SHENFEI SANG PENGUASA DUNIA

SHENFEI SANG PENGUASA DUNIA
CHAPTER 5


__ADS_3

Shenfei akhirnya telah sampai di rumah dan langsung masuk...


"Baiklah ini waktu yang sangat tepat untuk membuka titik meridian ku yang masih terkunci, satelah itu aku akan menerobos Ranah lagi"


Shenfei langsung duduk dengan sikap lotus dan mulai memasuki kultivasi nya, dia berusaha untuk membuka tiitik meridian nya..


"Titik ke 6 terbuka..Ke 7 buka..Ke 8 buka...Ke 9 buka..Ke 10 buka"


Shenfei berhasik membuka titik meridian yang ke sepuluh dan membuat penyerapan energi semakin besar dan cepat...


"Kalau begitu aku akan mencoba memperkuat fondasi ku dulu dan setelah itu aku akan menerobos lagi"


Shenfei kembali masuk dalam pemahaman kultivasi nya untuk memperkuat fondasi nya, agar ketika telah menerobos dia tidak akan mengalami kesusahan, karena seorang kultivator yang fondasi nya lemah akan sangat mudah di serang dan sudah di pasti kan akan kalah jika berhadapan dengan orang yang sama Ranah nya, bahkan mungkin akan di kalahkan oleh orang yang di bawah Ranah nya..


Setelah selesai memperkuat fondasi nya Shenfei kemudia melanjutkan untuk menerobos...


"Terobos" "Terobos" "Terobos"


Akhir nya Shenfei berhasil menerobos ke Ranah berikut nya....


"Akhir nya aku telah menembus Ranah penyatuan tulang tahap puncak, yang sudah setara dengan tetua keluarga besar"


Shenfei sudah menembus Ranah yang semakin tinggi, namun ia belum bisa menggunakan teknik serangan yang biasa ia pakai, karena teknik itu hanya bisa di gunakan oleh orang yang sudah mencapai Immortal..


Shenfei pun melanjutkan kultivasi nya dan tak terasa hari sudah sore dan paman Muku telah kembali dari kedai nya..


"Ternyata anak itu sangat serius, bahkan dia tidak menyadari kalau aku sudah datang." Gumam paman Muku.


Paman muku langsung membereskan barang nya dan kemudian di lanjutkan dengan menyiapkan makanan hingga hari pun menjelang malam, paman Muku kemudian membersihkan diri nya dan kembali ke meja makan untuk menunggu Shenfei makan bersama...


"Anak ini bahkan belum keluar untuk sarapan, apakah dia sungguh sungguh"


Tak berselang lama Shenfei keluar dan menyapa paman Muku, Shenfei menekan kembali Ranah nya sampai di Ranah pembenrukan tubuh tahap 3 agar tidak terlalu memancing perhatian paman Muku.


"Paman maaf aku tidak menyadari paman sudah pulang"


"Tidak apa apa, sekarang kamu bersihkan badan dulu lalu kita makan bersama"


"Baik paman, paman tunggu sebentar aku akan cepat mandi nya"

__ADS_1


Shenfei langsung menuju kamar mandi dan membersihkan badan nya, kemudian dia buru buru mengganti pakaian dan kembali ke meja makan...


"Paman ayo kita makan!!"


"Kamu sudah selesai mandi nya"


"Sudah paman, sekarang kita makan"


"Baiklah, kamu duduk dan kita makan, kamu makan yang banyak agar bisa dengan cepat meningkatkan kekuatan mu"


"Baiklah paman"


Mereka berdua lanjutkan makan malam dengan seperti biasa nya, makan tanpa bicara...Dan akhir nya makan malam selesai..


"Shenfei ada yang ingin paman tanya kan kepada kamu??"


"Silahkan paman selama aku bisa menjawab nya akan aku jawab!!"


"Baiklah, paman ingin menanyakan asal usul kamu sebenar nya"


"Kenapa paman ingin menanyakan hal itu??"


"Paman hanya penasaran saja, tapi kalau kamu tidak bisa menjawab maka lupakan saja!!"


"Baik paman janji tidak akan menyebarkan nya"


"Aku bukan berasal dari keluarga kaya atau pun keluarga besar, aku tidak tahu di mana ayah dan ibu ku, aku telah di besarkan oleh keluarga Ying dan di jadikan sebagai perawat kuda kuda keluarga itu, namun ada suatu insiden yang terjadi, yang membuat mereka menyiksaku dan membuang mayat ku ke hutan, mereka berfikir aku sudah mati namun ternyata aku masih hidup seperti sekarang, mereka tidak memperbolehkan aku untuk berkultivasi jadi aku berkultivasi secara diam diam, namun karena tidak ada nya sumber daya aku hanya bisa berkultivasi sampai di ranah awal saja dan tidak bisa untuk lanjut."


Shenfei menceritakan kisah dari pemilik tubuh nya, namun dia sedikit mengubah alur nya agar tidak ada pertanyaan yang membuat diri nya kerepotan..


"Dasar keluarga bajingan, lihat saja aku akan memusnahkan mereka." Seru Muku yang geram mendengar cerita Shenfei.


"Tidak apa apa paman, aku sudah tidak memikirkan masalah itu, namun aku akan tetap berusaha agar menjadi kuat dan membalas semua perlakuan mereka." Balas Shenfei.


"Kamu fokus lah meningkat kan kekuatan mu dan tunjukan di turnamen bela diri nanti, agar keluarga biadap itu tau bahwa kamu masih hidup dan sudah bisa menjadi salah satu jenius"


Kemudian Shenfei mengeluarkan aura nya yang membuat paman Muku terkejut..


"Kamu sudah di tahap 3, bagaimana mungkin kemarin kamu masih di tahap 1 dan sekarang sudah di tahap 3 kamu menerobos 2 kali dalam sehari, sungguh jenius langkah." Seru Muku keheranan.

__ADS_1


"Semua ini berkat bantuan paman yang memberikan sumber daya yang begitu banyak sehingga aku bisa seperti sekarang." Balas Shenfei.


"Kalau begitu kamu bisa menggunakan sumber daya yang paman punya agar kamu bisa meningkat secepat nya sebelum turnamen tiba"


"Sumber daya yang paman berikan kemarin sudah lebih dari cukup, jadi paman gunakan saja sumber daya paman untuk diri paman"


"Kalau begitu terserah kamu, tapi kalau kamu kekurangan sumber daya jangan sungkan meminta kepada paman"


"Baik terimakasih paman, paman sangat baik kepada ku"


"Tidak apa apa, paman sudah menganggap kamu seperti anak paman sendiri"


"Sungguh aku sangat senang paman"


"Kalau begitu kamu lanjutkan latihan kamu, jangan lupa untuk istrahat juga"


"Baik terimaksih paman"


Shenfei pun beranjak masuk ke kamar nya untuk melanjutkan kultivasi nya, dan paman Muku juga berkultivasi di ruangan nya..


Di dalam kamar, Shenfei membuat pelindung yang mengelilingi rumah untuk menghindari hal atau serangan yang dapat mengganggu kultivasi mereka, karena dalam pikiran nya bahwa paman Muku bukan lah orang sembarangan mungkin ia merupakan salah satu orang kuat di benua ini yang sedang menyamar jadi dia pasti mempunyai musuh..


"Formasi kura kura aktifkan"


Seketika rumah terlindungi oleh formasi kura kura milik Shenfei yang tidak terdeteksi dan tidak terlihat...


"Sekarang semua nya sudah aman, jadi aku bisa berkultivasi dengan tenang"


Shenfei kembali melanjutkan kultivasi nya, dia mulai memperkuat fondasi nya kembali sampai ke tingkat dimana setara dengan kultivator 2 Ranah diatas nya, dan ia pun memilah teknik teknik yang cocok dengan diri nya saat ini...


"Aku harus bisa menemukan teknik yang cocok tapi semua teknik ku hanyalah teknik kelas atas yang hanya bisa di pakai oleh kultivator Ranah Dewa keatas karena memerlukan kekuatan spiritual yang banyak dan menguras energi"


Shenfei terdiam sejenak dan mulai berfikir apa yang akan dia lakukan selanjut nya..


"Benar aku akan membeli teknik pasaran dan mengembangkan nya"


Shenfei berinisiatif untuk membeli teknik di paviliun teknik untuk ia kembang kan, sebenar nya Shenfei mempunyai banyak teknik dasar yang dia kuasai dulu, namun dia hanya ingin mencoba teknik baru dan mengembangkan nya karena dia ingin mempunyai banyak teknik, dia juga sudah malas untuk menciptakan teknik karena akan memakan waktu yang lama dan membuang waktu nya...


"Malam ini aku harus memperkuat Bloodline (garis darah) ku dulu dan memperluas Dantian (lautan qi) ku"

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


...LANJUT KE CHAPTER BERIKUT NYA...


__ADS_2