeluarkan darah,Lita panik, fajar dan adiknya menangis
Bu ...,Bu....ibu kenapa?
Ibu tidak apa apa nak ....jawab Bu Lena sambil menatap anaknya dengan sendu
Bu bertahan lah saya akan mencari bantuan kita akan kerumah sakit.kata Lita
Lita langsung berlari ke arah jalan raya untuk mencari taksi agar bisa membawa Bu Lena ke Rumah sakit.
dari kejauhan Erik melihat Lita panik sambil berlari.nona muda kenapa panik dan berlari? gumam Erik dalam hati.tetapi Erik tetap memantau dari kejauhan
tidak berapa lama taksi lewat dan diberhentikan oleh Lita
"Pak tolong antarkan kami kerumah sakit"
baik mbak....
tapi tunggu sebentar ya Pak....
Lita kembali berlari kerumah gubuk yang ditempati keluarga fajar.
"Bu Ayo kita kerumah sakit .kata Lita sambil membopong Bu Lena dengan sekuat tenaganya.diikuti dengan fajar dan adiknya dari belakang sambil menangis
Erik melihat Lita membopong seseorang membuat dia penasaran siapa wanita itu? gumamnya dalam hati.lagi lagi Erik memperhatikan dan selalu memantau lita dari kejauhan agar tidak diketahui oleh lita
diperjalanan kerumah sakit, fajar dan adiknya terus menangis."kak ibu kenapa?"
adik fajar terus menerus bertanya
ibu kamu tidak apa apa cuman kecapean aja dek...,jawab Lita menenangkan adik fajar
setelah tiba dirumah sakit, Lita langsung membopong Bu Lena sambil memanggil dokter
dokter.......dokter....cepat tolong ibu ini kata Lita sedikit berteriak.
__ADS_1
melihat istri dari pemilik rumah sakit datang membawa Pasien,para perawat dan dokter disana langsung berlarian menolong Bu Lena
Sus....dok....tolong ibu ini saya harap kalian melakukan yang terbaik kepadanya.kata Lita penuh harap karena Lita tidak mau mengecewakan fajar dan adiknya.
"baik Bu ....tapi tolong ibu tunggu disini saja biarkan kami memeriksanya terlebih dahulu" sahut dokter nando.
sekitar 30 menit kemudian dokter Nando dan suster keluar dari ruang UGD.
Gimana keadaanya dokter,apa ibu Lena baik baik saja? tanya Lita tidak sabar menunggu jawaban dari dokter . sementara fajar dan adiknya terus menerus menangisi ibunya.mereka takut kehilangan ibunya sama seperti mereka kehilangan ayahnya.
"Bu bisa kita bicara diruangan saya aja?"kata dokter nando
baik dok .....
Fajar tolong jaga adik kamu dulu Yach kakak mau bicara sebentar sama dokter.kata Lita
fajar hanya mengangguk karena tidak sanggup lagi mengeluarkan suaranya.bagaimana tidak anak seusia fajar harus menanggung beban seberat ini.
dokter berlalu dari depan ruang UGD di ekori Lita dari belakang.
jadi bagaimana keadaan Bu Lena dok?tanya Lita karena masih penasaran dengan apa sebenarnya penyakit yang diderita ibunya Fajar.
begini nyonya......dokter enggan mengungkapkan yang sebenarnya
sebenarnya saya mau tanya nyonya kenapa baru sekarang nyonya membawa Bu Lena kerumah sakit?
memangnya kenapa dok?
ibu Lena menderita paru paru nyonya dan setelah kami periksa ternyata paru parunya sudah sangat parah dan kemungkinan untuk sembuh sangat minim.tetapi kalau ibu itu merespon obat yang sudah kami berikan masih ada kemungkinan bisa sembuh asalkan dirawat dengan intensif.
tolong lakukan saja yang terbaik dokter saya tidak mau Bu Lena kenapa kenapa,karena saya sudah berjanji sama anaknya kalau Bu Lena akan sembuh.sahut Lita
maaf nyonya apa boleh saya bertanya?kata dokter nando
mau nanya apa ya dok?
kalau boleh tau ada hubungan apa nyonya dengan ibu Lena sehingga ibu sangat menghawatirkan nya?
lalu litapun menceritakan awal pertemuan mereka ,yang membuat dokter nando terkagum kagum akan ketulusan hati Lita yang menolong orang yang baru dikenalnya.
"baiklah nyonya saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menyembuhkan ibu lena.kata dokter nando
sementara Erik yang mendapat perintah dari bosnya untuk memantau Lita,terus memperhatikan gerak gerik Lita.
__ADS_1
setelah selesai berkonsultasi kepada dokter nando, Lita keluar untuk menemui fajar dan adiknya yang sedari tadi hanya menangisi keadaan ibunya.
kamu jangan menangis dek...., ibu tidak apa apa kok hanya butuh istirahat aja.kata Lita untuk menghibur kedua bocil itu.padahal Lita juga tidak yakin kalau Bu Lena bisa sembuh seperti sedia kala.
kring kring kring Erik dikagetkan dengan deringan handpon yang ada di sakunya,dilihatnya yang menelpon bosnya.
dengan sigap Erik langsung menekan tombol hijau yang ada dilayar hanphonnya.
hallo tuan......
bagaimana apa kamu sudah bertemu dengan istri saya?
sudah tuan bahkan sedari tadi mengikuti nya terus.
lalu apa yang dilakukan istri saya?tanya Jhon penasaran.lalu Erik mengirimkan Vidio apa saja yang dilakukan Lita .semenjak Lita meninggalkan Jhon dikantor ,dengan penuh amarah.melihat Vidio Vidio yang dikirimkan Erik Jhon tersenyum "sayang betapa mulianya hatimu" gumamnya dalam hati
kembali Jhon menelpon Erik
kring kring kring.....
ya tuan......ada yang bisa saya bantu lagi?
oh ya terus pantau istri saya jangan sampai kehilangan jejak dan ingat jangan dia sampai curiga kalau kamu mengikuti nya.
"baik tuan.....sahut Erik lalu Jhon mematikan teleponya dan kembali melihat lihat Vidio kiriman Erik
ibu Lena yang sudah dipindahkan keruang rawat inap,sudah mulai sadarkan diri.
"saya dimana? dan melihat sekelilingnya.
oh ibu ada dirumah sakit.jawab Lita dengan singkat .lalu Bu Lena menangis.
ibu kenapa menangis ?kata Lita
uang dari mana kami nona untuk membayar biaya rumah sakit ini? kata Bu Lena sambil melihat kedua anaknya yang sudah tertidur dikursi.karna sudah kecapean menangis membuat kedua bocil itu tertidur.
Ibu tidak usah kwatir biaya rumah sakitnya yang penting ibu semangat untuk sembuh,karna kalau ibu semangat pasti ibu akan cepat sembuh.kata Lita menyemangati ibu Lena.
"maafkan kami nona sudah banyak merepotkan nona sahut Bu lena. tidak kok Bu saya tidak merasa direpotkan justru dengan pertemuan saya dengan fajar ditaman, bisa melupakan sejenak masalah saya,dan saya senang kok menolong Ibu.jadi ibu tenang saja tidak usah memikirkanya .sahut Lita
mendengar jawaban Lita,Bu Lena tersenyum dan penuh tanya
"siapa sebenarnya nona ini kok baik sekali mau menolong keluarga saya? gumamnya dalam hati. nona terimakasih sudah banyak menolong keluarga saya, betapa mulianya hati nona,semoga nona selalu diberkati Tuhan.kata Bu Lena.
__ADS_1