
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“padre...”
Elendro ayah dari Elle langsung beranjak dari tempat duduk nya.mendekat ke arah ranjang,dimana sang putri yang sedang terbaring di atas ranjang, langsung membuka mata nya.
“zan,dimana?.”gumam elle tidak jelas.
“no,jangan di lepas sayang.”elendro menahan tangan Elle yang hendak melepas kan alat bantu pernafasan nya.
“zan,dimana?.”
“dia sedang pulang ke indonesia.”
“dan meninggal kan ku sendirian di sini?.”tanya Elle tidak percaya.
Zan,kau bilang sendiri ingin sekalu bersama ku di saat aku lemah.kau juga berjanji,akan menemukan saudari kandung ku.supaya aku bisa sembuh,lalu apa ini?.
Elle terdiam,air mata mulai mengalir dari pipi nya.hati nya terasa sakit, membayangkan Zan kekasih nya pergi meninggalkan nya di detik-detik terpuruk.
“jangan berfikiran macam-macam sayang.zan tidak datang kesana hanya untuk menemui keluarga nya,melainkan mencari saudari kandung mu.”jelas elendro.
“apa dia bisa menemukan nya ayah?jika Zan tidak dapat menemukan nya,aku tidak akan pernah selamat.”lirih Elle sedih.
“zan sudah menemukan nya, kita hanya tinggal menunggu tes DNA.”jawab elendro menenangkan.
“benar kah?apa Tuhan sedang berpihak pada ku.”tanya Elle bahagia.
Dalam diam nya,elendro sekarang mengalami perang batin yang benar-benar hebat.di satu sisi,kabar bahwa Zan sudah menemukan putri kembar nya,membuat Elendro bahagia.tapi di satu sisi,elendro juga bimbang karena ia harus mengorbankan satu putri nya dengan putri nya yang lain.
Apa yang harus ku lakukan sekarang tuhan?.di satu sisi aku bahagia kembaran Elle sudah kembali,tapi di sisi lain bertemu dengan keluarga nya, membuat putri ku itu harus meregang nyawa.
elendro bergerak menjauh dari sana.
“padre...”
“hem?.”sahut elendro singkat.
“padre,kau tidak menyesal kan sekarang karena putri mu itu sudah ketemu?.”
“apa maksud mu sayang?kau yang paling berharga bagi padre.”
__ADS_1
Jawab elendro.dia masih menjawab pertanyaan Elle, tapi sekarang posisi nya sudah berubah.dia yang tadi nya duduk di sebelah Elle,sekarang berdiri di dekat jendela memandang bingung ke arah luar.
“aku khawatir,padre akan mengorbankan ku untuk putri mu yang lain.ku mohon,padre jangan lakukan itu.aku sudah cukup tersiksa selama ini dengan penyakit ini padre,ku mohon jangan berubah fikiran.”
Lirih Elle.
“padre,aku yakin putri mu itu sudah hidup bahagia selama ini.tapi aku,sejak lahir aku selalu tersiksa dengan penyakit ini.aku juga kehilangan seorang ibu, sementara dia!dia hidup bahagia dengan ibu.sementara aku yang penyakitan ini,harus berjuang sendiri!.ku mohon padre,jangan berubah!.”
Elle mulai bertindak nekat, melepaskan alat bantu pernafasan nya.berbicara dengan lantang,walaupun terkadang tersendat-sendat.
“elle,kau jangan bertindak nekat seperti ini!.”
Elendro berlari mendekat, memasangkan kembali alat bantu pernafasan pada Elle.
“padre janji,padre akan membuat mu sembuh sayang.”
30 menit kemudian.
Setelah menidurkan elle.untuk pertama kali nya Elendro,meninggal kan Elle sendirian di rumah sakit.
“aku titip putri ku sebentar,jangan pernah tinggalkan kamar ini.jika kalian ada urusan,tolong bergantian!.”
Sebelum benar-benar pergi dari sana, Elenero memberikan pesan pada dua bodyguard yang di tugas kan untuk menjaga Elle sang putri.
Elendro meninggalkan Elle dengan para bodyguard.sebelum berlalu pergi dari sana,seorang diri.
Mansion megah milik elendro.
“anda sudah kembali.”sapa pengasuh Elle lembut.
“tinggal kan aku sendiri bi! kosongkan ruangan ini!.”
pengasuh Elle menurut.tanpa membantah sedikit pun ia langsung meminta semua pelayan untuk meninggalkan ruang utama dan mansion sekarang juga.
maafkan padre sayang,lagi dan lagi kau harus di korban kan demi saudari mu itu.padre tidak bisa melakukan apapun untuk membantu mu sayang,tapi percayalah sampak detik ini padre selalu berdoa agar Tuhan melindungi mu dan madre mu.supaya kalian hidup dengan baik.
elendro memandang sendu ke arah figura besar di depan nya,figura yang berisi foto elendro bersama dengan istri nya dan juga dua orang putri kembar berumur lima tahun.
putri kembar yang sejak lahir memiliki aura yang berbeda.satu yang berambut hitam,tersenyum sangat lebar.sementara yang sedang duduk hanya mengulas senyum tipis dengan raut wajah dingin di tambah wajah cantik nya yang pucat.
“anda mengingat nona Elli lagi tuan?.”
pengasuh Elle itu hanya bertanya lembut.
__ADS_1
“apa lagi madam?aku benar-benar bingung sekarang.di satu sisi elle membutuhkan hati nya,tapi di sisi lain kedatangan putri ku itu membuat nya harus meregang nyawa.”gumam elendro frustasi.
“aku harus bagaimana Madam?siapa yang harus ku pilih sekarang?.di satu sisi ada putri ku yang selalu menderita dan kesakitan,dan di sisi lain nya ada putri yang tidak pernah ku sentuh,apa dia hidup bahagia atau tidak.”elendro semakin frustasi.
“maaf mister, saya menyela.saya harap mister tetap mendahulukan nona elleria marimar, karena selama ini beliau lah yang ada di sisi anda.beliau sudah menderita selama ini dengan penyakit yang di derita nya.”madam menjawab yakin.
selama ini,elendro adalah ayah yang baik.sesibuk apapun ia,Elle adalah prioritas utama.semua kasih sayang yang ia miliki adalah milik elle.hanya Elle,sebagai prioritas nya.
“aku tidak bisa madam, bagaimana-pun Elli adalah putri ku juga.sekalipun dia di bawa istri ku pergi,dia tetap lah Putri ku.”
Elendro mengalami dilema.
“saya tidak tau mister,apa yang akan anda lakukan.tapi bagi saya tetap Elle adalah prioritas utama.”jawab madam tegas.
“madam! bawakan kopi dan juga anggur ke kamar ku!.”
titah elendro sebelum berlalu pergi dari sana.
flashback.
“kau tetap membela nya!pada hal semua ini adalah salah nya.kau tidak pernah menganggap nya sebagai adik!dia juga selingkuhan mu kan!.”pekik ibu Elle.
“diam!itu bukan urusan mu!.”
“mulai detik ini kita cerai,hak asuh anak-anak ada pada ku!."lirih ibu Elle.
“no!Madre,aku mau padre!.”pekik Elle kecil.
“elle,kau tidak bisa tinggal bersama padre sayang?padre mu punya keluarga lain,dia punya anak lain.kau tidak akan bahagia.”bujuk ibu Elle.
“aku kau padre.”
Elle kecil tetap keukeh, bersembunyi di balik kaki elendro.
“sayang,ibu tiri mu orang jahat.”
“bawa saja dia!Elle saja bagi ku sudah cukup.aku tidak membutuhkan nya!.”usir elendro menunjuk ke arah kembaran Elle,yaitu Elli.
“dia putri mu!.”
“elle sudah cukup bagi ku.”
“ternyata keegoisan mu tidak pernah berkurang elendro.”
__ADS_1
# Like, komen and vote ya reader kesayangan author bidadari ayah.