
zilky berlalu meninggalkan Rendra seorang diri ia sengaja berjalan cepat menuju kamar menghindari sakay.
sesampainya di kamar zilky membersihkan diri dan merebahkan tubuhnya , saat ini zilky memandang langit - langit kamarnya air matanya mengalir begitu saja.
apa yang harus aq lakukan sakay, aku takut kenyataan ini menyakiti mu , sanggupkah aq bertahan dari rasa sakit ini , bisakah aku membahagiakan mu di sisa hidupku , penyakit ini terus menggerogoti ku mampu kah aq menjadi istri mu , aku takut jika kau tau tentang semuanya aku hanya akan menyusahkan mu , aku tidak ingin menjadi beban untuk mu sakay , gumam zilky dalam hati.
perlahan zilky menutup matanya ia tertidur setelah lelah menangis.
Rendra berjalan menuju taman belakang ia duduk di antara bunga - bunga yang sedang mekar ia membuka diary milik Adira.
Rendra memandang foto wanita itu dengan tersenyum simpul , aku rindu kamu sayang , sangat sangat merindukan mu.
Rendra membaca setiap kata yang tertulis di diary tersebut.
__ADS_1
dear diary
hari ini aku merasa sedih aku hilang seorang yang paling ku sayang , orang yang selalu menjaga ku bahkan saat ayah pergi meninggalkan ku ia senantiasa mendampingi ku , namun hari ini dadaku rasanya sesak ibuku pergi meninggalkan ku untuk selamanya.
aku hanya seorang gadis kecil yang hidup seorang diri bahkan aku tidak tahu harus berlari kemana saat ini , aku rapuh yaaa tuhan aku takut aku hanya bisa duduk meringkuk di tepi jalan menangisi hidup ku yang sebatang kara saat itu.
hingga seseorang datang mengulurkan tangannya untuk ku , pria itu adalah kau sakay kau memberi tangan mu untuk ku menjadi kan ku adik kecilmu kau mengisi kembali hidup ku yang kosong bahkan kau membagi kasih sayang sahabat mu padaku
kau seorang pria yang sangat hangat , kau mampu mengubah hidup ku yang kosong , bahkan tanpa kusadari rasa yang selalu terjalin bersama rasa yang selalu ingin ku jaga hingga nafas terakhir ku.
aku sungguh beruntung memiliki kalian , kalian merangkul ku saat aku benar-benar hancur saat itu kalian bagaikan nyawa hidup ku.
Rendra kau bukan hanya kekasih untuk ku kau adalah segalanya , saat aq merasa tidak yakin akan hidup ku sendiri kau datang meyakini ku , sungguh aku mencintaimu ren bahkan lebih dari hidupku.
__ADS_1
Rendra jatuh tertunduk membaca diary Adira ia mengisi dan menangis bahkan ia berteriak memanggil nama Adira.
kau wanita terindah untukku , kau tempat dimana aku ingin selalu pulang rasa cinta ini membuatku ingin mati sayang ..... !
saat ini tujuan hidupku hanya dendam , aku benci kau Abraham akan ku ambil hidup mu seperti kau ambil cintaku.
tersenyum lah di sana sayang dan aku disini akan selalu mendoakan mu , cinta ini tetap untuk mu meskipun hanya sebatas kenangan.
Rendra memeluk diary Adira hati nya hancur berkeping keping , air mata nya mulai mengering ia kembali bangkit dan berjalan menuju ruang kerja sakay.
ada apa brother .. ? kenapa wajah tiba - tiba , belum siap sakay bertanya Rendra sadah memotong nya ayo kita mulai semuanya sebaik mungkin , aku bukan hanya ingin menghancurkan tahta Roy Hengky namu aku juga ingin mengambil mata dan tangan Abraham.
baiklah..... ! mari kita lakukan bersama tanpa ampun sakay memeluk Rendra ia sadar tubuh sahabat nya saat ini bergetar menahan api dendam yang semakin dalam , tidak ada lagi air mata ren , biarkan kenangan itu menjadi semangat untuk kita , untuk dia kekasih mu dan adik kesayangan ku , juga untuk anak-anak yang menanti kita.
__ADS_1