
Jessica tidak melihat Elvano di kantornya, akhirnya Jessica memutuskan untuk bertanya kepada Rasya.
"Permisi, saya mau tanya?"kta Jessica ke Rasya
"Ya, kmu mau tanya apa Jessica?"kta Rasya
"Apa pak Rasya melihat tuan Elvano? soalnya sedari tadi saya cariin di ruangannya tdk ada"ucap Jessica
"Hmm, tadi sih kak Elvano pergi ke taman dkt kantor coba saja kamu ke Sono"kta Rasya ke Jessica
"Baiklah klo gitu saya pergi dlu ya pak, terima kasih"kta Jessica meninggalkan ruangan Rasya
Jessica memutuskan untuk ke taman mencari Elvano, setelah lamanya dia mencari Elvano akhirnya dia melihat Elvano sedang duduk di taman sambil membaca buku.
"Tuan akhirnya aku menemukanmu"kta jessica ngos-ngosan
"Kau kenapa Jessica terlihat seperti habis di kejar anjing?"tanya Elvano heran
"Tuan kau tau tidak aku mencarimu kemana-mana, hari ini ada rapat yang harus kau hadirkan"kta jessica dengan emosi
"Nih kau minum dulu, sebenarnya aku sedang malas menghadiri rapat bisakah kau batalkan saja rapat itu?"kta Elvano smbil memberikan minuman ke Jessica
"Mana bisa kau batalkan rapat seenaknya, mereka semua bkalan kecewa dengan tuan"kta Jessica ke Elvano
"Kau batalkan saja rapatnya dan hari ini kamu hrus nemenin saya seharian"kta Elvano ke Jessica
"Tap....tapi tuan"kta Jessica
"Shutt, gak ada tapi tapian pokoknya kmu harus temenin saya"kta Elvano smbil menutup mulutnya Jessica dengan telunjuknya
__ADS_1
Pipi Jessica langsung memerah seketika, Elvano yang menyadari itu langsung tertawa.
"Kenapa tuan ketawa apa ad sesuatu di wajah saya?"kta Jessica yang meraba wajahnya
"Tidak ada kok, cuma hanya lucu saja ketika pipi mu merah seperti kepiting rebus"kta Elvano tertawa
Sedangkan Jessica menutup pipi dengan tangannya, Elvano yang melihat tingkah Jessica dia hanya ketawa sambil memandangi wajah Jessica.
"Kau cantik sekali"kta Elvano
"Hmm, apaan tuan"kta Jessica untuk memastikan
"Tidak apa-apa kok, tadi ada kupu-kupu yang sangat cantik"kta Elvano memalingkan wajahnya
"Hampir saja aku ketahuan, Jessica kau sangat cantik entah kenapa hati ku berdetak kencang?apa jangan-jangan aku menyukainya"kta Elvano dlm hati
"Jessica bisa tidak kamu gak usah teriak di telinga saya"kta Elvano mengusap telinganya
"Habisan tuan bengong aja, nanti kesambet gimana"kta jessica dengan polos
Akhirnya mereka berdua jalan, namun ketika di jalan high nya Jessica patah dan Elvano yang melihat itu langsung menyuruh Jessica naik ke pundaknya.
"Yahh, sepatu high nya patah"kta jessica melihat sepatutnya
"Hmm, naiklah ke pundak ku biar ku gendong"kta Elvano smbil jongkok
"Tapi tuan saya berat loh nanti tuan kecapean"kta jessica
"Buruan naik ke pundak saya, lagian badan mu kelihatan sangat kecil"kta Elvano ngeledek Jessica
__ADS_1
"Enak saja tuan nih"kta Jessica memutarkan bola matanya
Mau gak mau Jessica naik ke pundaknya Elvano, tiba-tiba ada seorang wanita yang langsung nyamperin Jessica dan Elvano siapa lagi kalo bukan Lisa.
"Hallo, Elvano sayang akhirnya kamu ada di sini aku udh nyariin kamu tau"kta Lisa smbil mengandeng tangannya Elvano, namun seketika Elvano lngsng menghempaskan tangannya Lisa
"Cihh, ngapain kamu ada di sini?"tanya Elvano dengan sinis
"Aturan yang nanya itu aku bukan kamu, kamu ngapain di sini berduaan sma cewek murahan kaya dia"kta Lisa smbil menunjuk Jessica
"Dia itu bukan cewe murahan seperti kamu"kta Elvano
"Hey, gadis murahan turun kamu dari calon suami ku dasar gadis tidak tau diri"kta Lisa ke Jessica
Akhirnya Jessica turun dari gendongan Elvano dan meninggalkan Elvano begitu saja.
"Mohon maaf ya nona Lisa, asal kamu tau saya itu bukan wanita murahan seperti yang kamu blng lagian tuan Elvano sendiri yang menawarkan buat naik ke pundaknya"kta Jessica smbil menyenggol lengannya Lisa
Lisa langsung menarik rambut panjangnya Jessica dan Jessica langsung meringis kesakitan.
"Auu sakit lepasin rambut saya"ringis Jessica
"Lisaaa, kamu ini apa apaan sih main narik rambutnya Jessica aja kamu gila ya"kta Elvano yang melepaskan tangannya Lisa dari rambutnya Jessica
"Liatin aja aku bakalan bilangin ke tante"kta Lisa meninggalkan mereka berdua
"Kamu gak papa kan Jessica?"tanya Elvano
Jessica langsung buru-buru meninggalkan Elvano, namun langkahnya tertahan oleh Elvano dan Elvano langsung mencium bibirnya Jessica.
__ADS_1