
Disisi lain Raka dan aldi melihat mobil Merah itu menjauh.
"Ka, cewe tdi siapa sih? Gilak cantik bangett" ucap aldi
"Ya siswa sini lah" jawab raka ketus
"Yaelah kaa"
"Napa sih di?"
"Tau dah *****"
***
Mobil mereka melaju pelan, menuju sebuah rumah yang sangat besar dan pekarangan rumah yang luass. Yaaa, itulah rumah Keluarga Pratama.
"Gue balik aja" kata aldi
"Bagus deh" jawab raka
"Untung lo sepupu gua. Klo bukan udh gue tojok tu muluttt" ucap aldi teriak sembari melihat punggung raka semakin mejauh
"Kenapa sih tuhan ngirim sepupu kek gitu amatt" ucap aldi kpada dirinya sendiri
***
Raka membaringkan tubuh kekarnya itu di kasur. Tak lama Dia melipat kedua tangannya dan di letakan di bawah kepala. Raka mengingat kejadian tadi pagi ketika dia menemukan Buku Diary Lili. Dia membaca sedikit isi buku itu, dan betapa terkagumnya raka melihat Foto Palaroid kecil yang menempel pada bhku tsb dan menggabarkan Sorang gadis cantik dengan sedikit makeup natural yang menyelimutinya. Ditambah dengan gaun putih yang dia pakai. Dia duduk diantara bunga warna warni dan memejamkan matanya, seolah dia sedang menanti masa depannya datang dan memberinya kebahagiaan yang tiada henti..
Yaa dia adalah Sesilliaa Anatasiaa. Seorang wanita yang sangat cantik dan ramah. Raka mengakui bahwa Lili memang cantik, tapi dia tak memperlihatkan ke kagumannya pada orang lain. Sehingga dia di juluki sebagai pria yang dingin.
*****
Tiba tiba pintu kamar raka terbuka perlahan dan terlihat seorang wanita berumur 39 tahun masuk menghampiri raka. Yaa, dia adalah mama raka
"Rakaa" ucapnya
"Eh maa"
"Hayoh ngelamunin apaa"
__ADS_1
"Nggak apa apa"
"Jngan boong dehh"
"Gak boong mama sayanggg"
"Yaudah. Ngomong ngomong Gimana sekolah tadi?" Tanya mama raka
"Biasa biasa aja"
"Lah kok biasa"
"Yaa biasa biasa aja maa:("
"Gaada yang menarik gtu?"
"Gaadaa"
"Seriuss?"
"Iya mamaaaa" ucap raka sambil merendahkan suaranya
"Tarr, raka mau mandi dulu"
"Cepetan ya"
"Iya mama cantikkk"
"Huftttt"
Hama raka pun menaril nafas panjang karna kelakuan raka di rumah padanya sanga lah manis. Tapi Aldi selalu cerita bahwa ketika raka di luar rumah, prilaku dan sifat nya sangatlah berbeda. Dia sangat dingin pada siapa pun, apalagi ketika raka bicara, dia hanya mengeluarkan babarap kata saja. Kalaupun jika raka banyak bicara, itu hanya ketika raka presentasi pada gurunya.
"Aldi.. tante yakin bahwa suatu hari nnti, raka akan berubah ketika ada seseorang yang masuk kedalam hatinya. Seseorang yang bisa setiap hari membuat senyum raka mengembang. Dan seseorang yang sangat sangat mencintai raka. Tante yakin dii..." ucap mama raka dalam hatinya sembari mengembangkan senyumnya.
****
Setelah selesai mandi, raka pun turun kebawah untuk menemui orang tuanya.
"Lama banget kaa" tanya papa raka
__ADS_1
"Mandi dulu paa" jawab raka
"Ouhh. Gimana ka sekolah kamu?"
"Baik"
"Udah dapet tmn baru?"
"blom"
"Mangkanya gaul dong, jangan dingin ajaa"
"Siapa yang dingin"
"Iya iya. Oh iya, papa mau kasih tau kalo adik kamu lusa pulang" ucap papa sembari memasukan makanan nya kedalam mulut
"Libur?" ucap raka
"Pindah" jawab papa
"Loh kok?" tanya raka
"Papa suruh siska pindah"
"Trs skolah dmna"
"SMP Garuda" ucap papa
"Deket skolah raka donggg" tanya raka sambil membuat gelombang di keningnya
"Iya sayang. Mama sama Papa sengaja Nyari sekolah yang deket sama sekolah kamu. Biar kesekolah nya barengan. Jadi mama gak khawatir sama siska" jelas mama
"Hm yaudah" ucap raka singkat padat jelas
*****
Nextttt..
*Maaf kalo masih ada typosoalnya author masih belajar. Follow ig author juga ya, @nazwasn_1201. Tencuuuu♡
__ADS_1