Second Life Zhuya

Second Life Zhuya
Tiga puluh empat


__ADS_3

"Dan Aku juga tidak membutuhkan bantuan mu itu."ucap liana.


''Cih kau hanya anak dari seorang menteri tapi kenapa kau sangat angkuh sekali ''ucap zhuya.


''Itu karena kau hanya seorang sampah dan walaupun aku hanya seorang anak dari menteri tapi aku jauh lebih hebat dari mu ''ucap shu liana angkuh.


''Terserah kau saja lah , biarkan kau bahagia dengan khayalan mu itu ''ucap zhuya.


''Biasanya putri yang lemah itu yang terlalu banyak bicara ''ucap zhuya lagi lalu segera duduk di kursinya .


lihat lah putri shu liana sungguh tidak tahu malu ya.


iya , padahal aku melihat jelas ia di kalahkan oleh putri zhuya.


iya kau benar putri zhuya jauh lebih hebat dari nya.


dia sombong sekali karena menjadi sahabat kecil nya pangeran mahkota lan .


iya kau benar padahal pangeran mahkota lan menyukai putri zhuya.


hmmm bahkan kelurga kaisar lan juga menyukainya.


Begitulah bisik - bisik tetangga ups maksudnya bisik - bisik para putri lain nya. Liana merasa malu dan juga marah mendengar nya. Ia menatap zhuya tajam namun yang di tatap hanya acuh dan tersenyum meremehkan.


Dasar sampah sialan berani sekali kau mempermalukan ku awas saja nanti.batin shu liana.

__ADS_1


''Aku tidak mempermalukan mu , kau sendiri yang mempermalukan dirimu itu ''ucap zhuya lalu menggigit sebuah apel yang dia ambil dari ruang dimensi.


Putri liana bingung bagaimana bisa zhuya mengetahui isi hatinya pikirnya.


''Tentu aku tahu semua tentang mu putri ''ucap zhuya menaikkan alisnya sebelah.


Tak lama tetua youlan memasuki kelas tersebut mereka pun segera duduk di kursi mereka. Mereka semua pun memberi salam kepada tetua youlan.


"Salam tetua semoga anda di berkati ''ucap mereka.


"Salam para murid ku , setelah lama kita libur dan kini kita kembali untuk belajar di sekte ini kembali sekaligus membawa murid baru pasti kalian sudah mengenalnya bukan ''ucap tetua youlan.


''Sudah tetua ''ucap mereka.


''Tetua mengapa si samp.... maksudku mengapa putri zhuya berada di kelas ini bukan kah seharusnya ia berada di kelas bawah untuk seorang murid baru yang pemula ?''tanya liana.


''Putri putri zhuya sangat berbakat bahkan anda juga menyaksikan nya waktu di acara milik kaisar lan. Apakah dengan mengalahkan mu di sana tidak cukup untuk nya memasuki kelas ini , bahkan kau yang di menyandang putri terjenius dan terhebat pun mampu di kalahkan putri zhuya ''ucap tetua menohok.


''Kau sudah mendengar nya kan putri liana , aku sangat berbakat ''ucap zhuya dengan penekanan dan tersenyum meremehkan.


''Baiklah hari ini kita akan belajar mengenai element angin topan , aku akan memberikan trik menggunakan element topan untuk mengalahkan musuh.''ucap tetua youlan.


Zhuya menatap tetua youlan tanpa minat ,ia sudah mempelajari nya dan juga sudah memprakte nya . Sungguh belajar disini sangat membosankan pikir nya namun ia tetap semangat karena ilmu itu penting.


entah mengapa zhuya jadi merindukan kedua adik nya itu. ia mengingat kebersamaan mereka sewaktu masih di kerajaan .

__ADS_1


suara panggilan dari tetua membuyarkan lamunan nya.


''Putri apakah kau sakit?''tanya tetua youlan dengan lembut.


''tidak tetua aku baik - baik saja ''ucap zhuya.


''Tetua sepertinya dia sengaja tidak mendengarkan materi yang kau ajarkan ''ucap liana memanasi tetua youlan.


''Putri zhuya walau pun kau sudah hebat tapi tidak boleh mengabaikan ajaran tetua ''ucap liana sinis.


''Diamlah puteri liana ''ucap tetua youlan.


''Maafkan aku tetua hanya saja aku merindukan kedua adik ku , kau tahu kan aku tidak bisa jauh dari mereka ''keluh zhuya dengan menyesal.


''Tak apa puteri aku mengerti itu, meninggalkan orang yang kita kasihi emang terasa sulit tapi suatu saat kau akan terbiasa dengan hal itu''ucap tetua you lan.


...zhuya come back pada senang gak guys...


...senang lah masa gak...


...makanya like coment yang banyak biar semangat buat updte...


...see you next part...


...happy reading....

__ADS_1


__ADS_2