Semesta Bercerita

Semesta Bercerita
part 12


__ADS_3

Happy Readding!


***


"Wulan masih diam soal pertanyaan yg diberikan firman kepadanya, namun ia mencoba menjawab"


Wulan: aaku,, ya gak mungkin'lah suka sama dia ih cowok gak jelas gitu aja masa ia aku suka, ngobrol aja gak pernah


firman: aku boleh nasehatin kamu? (Ucap pelan firman) kamu mau berhijrah?


Wulan: hijrah? Kyaknya aku pernah dnger kata2 itu (mencoba mengingat)


firman: pasti semua orang pernah dengar toh aneh kamu ini (sambil ketawa kecil)


Wulan: bukan aku pernah denger dari seseorang, siapa yaa?, ohh si il...


"Belum saja usai bicara tibatiba dering telfon wulan berbunyi, telfon dari mamah'nya wulan yg menyuruhnya cepat2 pulang"


Wulan: aku pulang dulu yaa, aku buru2 Assalammualaikum...


firman: waalaikumsalam (senyum melihat wulan berlari)


***


Wulan: Assalammualaikum (datang sambil senyum lalu salim ke mamahnya)


Mamah: waalaikumsalam, dari mana aja kamu tiap hari pulang terlambat terus?


Wulan: dari danau mah, mamah klo mau cari wulan ke danau aja(mencium pipi mamahnha) wulan kekamar yaa (hendak pergi)


Mamah: eh tunggu dulu, kamu habis bertengkar ya (tanya mamah ke wulan)


Wulan: (kaget karena mengingat kejadian itu) bertengkar biasa mah (ucap wulan santai sambil melahap apel)


Mamah: bertengkar kamu bilang biasa?!, wulan itu bisa menurunkan nilai kamu, sejak kapan kamu suka bertengkar?


Wulan: maah udah'lah gak usah d perbesar (ucap wulan sedikit kesal)


Mamah: sejak kapan kamu seperti itu, mamah gk pernah ngedidik kamu untuk bertengkar wulan, kalau ada masalah diselesaikan baik2, tadi kepala sekolahmu telfon kerumah, malu mamah dapat kabar seperti itu (ucap mmh tegas)


Wulan: (menatap mamahnya) mamah mau tau sejak kapan aku jadi anak yg egois?! Sejak mamah dan pph gak pernah ada waktu buat aku! (Meletakkan apel d meja lalu pergi ke kamar atas)


Mamah: (terdiam) astaghfirullah yaallah, ini semua salah'ku yg dulu gak pernah ada waktu untuk wulan, aku hanya mementingkan bagaimana ia menjadi anak yg berprestasi, tetapi aku tidak memikirkan akan seperti apa nanti keimanannya (duduk di kursi dapur)


***


"Dirumah firman terlihat ilham dan yusuf sedang menonton tv"


yusuf: ham kamu kok tadi pergi toh dari perlombaan? (Mengganti channel tv)


ilham: aku tadi abis ke atas gedung (smbil melipat baju)


yusuf: ngapain toh kamu disana ham? (Melihat ilham)


ilham: aku tadinya mau nasehatin wulan, ternyata aku kekerasan megang tangannya jadi memerah (ucap nada pelan ilham)


ilham: opo ham?! Kamu pegang tangan nenek lampir iku? Astaghfirullah bukan muhrom toh mas, pie kamu iki? Terus pasti dia marah iyo'kan? Pasti iku, hih serem pasti mukanya seperti serigala bertanduk (menampilkan muka males)


ilham: aku juga gak sadar megang tangan dia toh, pas dia pergi aku banyak baca istighfar, iyo dia marah karo aku (berhenti sejenak melipat baju dan melihat yusuf)


yusuf: wes toh makanya jangan di kasih muka lagi, cewek seperti dia itu gak bisa dinasehati secara baik2, mending kamu karo siapa sahabatnya iku? si fillah yo jenenge? wes setuju aku setuju. (menepuk2 meja 3x kayak di sidang)


ilham: opo toh? berisik toh opo kamu iki, moh lah sudah jangan mikirin percintaan, kita iki ditugasi abah sama umi disini untuk belajar toh bukan cari jodoh (tegas ilham smbil melempar baju yusuf)


yusuf: opo toh lempar2 baju (mengambil bajunya)


ilham: iku baju mu toh enak saja aku yg lipat


yusuf: satu iki saja toh mas, tolong'lah (menampilkan muka melas) aku lagi nonton iki (melempar bajunya ke ilham), liat deh ham aneh yo para ulama banyak yg difitnah zaman sekarang iki


ilham: yowes satu ini saja(membawa baju yusuf), iyo tandanya mereka mau menjatuhkan islam toh ya dgn cara seperti itu (sambil melipat baju aban)


"Tiba-tiba firman datang"


yusuf: dari mana toh mas? (Mlihat firman yg mengucap salam lalu duduk)

__ADS_1


firman: aku dari danau tadi (duduk d tikar)


yusuf: setiap hari kamu ke danau mas? Eh aku belum pernah ke danau, besok mau kesana lagi toh mas? Aku ikut yo?


firman: yo akhir2 ini sih aku jadi sering, biasanya enggak, yowes ikut sja kalian berdua besok, sekalian nanti ku kenali sama temenku (senyum 2)


ilham: temenmu siapa mas jenenge? (senyum ke firman) wanita yo? (Menggoda firman)


firman: opo toh, wes-wes intinya bsok kalian ikut saja nanti kukenali (menepuk pundak ilham lalu masuk ke'kamar)


#Skipsekolah


" Sudah satu bulan mereka bersekolah disitu, hampir satu minggu wulan dan sahabatnya tidak teguran dan pada saat..."


Guru: baiklah, ibu akan rolling tempat duduk kalian lagi untuk satu bulan kedepan, untuk wulan, reni, susan ibu gak mau lagi ada laporan kalian bertengkar dan untuk yg lainnya juga, biar ini jadi pelajaran (ucap ibu tegas)


Wulan: hihhh (melirik kearah reni)


Guru: (ibu guru terus membagi tempat duduk sampai dimana dibagian mereka) reni kamu dengan Farhan, susan kamu dengan Kevin, wulan kamu dengan farid, Fillah kamu dengan, itu siapa ibu lupa namanya? (Menunjuk ilham) kamu yg duduk dengan wulan?


"Semua murid berteriak ilham Askandar bu!"


Susan: waah fil duduk sama ilham, waah pangeran idamannn


"Siswi lain pada sirik semua, karena mereka pada berharap ilham akan duduk dengan mereka setelah wulan"


Wulan: (melihat ke arah ilham dan langsung mengambil tasnya untuk duduk bersama farid, Wulan sbnernya gak suka duduk d bagian belakang, namun karena farid duduk d bangku ketiga ia mau gak mau harus mau, ilham dan fillah d bangku kedua)


Guru: ibu akan panggil guru kalian setelah itu belajar yg tertib, jangan pernah buat kegaduhan (sambil berlalu pergi dan semua murid menjawab "iya bu")


Kalian masih ingat dengan farid kan? Dulu yang awal-awal dimunculkan, ah gk perlu dijelasin klo yg baca pasti tau.


Wulan: yaah males banget gua duduk sama lo (melihat farid)


farid: santai kali lan, gua juga udh punya pacar


Wulan: wissh serius lu? Seneng deeh gua jadinya, semoga langgeng deh (ikut senang)


ilham: fill pulang skolah mau ke perpus?


Fillah: (senyum) mau kamu mau kesitu juga? (Tanya fillah)


Fillah: yasudah kita bareng aja nanti (ucap fillah senang)


ilham: nggih (senyum)


Fillah: yaallah mimpi apa aku bisa duduk sampingan sama mas ilham?, pria yg sedari mondok aku kagumi yaallah, rasanya seperti mimpi aku duduk disampingnya saat ini, cowo yg diidam' idamkan di pondok sekarang disampingku masyaallah (ucap batin fillah terharu)


"Dan guru mata pelajaran mereka'pun datang untuk memberi kabar bahwa mereka akan dibagi kelompok, Kel 1: fillah, susan, farid Kel 2: ilham, wulan, reni, dst! "


Wulan: hih kenapa harus, gua satu kelompok sama dia (ucap batin wulan melihat ilham)


Guru: pulang sekolah cari materi di perpustakaan sekolah, untuk kel satu cari buku tentang Persatuan zat, kel 2 cari buku tentang Pembahasan unsur2 kimia, dst.. Sekarang gabung dengan kelompok yg sudah ibu bagi, rembukin sma kalian soal judul, ibu mau ke kantor dulu..(pergi meninggalkan kelas)


farid: lan gabung sana disini kelompok gua


Wulan: males gua satu kelompok sama mereka berdua (mlihat ilham dan reni yg sudah duduk sesuai kelompoknya)


Fillah: hayy lan (senyum ke wulan lalu duduk)


Wulan: (senyum ke fillah)


Fillah: kamu gabung gih sana, belajar memaafkan yah lan, saya sedih ngeliat persahabatan kita seperti ini sekarang (ucap lembut fillah)


Wulan: (terdiam)


Susan: maafin gua ya lan, maaf banget klo gua bisa nampar mulut gua waktu itu gua tampar lan, gua bener2 nyesel lan (memegang tangan wulan)


"Reni juga akhirnya mendekati wulan"


reni: maafin gua juga yaa lan, gua terlanjur kebawa emosi lan (dengan wajah yg penuh penyesalan)


Wulan: udah kali gua juga gak dendam, cuma kesisa kesel aja kok


Reni: makasih Wulan (meluk wulan) jadi mau kan gabung?

__ADS_1


Wulan: (mlihat ke ilham yg sedang menulis)


Fillah: (melihat ke wulan lalu melihat ke ilham dan terakhir melihat ke wajah wulan lagi) yaudah gih sana (fake senyum)


"Akhirnya wulan bergabung dengan kelompoknya"


Wulan: (nyantai aja gak nentuin pendapat)


ilham: Unsur H²O saja


Reni: gak biasa dong itu, Ca2 aja udah (debat judul)


"Hanya mereka berdua yg debat soal judul, wulan hanya mengetuk2 meja dengan kedua jarinya"


ilham: (mlihat ke arah wulan)


Reni: haduhhh mulai lagi (melihat ke wulan lalu memegang kepalanya)


ilham: kamu bisa cari judul?


Wulan: penelitian unsur kimia dalam zat manusia, nanti'kan terpecah jadi banyak h2o, oksigen, nitrogen, dan yg lainnya kita pecahkan terus dibagi2 lagi deh sampek yg terkecil, simple (ucao santai wulan)


ilham: masyaallah, saya gak kepikiran dari tadi lan (senyum mlihat wulan)


Wulan: yaudah tulis judulnya


Reni: oke okeee, ilham belum tau ya wulan ini Queen of study kimia


Wulan: apasi ren udah tulis lagi, gak usah berlebihan


ilham: ternyata dibalik itu semua kamu mempunyai otak yg jenius (ucap batin ilham sambil sesekali tersenyum memperhatikan judul yg d tulis reni)


Wulan: biasa aja kali ngliat judulnya nanti naksir lagi diliatin (ketawa kecil)


ilham: (melihat kearah wulan lalu ketawa kecil) masa iya aku naksir sama tulisan (tawa ilham sehingga membuat ketampanan ilham serasa bertambah)


Wulan: (ketawa kecil dengan mata sipitnya yg mungil dan bulu matanya yg lebat)


Fillah: (melirik ke arah ilham dan wulan)


Susan: (melihat fillah lalu melihat ke arah wulan dan ilham yg lagi ketawa) fil..fil.. Jangan bengong aja (sengaja mengageti fillah takut terjadi cemburu nantinya)


Reni: oke jadi kita penelitinya dimana?


Wulan: ini kita minep yang kyak waktu kita kelas 11?


ilham: minep? (Kaget)


Wulan: biasa aja kali


Reni: iya minep kita nanti cari tempat prakteknya untuk meneliti ini


ilham: masalahnya saya gak tau d bolehin atau tidak sama abi


Wulan: kan buat penelitian ini, buat nilai masa iya gak boleh?, anak mami banget


ilham: bukan begitu, masalah nya saya tinggal sama paman saya toh (senyum ke wulan)


Wulan: oke yasudah kamu gak usah ikut minep, biar gua sama reni aja yg mengerjakan kamu terima jadi aja oke (kesenangan karena gk ada ilham)


Reni: lan gak gitu dong kan kerja kelompok?


ilham: saya tetap ikut, nanti saya izin, sejak kapan kamu panggil saya dengan sebutan kamu?


Wulan: (kaget lalu membesarkan pelupil matanya) heh segitu pentingnya ya lu merhatiin omongan gua?, udah buruan tulis deskripsinya ren lama banget sih lu (salah tingkah)


ilham: (senyum mlihat tingkah laku wulan yg lucu)


***


"Akhirnya mereka'pun pergi ke perpus untuk mencari kitab itu selepas pulang sekolah, ilham dan wulan menemukan kitab itu secara bersamaan daannn"


***


ilham-wulan: iniiii diaa!! (memegang satu buku yang sama, lalu saling bertatapan)

__ADS_1


Fillah: (melihat wulan dan menjatuhkan kitabnya)


>>Wah gimana ya keseruannya???


__ADS_2