
saat besok paginya yurika bangun dan turun ke lantai bawah, saat di lantai bawah yurika melihat sosok yang tinggi dan sedang membuka freezer. lalu yurika mendekati sosok tersebut dan memukuli sosok tersebut menggunakan sendok nasi. saat sosok itu berbalik yurika malah tertawa dan berkata
yurika "pfft.. hahahaha... ternyata kamu.. aku kira maling.. untung digebukin pake sendok nasi.. belum sapu.. hihihihi.." akira "sakit tau.. " yurika "yaudah deh.. maaf.. maaf yah..?๐" akira " bujuk " yurika "dah gede masa mau di bujuk segala.." akira "yaudah.. ngambek..".
lalu akira berjalan menuju meja makan, saat disana yurika menatap akira dengan tatapan manyun. karena akira tidak peka saat yurika sedang bercanda, dan malahan dianggap serius. lalu yurika menunggu akira sampai menatapnya, tapi yang ditunggu yurika tidak sesuai dengan harapan malahan akira mengacangi yurika.
lalu karena bosan menunggu yurika pun merajuk dan berdiri kemudian meninggalkan akira. tidak berapa langkah dari kursi, akira menahan tangan yurika dan menariknya sehingga yurika terduduk diatas paha akira. lalu akira dan yurika saling bertatapan. saat itu tanpa sadar akira berkata
akira "ya.. kau jangan manyun lagi.. jelek tau..jika kau jelek.. aku tak akan lagi menyayangimu.." yurika "๐ka..kau.. me..mengatakannya.." akira "ya.. kau itu cantik.. jangan manyun".
yurika pun mengangguk dan berdiri dari pangkuan akira. lalu yurika mengacak rambut akira karena bibi irene sedang menuju ke ruang makan, dan segera yurika berlari ke kamarnya untuk segera persiapan ke sekolah. saat dikamar yurika masih membayangkan kejadian saat di ruang makan tadi, yurika masih belum percaya jika akira telah berkata sayang padanya.
setelah bersiap yurika keluar kamar, dan saat menutup kamarnya yurika bertatapan dengan seseorang yang juga keliar dari kamarnya. yaitu akira. lalu akira segera mengnci kamarnya dan langsung memegang tangan yurika sambil berbisik.
akira "ya.. pagi ini kau sangat cantik" yurika "a..a..aa.. makasih.." akira "kau malu.. jangan malu.. kau nanti akan naksir padaku.." yurika berkata pada dirinya sendiri (aku memang telah jatuh hati padamu.. tapi kau yang tidak mengetahui itu.. kau hanya menganggapku sahabat saja..).
__ADS_1
lalu yurika melepaskn genggaman tangan akira dari tangannya dan berjalan menuju ruang makan untuk sarapan. saat disana yurika segera duduk di kursi dan merunduk, lalu akira bingung dengan sikap yurika pagi ini. lalu saat setelah sarapan akira langsung menarik tangan yurika untuk mengikutinya. sentak bibi irene kaget akan semua hal yang ka lihat.
saat di jalan menuju suatu tempat yurika melepaskan tangannya dari tangan akira. lalu yurika merunduk sambil berkata
yurika "ya.. ini bukan jalan ke sekolah.. kau akan membawa aku kemana..?" akira "aku akan membawamu ke suatu tempat.." yurika "kau akan bolos sekolah?!" akira "demi kau tidak manyun lagi..".
setelah itu akira membawa yurika ke salah satu gang kecil yang ada di dekat kota, saat disana yurika merasa jijik dengan tempat seperti itu. lalu saat akira menarik yurika untuk masuk kedalam gang tersebut yurika menahan akira dan berkata.
yurima "kau pilih aku tambah manyun karena masuk ke gang itu atau ingin melihat aku tertawa dan tidak masuk ke gang itu!" akira "tidak keduanya.. aku maunya kau masuk denganku..".
yurika (dia hanya mau menuruti katanya saja.. dia tidak mengerti bagaimana rasanya jika aku masuk kedalam gang itu.. biarkanlah perasaan sayangku padanya yang ku sembunyikan.. ayolah.. ini semua hanya hayalanmu yurika!).
lalu yurika berhenti di tengah jalan dan tiba tiba menangis, lalu yurika terduduk di kursi halte bus dan berkata
yurika "dasar.. kau hanya bermimpi yurika.. dasar.."
__ADS_1
lalu tiba tiba bibi irene menelfon yurika dan yurika mengangkatnya.
bibi irene "yurika.. katanya wali kelas kamu dan akira tidak datang kesekolah.. apa benar?" yurika "i..iya bibi.. " bibi irene "hei.. kenapa kau menangis..?" yurika "aah.. tidak.. aku tidak menangis.. aku sedang di rumah lamaku.. aku sedang mencari sesuatu.." bibj irene "aaa.. baiklah.. jaga dirimu sayang" yurika "hmm..".
lalu saat yurika mematikan telfonnya dia melihat akira yang tengah berdiri di hadapannya dengan nalas yang lelah. lalu akira menarik tangan yurika dan meletakkannya di dada bidangnya, lalu yurika masih memasang wajah yang kesal๐ . saat itu juga akira meletakkan tangannya di dada yurika, lalu akira berkata.
akira "yaaa... ini kan perasaanmu yang selalu kau pendam? kau selalu saja menyembunyikan sesuatu yang besar.. kau kenapa sih..?" yurika "lepaskan tanganku!" akira "tidak! sampai kau mau menjawab pertanyaanku dan memandangku!".
yurika memandang akira dan langsung berkata
yurika "ini maumu bukan?! kau selalu berkata aku ini sahabat sahabat dan sahabatmu! tapi kau tak tau.. bahwa aku memendam rasa! kau sangat ingin tau apa rasa itu bukan?! rasa itu adalah rasa sayang kepadamu!" akira "kau mengungkapkannya.." yurika "sekrang kau puas haaaa!!".
yurika menangis dan memukul mukul dada bidang akira, lalu akira menyuruhnya diam dan langsung memeluknya. lalu yurika menangis kencang karena dia telah mengatakan perasaannya begitu saja. lalu akira berkata
akira "ya.. aku pun sangat sayang padamu.. aku berkata kau sahabat itu karena jika ibuku tau.. kau akan kena masalah.. ibuku ingin aku merasakan cinta itu ketika aku lukus nanti.."
__ADS_1
lalu yurika menghapus air matanya dan kembali tersenyum setelah itu mereka pergi meninggalkan halte bus dan menuju ke toko aksesoris.