
Setelah makan dan shalat asty terus mencari pekerjaan, saat asty melihat jam tangannya sudah menjelang sore dan asty harus segera pulang, asty nampak murung karena belum mendapatkan pekerjaan, saat asty sedang termenung ia di datangi oleh wanita paruh bayah.
"Neng lagi apa kok bengong, dan kenapa belum pulang ini sudah sore, tidak takut orang tua neng nyariin,?? " tanya sang wanita paruh bayah. Asty menatap wanita itu kemudian berkata " saya lagi bingung Bu, saya sedang mencari pekerjaan paruh waktu tapi orang* tidak ada yang mau mempekerjakan saya karna masih sekolah " ujar asty dengan wajah murungnya. mendengar penjelasan dari asty wanita paruh bayah itu mengajak asty untuk duduk di kedainya yg tak jauh dari tempat mereka saat ini berdiri.
setelah sampai di kedai itu , wanita itupun memperkenalkan diri kepada asty " sebelumnya perkenalkan nama ibu itu arumi, neng panggil saja dengan sebutan bude arumi " ujarnya memperkenalkan diri, kemudian kembali berkata " Neng benaran nyari kerja,,?? " tanya bude arumi. Asty menatap bude arumi kemudian berkata " Nama saya Asty Bude,! "ujar asty memperkenalkan diri. kemudian melanjutkan ucapannya " iya bude saya sedang mencari pekerjaan paruh waktu " jawab asty dengan wajah serius dan penuh dengan keyakinan.
Ibu arumi yang melihat itupun berkata " asty mau kerja dengan bude ? tapi bude tidak bisa kasih upah besar buat asty, karna kedai bude juga tidak besar..!" ujar bude arumi. Asty yang mendengar itupun menjadi bersemangat, dan berkata " Iya bude , Asty mau kok. Walaupun upahnya tidak banyak yang penting bisa buat nabung bantuin ayah sama ibu.. " ucap asty dengan wajah berserih. ibu arumi yang mendengar itupun terdiam sejenak , kemudian bertanya " Memangnya orang tua asty kerja apa ? trus nanti asty kalau mau kerja izin ke ayah sama ibu gimna ?" . Asty terdiam mendengar pertanyaan itu, karna memang asty belum memikirkan alasan apa yang akan ia katakan kepada ayah ibu nya nanti .
__ADS_1
setelah terdiam asty pun menundung dan berkata " ayah asty kerjanya serabutan Bude, kalau ibu bantuin ayah dengan cara jualan hasil kebun." ujar asty kemudian berkata lagi " asty juga belum memikirkan alasan apa yang akan asty katakan pada ayah dan ibu " . Ujar asty yang semakin menundukan kepalanya. Bude arumi yang mendengar itu terdiam untuk sesaat sambil memandang asty yang sedang menunduk, setelah cukup lama terdiam bude arumi berkata " memang apa asalan asty buat kerja ? asty kan masih jadi tanggung jawab orang tua, kenapa asty harus kerja ? nanti kalau asty kerja waktu belajar asty bisa terganggu loh " ujar bude arumi. ucapan Bude arumi suskes membuat asty bergenang air mata.
Cukup lama asty dan bude arumi terdiam, kemudian asty mengagkat kepalanya dan berkata " Alasan asty kerja buat bantuin ayah sama ibu, asty tau kok bude, asty masih jadi tanggung jawab orang tua asty, tapi asty tidak tega melihat ayah dan ibu asty harus bekerja keras untuk biaya sekolah asty dan adik* asty. Asty hanya ingin mengurangi beban ayah dan ibu. Asty yakin kok bude waktu sekolah asty tdk akan terganggu dan asty janji akan belajar dengan giat agar nilai asty tdk menurun " ujar asty penuh dengan keyakinan. setelah mendengar jawaban dari asty, bude arumi tersenyum lalu mengajak asty untuk ke masjid karna waktu sdah menujukan untuk umat Muslim menunaikan shalatnya.
" Neng , ayo kita ke masjid dulu buat shalat, dan untuk kerja asty bisa kerja sama bude tapi sesuai dengan janji asty kalau asty tidak akan terganggu sekolahnya, yah?? ".Mendengar itu asty langsung memeluk bude arumi " makasaih bude, asty janji , asty tidak akan gagal dalam pelajaran ." ujar asty yang sudah menangis di pelukan bude arumi. " yah sudah. jangan menangis dong, harus tersenyum, ayo ke masjid dulu. " ajak bude arumi kepada asty.
🍀
__ADS_1
🍀
...........
#selamat membaca para kesayangan author 🥰🥰 maaf yah kalau kata" dalam novel ini masih banyak salahnya 🙏🙏
#jangan lupa tinggalkan jejak jempolnya dan jangan lupa komen ❤🥰
__ADS_1