Segitiga Satu Cinta

Segitiga Satu Cinta
bab.6


__ADS_3

sana mulai mendekat-mendekati wajah naeyong dengan paras wajah yang tambah curiga dan memeriksa temperatur suhu dahi naeyong


"naey badan kamu kok ga panas sih?.." tanya sana


"ya emang sana masa aku cuman jatuh dan berputar-puter temperatur badan ku langsung panas sih! kamu masih bangun ga sih..." ucap ku dengan kesel.


"loh kok gitu sih tapi kok aku ngerasa kamu cukup berbeda deh hari ini, mungkin itu adalah kesalahan pemeriksaan ku ya!.."ucap sana dengan bengong ๐Ÿ˜ถ


"mungkin bisa jadi" jawab aku dengan gelisah๐Ÿ˜จ


"tapi itu juga salah mu loh..."


"kok aku sih!..."


"iya itu salah mu karena hawa keberadaan mu yang terlalu rendah" ucap sana yang suka bercanda.๐Ÿ˜


ffhuuh...nafas lega aku setelah mengelabui sana.๐Ÿ˜ฅ


.


.


.


.... .. .....


.


.


"Naey meski pun kamu berbeda atau pun memiliki keanehan aku tetap akan selalu berada di sisi mu"ucap sana yang asal bicara


"Ehh"๐Ÿ˜“

__ADS_1


"Aku ngak apa-apa kok sana aku masih sehat sehat aja๐Ÿ˜ผ"ucap aku sambil menatap nya


" ngak aku ngak mungkin salah menilai sahabat ku sendiri "ucap sana dengan serius.๐Ÿ’


"Apa maksud mu sana, aku ga mengerti"


Ucap aku dengan pandangan arah yang berbeda.๐Ÿ˜’


"Aku sangat yakin naeyong ku adalah gadis yang lemah lembut, ga pernah membantah apalagi orang nya selalu ga peka๐Ÿ™"ucap sana dengan menatap naeyong dari dekat


"Emangnya aku pernah membantah mu. apakah aku harus bersikap lemah lembut saat kondisi keadaan yang ga sesuai dengan yang semestinya, apakah aku harus ga pernah peka saat nyawa ku hampir pergi, apa aku harus mati terbunuh baru lah itu benar, apa yang benar adalah aku harus peka di kehidupan yang lain saat aku sudah ber reinkarnasi.... Hah ha๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค.. Aku capek sana, aku capek ๐Ÿ˜ž๐Ÿ˜žapa aku harus selalu ngak pernah berubah sampai aku tua nanti๐Ÿ‘ด!..... bagaimana masa depan ku bisa aku tata dengan baik kalo aku hanya tinggal berbuat bodoh sampai tua nanti, apa kata yang harus ku katakan pada generasi ku nanti". Ucap ku sambil marah ๐Ÿ‘ฟ


" naey aku udah tau kalo itu kesalahan ku, aku cuman merasa ada yang berbeda dari pada kamu yang dulu nya, aku cuman mengatakan yang aku ingin ucapkan tanpa berpikir, kamu jangan terlalu memasukkan nya ke dalam hati, aku cuman ingin memastikan nya saja, aku takut kalo itu bukan kamu lagi, aku ga bermaksud sakitin hati kamu๐Ÿ˜ž" ucap sana yang menundukkan kepalanya dengan rasa bersalah.


" jadi kamu udah pasti in kan kalo aku itu tidak seperti yang kamu kira" tanya ku dengan tegas.


" emangnya aku pernah bilang kamu itu bukan yang aslinya ya! ..." jawab sana


"Kamu tadi barusan bilang kalo kamu takut kalo itu bukan kamu lagi" ucap aku ingin mempertegas semuanya


"Sudah sudah aku ngerti sekarang" ucap ku merasa lega


"Untung aku belum ketahuan sama sana, kalo tidak apa yang akan terjadi nantinya coba... Hah..." gumam aku


" emn ๐Ÿ˜ˆTapi jangan berharap kalo itu akan membuat rasa curiga aku berkurang " ucap sana sambil memakan permen nya


"Ebmmm" ๐Ÿ˜๐Ÿ˜…


"Oh iya ingat masalah tugas nya ya .. "Ucap sana


"Masala...h itu....."jawab aku dengan rasa tertekan karena perkataan sana barusan sungguh memuat pikiran aku gagal fokus untuk masalah yang lainnya.


.

__ADS_1


.


.


"Hemm akan aku pikirkan saja masalah yang lain , masalah perkataan sana adalah urusan belakangan" gumam ku


.....


"Tenang naey aku akan bantu kamu". Ucap sana dengan tekat yang tinggi ๐Ÿ˜ 


.........


*


*


*


Bersambung.. ....


*


*


*


Semuga kalian menyukainya wahai READER:)


Jangan lupa buat like, vote dan follow author supaya author ya lebih semangat lagi up nya ๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‰


Untuk hari ini aku up 2 bab untuk tiga hari kedepannya ngak up dulu karena ingin istirahat.๐Ÿ™


.

__ADS_1


๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹ semuga novel ini kalian suka :)


aku mau ngucapin terimakasih buat yang udah baca novel ini:)


__ADS_2