Si Kapten

Si Kapten
Hutan Para Naga


__ADS_3

Markas Tempur ZPABLS190


pagi jam 03:49


komandan Riyad memanggil kapten Surawa dan kamara serta yang lainnya mereka segera pergi ke ruang misi untuk melihat misi apa yang akan di berikan oleh komandan saat mereka sampai mereka tidak melihat

__ADS_1


"tap tap tap"


saat mereka menghadap belakang mereka melihat komandan sedang memegang Tablet kamara dan Surawa bertanya apa yang akan komandan berikan untuk misi kami komandan Riyad segera menjawab dan menyalakan layar gambar misi yang akan mereka dapatkan ternyata ada sebuah hewan yang hampir punah dan sekarang hewan itu bersembunyi di hutan para Naga komandan menjelaskan bahwa mereka harus menangkap naga petir semua yang mendengar kaget karena Naga petir sudah punah sejak ribuan tahun yang lalu ternyata itu Naga petir yang baru lahir tanpa tunggu lama lama mereka langsung pergi ke hutan para Naga.


Hutan Para Naga

__ADS_1


"krakk"


tanaman itu hidup dan bisa bergerak semua orang segera pergi dari tempat itu tanpa di duga ada satu orang yang tertangkap oleh tanaman itu Surawa yang melihat hal tersebut langsung membantu nya memotong tanaman rambat agar tidak melilitnya Untung saja mereka semua selamat dan melanjutkan perjalanan menuju hutan semua anggota pasukan istirahat sebentar untuk mengumpulkan informasi semua hewan yang ada di hutan ini kamara melihat sesuatu yang berjalan kearah mereka


" sreet "

__ADS_1


kamara memberitahukan kepada semua orang agar berhati-hati saat mereka hendak mengeluarkan pedang mereka kaget ternyata yang berjalan ke arah mereka adalah seekor gorila yang sedang mencari makanan sehingga semua orang melanjutkan perjalanan mereka saat mereka tiba di tempat yang mendeteksi naga petir tapi mereka selalu kehilangan jejak hingga salah satu dari mereka menemukan beberapa senjata pasukan lain kamara dan Surawa yang melihat itu menjadi hawatir sehingga kamara mengusulkan untuk ber pencar Kamara menyusun strategi dan membagi tiga kelompok satu kelompok berisi empat orang mereka semua setuju dan berpencar saat kamara serta yang lainnya berpencar mereka melihat ledakan petir yang cukup dahsyat hingga membuat mereka datang untuk melihat apa yang terjadi saat mereka sampai mereka di serang oleh para Naga mereka kewalahan dan terluka ternyata para Naga sedang melindungi telur mereka hingga semua anggota pasukan terluka kamara segera menyelamatkan mereka semua Kamara membawa mereka ke dalam hutan agar semua Naga itu tidak menyerang kamara dan yang lainnya bersembunyi di atas pohon yang tertutup semua anggota yang melihat ada seekor Naga yang di hormati oleh semua Naga Kamara segera menghubungi Surawa dan yang lainnya untuk segera datang membantu Surawa serta yang lainnya yang di hubungi kamara segera pergi menuju hutan Kamara akhirnya bertemu dengan mereka semua dan memberitahu bahwa ada seekor Naga yang terluka parah saat mereka mendekati Naga itu mereka merasakan listrik yang begitu kuat sehingga tidak ada pilihan lain selain menggunakan alat penangkap Naga tapi saat mereka ingin menolong Naga itu memberontak hingga semua orang tersengat listrik Kamara serta Surawa tidak tahan lagi dengan sengatan listrik itu dan pada akhirnya mereka berdua menyerang Naga itu dengan pedang penyedot kekuatan sehingga Naga itu tidak bisa menyerang mereka lagi mereka menggunakan alat pemindai untuk melihat jenis Naga itu tanpa di sadari ternyata Naga itu adalah Naga petir sehingga mereka membawa Naga itu ke pesawat untuk di bawa ke markas untuk di obati saat mereka sampai komandan melihat mereka berhasil membawa Naga petir tapi komandan Riyad melihat kekuatan Naga petir menghilang komandan bertanya kepada mereka kenapa Naga itu tidak memiliki kekuatan nya Surawa dengan nada rendah menjawab bahwa kekuatan nya telah di sedot oleh senjata itu komandan marah tapi dia memaafkan mereka semua


" Hais syukur lah "


__ADS_2