
" Makanan "
'ahhhh.. kenapa kelabang ada di mejaku'
teriakan teman kelasku dengan membuang jauh - jauh. sayang sekali, padahal kalau dimakan sangat lezat.
" Pena "
srett... ku tarik garis di antara kulit temanku. 'hey kau mencoret tanganku' aku hanya tersenyum. garis hitam itu akan berubah menjadi merahX
" Sepatu "
suatu hari aku mendapat sepatu gratis dari toko antik. saat ku pakai sepatu ini tidak bisa di lepas akhirnya ku gunakan kemanapun. hingga sepatu ini semakin menciut tiap harinya. tanpa ku sadari kakiku semakin tersakiti sampai mengambil jalan amputasi.
" Dia "
sahabatku pergi meninggalkanku, aku sangat terpukul.
akhir - akhir ini aku merasa keberadaanya. hingga kini melihatnya di sampingku.
" Wajah "
'wah lukisan wajah ini sangat realistis.. dengan pewarnaan merah ini sangat menambah kesan seram'. benar aku membuat nya langsung dari pemiliknya.
" Banker "
__ADS_1
tempat penyimpanan temanku berisi uang dan harta serta berkas berharga. berbeda denganku. disana terdapat hal yang tidak akan pernah orang duga.
" Bell "
ting tong! saat ku buka tidak ada orang, kalau tetangga ku tidak mungkin. karena baru saja ku buat mereka pergi.
" Helm "
Aku dan temanku naik motor bersama. aku memilihkan helm lebih kecil kepadanya, ya karena aku benci kesempitan. setelah sampai tujuan. temanku sadar bahwa helmnya terlalu kecil sampai tidak bisa di lepaskan. aku dan dia berusaha menggunakan cara apapun, hingga akhirnya ku lepaskan beserta kepalanya.
" Retakkan "
Beberapa saat yang lalu wilayahku di terjang gempa kecil. tidak ada yang terluka maupun korban bencana. namun aku dan teman kost ku bingung. tembok ini retak dan mencerminkan tubuh manusia.
Pagi ini aku menghadiri pemakaman teman dekatku, aku tidak sedih saat dia pergi karena aku cukup terganggu akan kehadirannya.
hingga pagi ini daun - daun berterbangan dan terlihat seperti dia.
" My Wife "
Istriku membuatku tenang belakangan ini, biasanya dia sangat kesal, setiap bayi kami rewel di malam dan pagi hari.
sampai saat ku pulang kerja dia tersenyum senang menungguku. hingga ku bertanya bagaimana si kecil,
'sudah tenang di kulkas pa'
__ADS_1
" teman kamar "
aku tinggal sendirian disini. aku mengajak temanku tinggal bersama. dan kini aku sarapan telur mata nya pagi ini.
' besok ku buat apa lagi ya dia'
" Pabrik "
aku kerja di pabrik *******d. yaitu pabrik pembuat macam - macam daging olahan.
pagi ini lagi ada berita bahwa salah satu pekerja menghilang. aku tahu itu kesalahanku namun tidak ada yang mencurigai ku jadi aku tenang.
" Sulap "
aku sangat membutuhkan banyak uang dan aku melamar menjadi seorajg pesulap. kini adalah penampilan pertamaku di depan masyarakat. 'siapa yang mau di penggal?' ucapku dengan tertawa. siapa sangka masyarakat sangat riak gembira dengan mengangkat tangan. 'saya mau menjadi relawan sulap' ucap pria itu. akhirnya kami melakukan pemenggalan. crikkk.. darah keluar dari lehernya. masyarakat bersorak - sorak berfikir trik ku berhasil. tapi aku belum sempat berterimakasih dengan pria tadi.
" Karnaval "
daerah ku sangatlah jaya, hingga tak ada satupun warga yang kekurangan apapun setiap tahun daerahku mengadakan karnaval besar - besaran. namun aku tahu trik dari acara ini. yaitu menghilangnya salah satu warga.
" Tenar "
'*mba maaf jika tidak sopan, tapi sebagai assisten yang baru saya penasaran. kenapa si mba, asisten mba selalu ganti ganti? padahal mba baik dan terkenal apa asistennya kerjanya gk bener ya?'
bukan, hanya saja karena para assistenku lah yang menjadikan aku terkenal. itu adalah pertanyaan dan perbincangan terakhir dari assisten baru ku*.
__ADS_1