
" don tolong selidiki siapa yang mengirim fto ini"ucap raka sambil menyodorkan nomor yang tidak dikenal itu.
doni pun mengangguk dan keluar dari ruangan itu.
" maafkan aku yang tidak bisa mempercayaimu" ucp keysa dengan nada menyesal.
" tidak apa apa aku sudah memaafkanmu jangan merengek minta maaf terus tersenyumlah" ucap raka dan keysa pun tersenyum.
lalu ponsel keysa berdiring ia langsung mengangkatnya.
"aku pamit dulu ada urusan di kantor" ucap keysa.
"aku antarkan kamu" pinta raka.
"tidak usah aku bawa mobil sendiri"ucapnya.
" ya sudah aku antarkan sampai lobi" ucap raka dan keysa mengiyakan perkataaan raka.
mereka berdua berjalan beriringan sambil menggenggam tangan keysa hingga membuat para karyawannya iri.
setelah mengantarkan keysa ia pun bergegas ke ruangannya dan ia memanggil doni untuk ke ruangannya.
"kamu sudah mencari tau siapa yang mengirim keysa foto itu" tanya raka.
"iya tuan saya sudah mengetahuinya"ucap doni.
" siapa dia" tanya raka.
" rendi tuan mantan kekasih nona keysa dan ia juga bekerja disini tuan" ucap doni.
" baiklah kamu boleh keluar dan panggilkan rendi ke ruanganku"pinta raka.
"rupanya ingin bermain main denganku" ucap raka menyeringai dengan licik.
Rendi mengetuk pintu dan masuk ke ruangan raka.
raka masih nampak sibuk dengan berkasnnya.
" ada apa tuan memanggil saya" tanya rendi karna tak tahu kenapa ia di panggil.
" kamu saya pecat" ucap raka yang masih menatap laptopnya.
" kenapa saya di pecat tuan apa salah saya" ucap rendi dengan nada terbata bata.
" kamu masih tidak tahu apa kesalahanmu" ucapnya sambil mendongakan kepalanya menatap rendi.
" saya sungguh benar tidak tahu apa kesalahan saya tuan" ucap rendi.
rupanya kamu ingin bermain main denganku batin raka.
raka pun melempar fto yang rendi kirim ke keysa serta bukti bukti yang lain raka pun tekerjut melihat bukti bukti yang mengarah padanya.
" maafkan saya tuan tolong jangan pecat saya" ucap rendi menunduk.
" kamu silahkan keluar dan ini pesangonmu" ucap raka sambil menyodorkan amplop.
rendi keluar dengan nada marah kesal ia mengepalkan tangannya.
"akan ku balas perbuatannmu raka aku tidak rela jika keysa menikah denganmu" gerutu raka sambil menyringai dengan licik sambil meninggalkan area kantor.
rendi pun tidak menyerah ia memikirkan hal licik.
disebrang lain keysa dan raka makan malam romantis di caffe mewah ia sudah persiapkan dengan matang keysa merasa bahagia raka memperlakukannya seperti itu.
setelah dinner selesai raka mengantarkan keysa pulang.
keysa yang berada di kamarnya sangat bahagia mengingat dinnerrnya.
dan ia langsung memejamkan matanya.
kring......kringg.... kring.....
suara alarm membangunkan keysa dari alam bawah sadarnya.
keysa segera bangun mengambil wudu memakai mukenahnya dan solat subuh.
drrrt...drtt...drttt... hp keysa berdering.
dan keysa mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelponnya.
"hallo" ucap keysa.
" hallo keysa apa kamu ada waktu tolong temui aku di caffe xx nanti aku akan share lokasinya" ucapnya.
"tapi...." belum selesai keysa meneruskan kalimatnya rendi menutup sambungan telponnya.
ckk!! sialan kenapa dia terus menggangguku sih gerutus keysa dan ia pun bergegas bersiap siap ke kantor.
keysa sarapan bersama keluarganya.
"gimana kamu mimpin perusahaan papa" tanya tuan wijaya.
" keysa capek pa banyak banget yang harus dikerjakan" ucap keysa dengan memonyongkan bibirnya.
__ADS_1
"ihh kamu keysa tidak usah memanyunkan bibirmu itu tambah jelek kamu" ucap nyonya wijaya.
" mamah...." teriak keysa dengan nada kesal.
" apa key tidak usah berteriak mama disini. key mama denger" ucap nyonya wijaya.
tuan wijaya ganya menggelen gelengkan kepalanya melihat interaksi ibu dan anak satu ini ia sudah terbiasa melihat drama ini.
"sudahlah kalian makan saja" ucap tuan wijya menengahi perdebatan mereka.
mereka akhirnya hening hanya terdengar suara sendok yang terdengar.
" pa ma keysa berangkat dulu" ucap keysa sambil mencium tangan orang tua mereka.
keysa pun melangkahkan kakinya ke garasi untuk mengambil mobilnya.
ting...hp keysa berbunyi
ia pun membuka siapa yang mengirimi pesan
ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
sesampinya di caffe xx ia menemui rendi yang tengah menunggunya.
keysa meletakkan hpnya di meja caffe itu.
" ada apa kamu ingin menemuiku" ucap keysa.
" minumlah dulu" ucap rendi.
" sudahlah jangan berbasa basi"ucap keysa dengan nada dingin.
"tolong beri aku kesempatan aku mencintaimu aku sungguh menyesal key" ucap rendi memohon.
" sudah berapa kali gue ngomong ke lo kalau gue itu gak ada persaan sama lo gue udah bosan denger lo mohon mohon ma gue gue capek denger itu dari mulut lo"ucap keysa berlalu pergi.
di sisi lain raka menerima pesan dari keysa.
keysa
sayang temui aku di sini jalan xx ban mobilku bocor sayang.
raka
baiklah sayang tunggu aku.
raka pun segera pergi ke jalan xx itu dia mengedarkan pandangannya ia mencari sosok wanita yang ia cari tapi tidak menemukannya ia pun menelfon keysa tapi tidak di angkat.
raka di letakkan di daerah gudang yang sepi yang berada di sebrang jalan itu...
tangan dan kaki raka diikat.
raka mulai sadar meski pandangannya belum pulih seutuhnya ia mengedarkan matanya ia melihat sekelilingnya yang nampak aneh.
" hay tuan apa kah kamu bingung kau berada di mana" ucap rendi.
" kau mau apa"ucapnya.
" aku mau bersenang senang denganmu" ucap rendi dengan senyum liciknya.
rendi pun menghajar raka hingga babak belur dan membuat raka tidak berdaya darah segar mengalir di sudut bibirnya itu.
" apa yang kau mau dariku" ucap raka dengan suara yang terbata bata.
" yang ku mau kematianmu aku sudah menggalikan kuburanmu itu" ucap rendi dan tertawa keras.
" kenapa kamu ingin mencelakaiku apa untungmu"ucap raka.
" aku sangat mencintainya dan aku sangat menyayanginya kau merebutku dariku"ucap rendi.
" kau yang menyakitinya kenapa kau lakukan itu dulu hah" ucap raka berteriak.
rendi yang mendengarnya kesal dan ia meninju muka raka hingga tersungkur.
" jika kau mencintainya relakan dia bersamaku dia bahagia denganku" ucap raka.
"cih aku tidak rela itu biar aku yang memilikinya" ucap rendi.
rendi berlalu pergi dari tempat itu.
disisi lain keysa kebingungan hpnya di letakkan dimana ia ingin menghubungi raka.
"hp gue di tarok dimana ya" ucap keysa.
keysa sambil mengingat ngingat hpnya.
" ahh paling hp itu ilang"ucap keysa
keysa memutuskan untuk menemui raka di kantornya ia masuk ke ruangan raka tapi tidak menemukan dimana raka akhirnya keysa memutuskan untuk menemui doni.
" don kamu liat raka gak?" tanya keysa.
" tidak nona tuan raka sudah pergi sejak tadi" ucap doni.
__ADS_1
"dia pergi kemana" tanya keysa.
"dia ingin menemui anda nyonya kata tuan mobil anda bocor nona di jalan xx" jelas doni.
"tunggu aku tidak menghubungi raka ponselku hilang sejak tadi"ucap keysa
jangan jangan raka kenapa kenapa lagi batin keysa.
" don ayo ikut aku ke jalan xx menemui raka"ucap keysa.
" kenapa nona terlihat panik" tanya doni.
" saya takut terjadi apa apa pada raka" ucap keysa.
"cepat don kita turun ini kunci mobilku cepat" ucap keysa sambil menarik lengan doni supaya berjalan.
doni pun melangkahkan kakinya mengikuti keysa dari belakang ia pun menggunakan mobil keysa dan melajukannya dengan cepat sesampainya di jalan xx keysa dan doni memgedarkan pandangannya untuk mencari keberadaan raka.
mata keysa tertuju pada mobil yang terparkir di sebrang jalan tepatnya di depan gudang yang tidak di pakai.
" don itu mobil raka kan" ucap keysa sambil menunjuk ke arah mobil raka.
" iya benar nona ayo kita kesana" ucap doni
keysa dan doni menghampiri mobil raka ia mengetuk kaca mobil raka tapi tidak ada sahutan ia pun membuka mobil raka yang tidak dikunci itu tapi hasilnya nihil raka tidak ada di dalam mobil.
keysa dan doni masuk ke area gudang itu ia mencari keberadaan raka.
dan tepatnya di gudang itu raka tengah pingsan dengan wajah yang babak belur itu.
" don itu raka" ucapnya.
keysa dan doni menghampiri raka yang tergeletak di lantai dengan keadaan tangan dan kaki di ikat keysa menangis memangku kepala raka doni melepaskan ikatan tangan dan kaki raka.
" kenapa kamu jadi begini hik.. hiks...hikss.."
" siapa yang berani lakuin ini ke kamu, kamu harus kuat jangan menyerah kumohon buka matamu sayang bertahanlah aku mencintaimu" ucap keysa bulir air matanya menetes tak henti hentinya.
doni mengangkat tubuh kekar raka ke mobil dan meletakkan kepalanya di paha keysa doni melajukan mobilnya ke rumah sakit terdekat.
sesampainya di rumah sakit doni tergesa gesa membobong tubuh raka supaya mendapat penanganan
raka di bawa ke ruangan icu keysa ingin masuk melihat keadaan raka.
" maaf tuan dan nona anda tunggu disini anda tidak bisa masuk"ucap suster itu.
keysa hanya duduk di bangku yang ada di depan ruangan itu. keysa menagis tak henti hentiny sambil berdoa kesembuhan raka.
siapa yang menyakitimu aku tak akan memaafkannya batin keysa.
" don tolong kamu selidiki dalang di balik semua ini" pinta keysa.
" baik nona" ucap doni berlalu pergi.
keysa lupa tidak mengabari kedua orang tua raka. dia ingin mengambil hpnya dan ia ingat bahwa hpnya hilang keysa pun mengejar doni.
" don tunguu" teriak keysa sontak membuat doni terhenti.
" ada apa nona" tanya doni.
" tolong belikan saya hp, hp saya hilang dari tadi" ucap keysa.
" baik nona dan ini hp tuan nona saya temukan tadi di lantai"ucap doni sambil menyodorkan hp raka.
keysa mengambil hp raka dan doni pun pergi.
keysa mengscrool mencari nama pak irwan disana. ia menemukan kontak dengan nama dady keysa pun menelpon nomor itu.
"hallo nak ada apa?" ucap di sebrang telfon.
" maaf tuan saya bukan raka" ucap keysa.
"kamu siapa kenapa hp anak saya ada di tangan anda" tanya tuan irwan.
" maaf tuan saya keysa wijaya saya ingin memberitahukan bahwa anak anda di rumah sakit" ucap keysa.
"kenap anak saya bisa di rumah sakit"tanya tuan irwan dengan heran.
" saya akan jelaskan jika bapak datang ke rumah sakit a" ucap keysa dan memutuskan smbungan telponnya.
doni datang dengan membawa kresek dan memberikannya pada keysa ya itu adalah hp baru keysa.
"terima kasih don" ucap keysa.
doni hanta mengangguk.
keysa segera menelpon kedua orang tuanya.
"hallo pa"ucap keysa.
" maaf anda siapa" ucap tuan wijaya
"aku keysa pa hpku hilang" ucap keysa.
__ADS_1