
Setelah keluar dari kota mutiara bulan ren,zin dan ian kemudian pergi ke sebuah kota bernama kota darah yang merupakan kota para penjahat dan pembunuh dapat berkeliaran. "hey apa kau yakin akan pergi ke kota itu " tanya zin kepada ren yang berniat pergi kekota itu
"sudah jelas aku akan kesana apakah kau takut zin? " jawab ren kepada zin
"bukannya takut tetapi dikota itu ada banyak pembunuh dan penjahat yang bahkan kerajaan saja tidak dapat menangani mereka" balas zin kepada ren yang tampaknya belum tau tentang kota itu
Saat mereka sampai dikota itu terlihat bahwa kota darah sangatlah seram dan dipenuhi oleh aura jahat,ren yang tidak mau berlama lama langsung masuk disusul ian dan zin
"hey kalian ini bukan tempat untuk bermain pergilah "ucap seorang pembunuh yang memperingati mereka namun zin menunjukan tanda pemburu yang ada dilengannya.
pembunuh itu lalu mengijinkan mereka masuk dan saat dikota itu terasa hawa darah yang tersebar dan juga terlihat jika ada seseorang yang mencoba untuk menikam ren namun ren dengan mudah menahannya dan membunuh orang itu.
__ADS_1
lalu arwah dari orang itu seperti ditarik oleh sesuatu sontak ren yang melihatnya langsung mengikutinya disusul zin dan ian dan benar saja disebuah goa terdapat sebuah pedang yang menyerap semua arwah orang yang mati.
ren kemudian mendekati pedang itu dan tiba tiba pedang itu bereaksi dan membuat sebuah medan disekitarnya. ren yang melihat medan ini kemudian sadar jika pedang dihadapannya adalah pedang iblis langit yang merupakan pedang miliknya dimasa lalu.
"hmm pantas saja medan yang dibuat pedang ini begitu familiar"ucap ren yang dengan mudah mengambil pedang iblis langit.
Melihat ren yang dengan mudah mengambil pedang yang ganas ini sontak membuat zin dan ian terkejut bahkan tidak percaya.
Tiba tiba pedang iblis langit berubah menjadi sosok wanita bernama lin, lin yang melihat ren yang memiliki aura milik masternya kemudian bertanya sebenarnya siapa ren sebenarnya.
Setelah mengetahuinya lin langsung berlutut dan memberi hormat kepada ren, ren yang melihatnya menyuruhnya untuk berdiri dan bertanya siapa yang telah menyegel lin di kota ini.
__ADS_1
Lin lalu menjelaskan jika 100 tahun lalu setelah kematian zen ternyata rian mencoba menaklukan lin agar menjadi senjata miliknya namun lin menolak dan akhirnya rian menyegel lin di sebuah gunung yang sekarang menjadi kota darah.
Setelah ren mendengar penjelasan lin tiba tiba ada gempa di sekitar kota yang terjadi karena pedang iblis langit telah dilepas dari segelnya hal ini membuat seseorang yang berada di sekte bulan jiwa merasakannya dan bergegas datang ke kota darah.
"hmm nampaknya ada yang telah melepas segel yang kuberikan " ucap pria yang ternyata itu adalah rian yang masih hidup.rian lalu sampai di kota darah dan langsung bertemu dengan ren dan yang lainnya.
Rian yang merasakan nafas dari zen yang ada ditubuh ren kemudian menyerang ren.
"cih harusnya aku membunuhmu saja daripada membuangmu kejurang itu" ucap rian sembari mencekik leher ren dan berniat membunuhnya.
Ian dan zin yang melihat ren sedang terdesak lalu menyerang rian dengan serangan terkuat mereka namun serangan itu dapat di patahkan oleh rian dan lalu rian menyerang ren hingga ia sekarat dan pingsan.
__ADS_1
Melihat tuannya dibuat sekarat sontak membuat lin marah dan langsung berubah kemode pedang dan meminta ian untuk menggunakannya.
Ian yang tidak keberatan lalu menggunakan lin dalam bentuk pedang iblis langit dan langsung menyerang rian dengan jurus darah api yang bisa membuat rian tergores namun rian yang tidak mau berurusan dengan mereka langsung pergi dari tempat itu dan meninggalkan mereka semua.