Seorang Gadis Dengan Phobia Sosialnya

Seorang Gadis Dengan Phobia Sosialnya
Prolog


__ADS_3

Gadis bernama Amanda Claudia Pramesti, yang biasa dipanggil Claudia, memiliki sebuah phobia yang dapat membuat nya takut terhadap lingkungan nya sendiri. Claudia tinggal dengan kedua orang tuanya dan ketiga saudara nya, Claudia hidup sederhana. Claudia memiliki 3 adik perempuan dan 1 kakak laki laki. Claudia masih duduk disekolah dasar.


"Claudia..." Panggil seorang wanita paru baya dari arah dapur yang tak lain adalah ibu Claudia


"Iya bu" Claudia turun dan menemui ibunya yang tadi memanggilnya


"Apa kau bisa membelikan ibu garam?? " Tanya ibu tanpa memandang claudia karena sibuk memasak. Claudia hanya diam dia takut


"Apa ibu tidak bisa menyuruh zea saja??" Pinta Claudia


"Kenapa harus zea??, kalau ada kau"Kata ibu, Claudia masih diam. dia memikirkan apa yang harus ia katakan kepada penjualnya??, dia takut salah dan menyinggung perasaan penjualnya.


" Kenapa diam??"Tanya ibu yang langsung membuyarkan lamunan Claudia


"Ehh, tidak ada" Jawab Claudia


"Kalau tidak ada, ini uangnya dan belikan ibu garam" Ucap Ibu Claudia dengan memberikan uang untuk membeli garam, Claudia hanya diam, dia terus memandangi uang yang di pegang ibunya.


"Hey" Teriak ibu, Claudia terkejut


"Baiklah aku akan beli garamnya" Ucap Claudia nya mengambil uang dan beranjak pergi.


Diperjalanan Claudia ketakutan, karena dia tidak mau dipandangi oleh orang lain. Claudia terus berjalan, dan sampailah ia disebuah warung.


"Permisi" Ucap Claudia gugup


"Iya nak" ucap pemilik warung


"S.. saya ingin membeli garam" Claudia gugup sampai sampai ia terbata bata


"Kok gugup nak" Tanya Pemilik warung, sembari mengambil garam yang dipesan Claudia

__ADS_1


"E... enggak bi" Claudia gugup hingga mengeluarkan keringat yang banyak


"Ini nak garamnya" Ucap pemilik warung


"Ini bibi uangnya, Terima kasih" Claudia bergegas pergi setelah memberikan uangnya


_________________


Sesampainya dirumah...


"Ibu ini garamnya" Ucap Claudia


"Iya Terima kasih" Ucap Ibu


"Claudia pergi kekamar dulu ya" Ucap Claudia, ia pergi kekamar untuk membaca buku.


Claudia dikenal sebagai gadis yang kuper dan kutu buku, Claudia selalu sendiri, ia selalu mengisi kesendirian nya dengan membaca buku, karena itu Claudia dikenal sebagai julukan kutu buku disekolahnya.


Kamar claudia...


Tiga jam Claudia membaca buku, akhirnya ia memutuskan untuk tidur.


*Pukul 12.00


"Claudia bangun, ayo sholat" Teriak ibu dari luar kamar claudia


Claudia bangun dan bergegas untuk wudhu dan melaksanakan sholat dhuhur.


Selesai Claudia sholat dhuhur ia turun untuk makan siang.


"Sudah sholat?? " tanya ibu yang melihat Claudia turun

__ADS_1


"Sudah bu" Jawabnya


"Ayo makan" Ajak ibu


Claudia, ibu, 2 adik Claudia dan kakak Claudia makan bersama tanpa suara.


* Selesai makan


"Claudia bantu ibu mencuci piring" Ucap Ibu, Claudia mengangguk dan mengikuti ibunya kedapur.


*Selasai cuci piring


"Ibu tidurkan adikmu dulu ya" Ucap Ibu yang beranjak pergi meninggalkan Claudia yang masih sibuk mencuci piring, Claudia hanya mengganguk dan menlanjutkan kembali mencuci piring nya.


*Selasai cuci piring


"Selasai" Ucapnya sembari merapikan piring yang sudah bersih.


Setelah itu ia pergi kekamar untuk melanjutkan membacanya tadi.


"Claudia.. " teriak seseorang, Claudia terkejut dan langsung pergi kearah suara yang memanggilnya.


"Kakak? " Ucap Claudia


"Claudia kau bisa bantu kakak gk?? " tanya kak leon.


"Bantu apa" Claudia bingung akan tingkah laku kakaknya.


"Bantu ngepel" Ucap kak leon, Claudia hanya diam.


"Baiklah aku bantu" Ucap Claudia.

__ADS_1


*Selesai ngepel


Claudia pergi kekamar nya untuk beristirahat


__ADS_2