
Pagi nya.
Di sekolah.
"Verel lo udah tau kemaren si Fania pos foto sama Rendy?"tanya Andre.
"Udah"jawab Verel.
"Lo harus gercep keburu di ambil sama si Rendy"ucap Andre.
"Iya gue tau apa yang harus gue lakuin"jawab Verel.
"Bagus"ucap Andre.
______________________________
Di lapangan.
"Itu ada apaan si rame banget"ucap Fania.
"Gak tau "jawab Rendy.
"Itu ada apaan ko rame banget"tanya Fania ke salah satu siswa di sekolah.
"Itu Fania kamu di suruh ke lapangan sama Verel"jawab salah satu siswa.
Fania dan Rendy ke lapangan.
"Fania"ucap Verel.
"Ada apa Verel cari aku"ucap Fania.
Jangan jangan Verel mau nembak si Fania lagi batin nya Rendy.
"Fania aku suka sama kamu dari awal kita ketemu apa kamu mau jadi pacar aku"ucap Verel memegang bunga.
Duh gimana nih batin nya Fania.
Pliss Fania jangan kamu terima batin nya Rendy.
Anak-anak di lapangan Teriak bilang terima
"Gimana Fania"ucap Verel.
"Aku .."
"Aku gk bisa Verel maaf"
"Kamu nolak aku"ucap Verel.
"Maaf Verel"ucap Fania yang meninggal kan Verel.
Yes untung aja Fania gk terima Verel batin nya Rendy.
Ini pasti gara gara Rendy liat aja Lo Rendy batin nya Verel.
Rendy mengejar Fania.
"Fania Kenapa gk di terima Verel"ucap Rendy.
"Ya aku gk suka sama Verel "ucap Fania.
__ADS_1
Bagus deh batin nya Rendy.
Bel istirahat pun berbunyi
Kring....Kring.....
"Fania ke kantin yuk"ucap Rendy.
"Duluan aja aku pengen ke toilet dulu"ucap Fania.
"Oh yaudah"ucap Rendy.
Rendy berjalan ke arah kantin tiba tiba ada yang memukul Rendy.
"Lo apa apansi tiba tiba mukul gue"ucap Rendy.
"Fania nolak gue gara gara lo kan"ucap Verel.
"Itu keputusan Fania ya lo harus terima lah"ucap Rendy.
Verel mendengar ucapan Rendy tadi Verel memukul Rendy lagi.
"Eh santai dong gk usah mukul gue lo nyari ribut sama gue"ucap Rendy.
"Iya ayo sini lo maju"ucap Verel.
Mereka berdua berantem yang lain hanya melihatin aja gk ada yang berani yang misahin mereka.
Fania yang sedang berjalan ke arah kantin.
"Eh itu ada apa?"tanya Fania.
"Ada yang berantem"ucap siswa tersebut.
"Rendy sama Verel"ucap siswa tersebut.
"Hah Rendy" ucap Fania yang langsung menemui Rendy.
"Stop"ucap Fania.
"Fania"ucap Verel.
"Kalian apa apaansi berantem di sekolah kalo mau berantem jangan di sekolah!"ucap Fania dengan nada tinggi.
"Dia duluan Fan"ucap Rendy.
"apa apaan lo"ucap Verel.
"Rendy ikut aku"ucap Fania menarik tangan Rendy.
Belakang sekolah.
"Ren tadi kamu ngapain berantem sama Verel?"tanya Fania.
"Dia tiba tiba mukul aku"ucap Rendy.
"Tapi kan kamu udah janji gk akan berantem lagi sama Verel"ucap Fania.
"Iya aku minta maaf aku gk akan berantem lagi"ucap Rendy.
"Janji"ucap Fania
__ADS_1
"Iya" ucap Rendy.
"Yaudah kita ke kantin yuk"ucap Fania.
"Iya perut aku udah bunyi bunyi nih"ucap Rendy memegang perutnya.
"Hahaha yaudah yuk"ucap Fania.
Di kantin.
"Eh eh liat tuh ada Fania "
"Mana"
"Itu"
"Oh itu dia"
"Sok cantik banget ya nolak Verel"
"Iya"
"Gue sih kalo jadi dia gue terima"
"Iya sama gue juga"
Itu lah ucapan cewe cewe di kantin.
Fania denger apa yang dia omongin tapi Fania hanya diem aja.
"Udah Fan gk usah di dengerin"ucap Rendy membisikkan ke telinga Fania.
Fania hanya mengangguk.
"Rendy Fania sini"ucap Sindy.
Rendy dan Fania berjalan ke tempat duduk nya Sindy.
"Kamu mau pesen apa Fan"ucap Rendy.
"Bakso sama jus jeruk aja"ucap Fania.
Rendy memesan makanan.
"Ini makanan nya"ucap ibu kantin meletakan makanan di meja.
"Makasih Bu"ucap Fania.
Mereka memakan makanan nya.
Jangan lupa
Like
komen
vote
Verel
__ADS_1