
semua pekerjaan dilakukan yanti semata mata demi sela anak yanti.pada suatu hari sela demam dan yanti tetap mencuci pakaian dirumah orang, sudah 3 hari demam sela tidak turun turun dan badan sela ada bintik warna merah dan besar yanti tidak tahu kenapa badan sela penuh dengan bintik bintik sela terus aja menangis,yantipun jadi bingung namun demi anak yanti tetap aja bekerja dan yanti membawa sela mencuci.karena sela selalu nangis datanglah majikan yanti dilihat majikan yantilah anak yanti dan majikan itu berkata pada yanti, "yanti anak kamu ini kena cacar air "seketika itu yanti terkejut dan majikan itu menyuruh yanti pulang.
pulanglah kasihan anakmu katanya jangan dulu bawa anakmu keluar karena anakmu kena cacar air katanya,kalau kena angin bisa bisa anakmu buta katanya lalu yantipun pulang dan yanti mengobati anaknya dan anak yanti terus aja rewel.yanti bertanya pada mama yanti apa buat obat anakku ini ma kata yanti lalu jawab mamanya tidak tahu katanya,karena yanti baru punya anak yanti tidak tahu cara merawat anaknya dan ahirnya yanti melihat obat cacar air di buku pengobatan tradisional setelah yanti membaca buku itu ahirnya yanti melihat obat cacar air segeralah yanti mengobati sela.
__ADS_1
sudah 3 hari sela demam dan ahirnyapun sela sembuh.yanti baru sadar mujizat TUHAN itu nyata,TUHAN selalu membantu orang yang lemah.sela tidak buta dan bekas cacarnyapun tidak ada.setelah sela benar benar sehat yanti baru bekerja lagi.
sela sudah berumur 1,5 tahun dan ayah yantipun meninggal dunia karena ayah yanti mengidap sakit gula kering.dan sesuai pesan ayah yanti sebelum meninggal kalau ayah tiada makamkan ayah di kampung kata ayah yanti, kampung yanti di tiga lingga sidikalang.dan jenazah ayah yanti dibawa ke tiga lingga.karena dari lampung ke medan tidak ada pesawat jadi ayah yanti berangkat dari jakarta ke medan.
__ADS_1
yanti berangkat dari bandara sukarno trip pertama dan ahirnya yantipun sampai juga di bandara polonia medan langsung yanti dan adek yanti berangkat ke tiga lingga.jarak kampung yanti dari medan 5 jam.ahirnya yantipun sampai juga di tiga lingga begitu yanti sampai di rumah nenek yanti langsung memeluk ayahnya begitu juga dengan adek yanti ikut meluk jazat ayah.kami nangis memeluk jazat ayah yang sudah di dalam peti.semua anak ayah udah datang cuma kakak kami yang belum datang karena kakak kami yang paling besar tinggal di sorong papua.keesokan harinya jazat ayah kami dibawa kejambur untuk diadati pas jam 4 sore kakak kami ahirnya sampai dikampung.kakak kami menangis meluk jazat ayah kami tuk terahir kalinya.tidak lama setelah kakak kami sampai ahirnya jazat ayah kami diserahkan kegereja untuk pemberkatan arwah.sewaktu acara gerja berlangsung tiba tiba turun hujan deras kali ikut dengan angin,jamburpun jadi bancir tapi yanti terkesima melihat peti jenazah ayah walaupun jambur bancir namun peti ayah tidak kena air,begitu pastor mengucapkan amin seketika itu pula hujanpun berhenti.
bersambung
__ADS_1