SINCERE LOVE

SINCERE LOVE
BAB 2 Mengubah dari Awal.


__ADS_3

***Happy Reading***


Setelah menstabilkan emosinya, Huang An Ming akhirnya berjalan memasuki ruang tamu di villa Mu Ji Yan.


Huang An Ming merasa perutnya sangat tidak nyaman, mungkin karena terlalu banyak minum malam ini, duduk di teras, kakinya mati rasa, dan otaknya agak pusing.


Huang An Ming Melihat siluet Mu Ji Yan yang baru saja memasuki Ruangan, Hatinya terasa getir, meski sulit dipercaya dia menguatkan hatinya. Karena Surga memberinya kesempatan untuk mengulang kembali hidupnya maka dia takkan menyia-nyiakan kesempatan ini.


Di kehidupan masa lalunya, periode saat ini adalah awal penyesalannya yang tak berujung. Memejamkan matanya, Huang An Ming menghela nafas berat, dapatkah dia mengubah semuanya dari awal?


Setelah memikirkan semua kejadian di masa lalunya, Huang An Ming membualatkan tekad, bahwa dia akan membuat semuanya pasti.


Penyesalan seumur hidupnya adalah tidak menyampaikan perasaannya terhadap Mu Ji Yan, dia mulai mencintainya saat mereka masih kanak kanak. Huang An Ming masih ingat saat pertama kali dia melihat Mu Ji Yan, itu adalah hari ketika dia dan orang tuanya datang ke. Kediaman Mu saat Ulang tahun Kakek Mu.


Saat itu, pertama kalinya dia melihat seorang Bocah laki laki yang sangat mempesona, meski saat itu umurnya masih belia namun dia sudah mengagumi Mu Ji Yan, dan sejak saat itu dia mulai sering berkunjung ke Kediaman Mu, namun meski begitu Mu Ji Yan kecil tampak tidak menghiraukannya meski Ibunya selalu menegurnya untuk bersikap baik padanya.


Ada suatu ketika dia bermain di Kediaman Mu dan tersesat dan tanpa sengaja terjatuh akibat tersandung batu dan lututnya berdarah, saat itu usianya masih enam tahun, dan seorang gadis kecil. Jadi dia sangat ketakutan saat itu, dia menangis terisak dan meminta tolong namun tidak ada yang menolongnya,


Dan tak lama setelah itu muncul bocah laki laki yang tak lain Mu Ji Yan, yang memandangnya sedikit kesal dan berkata Karena kamu penakut mengapa berlarian sendiri, hmpph.

__ADS_1


Meski dia memarahinya, Mu Ji Yan tetap membantunya, saat itu tinggi mereka hanya selisi beberapa inci namun Mu Ji Yan kecil mampu menggendongnya dipunggungnya.


Huang An Ming kecil merasa bahwa Mu Ji Yan adalah Malaikat yang dikirim tuhan kepadanya, dan setelah kejadian itu Huang An Ming kecil telah menetapkan dihatinya bahwa Mu Ji Yan adalah tujuan Hidupnya.


Tanpa sadar air mata Huang An Ming menetes mengingat kenangan masa kecilnya, Mulutnya tersenyum namun ada kegetiran yang menyertainya.


Dia ingin Mu Ji Yan tahu bahwa ada seseorang yang mencintainya begitu dalam, dan tak meminta balasan, Huang An Ming ingin memberitahukannya dengan jelas bahwa dia hanya ingin kebahagiaannya terpenuhi, dia tidak akan menghentikan Mu Ji Yan mengejar Li Rourou!


Sebaliknya, Huang An ming akan membantu Mu Ji Yan, biarkan Mu Ji Yan melihat dengan jelas, kalau dia memikirkan Kebahagiaanya dan bahkan membantunya mengejar cinta sejati yang dia yakini!


Dari awal hingga akhir, musuh terbesar Dalam kehidupan terakhirnya tidak pernah menjadi Li Rourou, tetapi kenangan Mu Ji Yan, yang tidak mau dan masuk akal ketika dia masih muda! Kenangan yang menyakitinya. Kenangan yang tak pernah Mu Ji Yan lupakan, saat ibunya meninggal.


Menghela napas, Huang An Ming bangkit dari sofa dan berjalan ke tangga, Mendukung dirinya didinding Huang An Ming perlahan naik ke lantai dua tempat Mu Ji Yan berada.


Malam ini dia akan membuat semuanya jelas, Huang An Ming ingin memberitahukan perasaannya kepada Mu Ji Yan. Dia ingin membiarkan Mu Ji Yan tahu dengan jelas, mungkin saja Mu Ji Yan selalu tahu bahwa dia selalu menyukainya.


Namun, karena dia belum pernah mengaku sebelumnya, dan sulit untuk mendapatkan keberanian untuk pengakuannya, sekarang dia ingin Mu Ji Yan itu tahu dengan jelas betapa besarnya cintanya yang selama ini hanya menjadi rahasia yang dia sembunyikan di dalam hatinya selama lebih dua dekade!


Huang An Ming ingin membuat cinta rahasia seperti pantomim ini benar-benar membingungkan Mu Ji Yan! Huang An Ming ingin dia tahu kasih sayang yang dalam dan kesabarannya.

__ADS_1


Dia ingin Mu Ji Yan melihat dengan jelas bahwa ada seseorang yang selalu bersembunyi dalam bayang yang selalu menunggunya, dia juga ingin Mu Ji Yan melihat dan merasakan kasih sayang tertinggi darinya!


Huang An Ming berjalan ke ruang belajar Mu Ji Yan, dia melihat pintunya tidak sepenuhnya terkunci. Kesenjangan yang tersisa cukup bagi Huang An Ming untuk melihat pria yang sedang bekerja di dalam ruangan itu.


Huang An Ming, agak ragu, apakah dia akan cukup berani mengakuI perasaanya kepada Mu Ji Yan? Meski dia melewati dua kehidupan, tetap saja Huang An Ming masih merasa gugup didalam hatinya. Bagaimana jika nantinya Mu Ji Yan bahkan tak menghiraukan perasaannya?


Huang An Ming Masih linglung, saat suara magnetik menariknya dari mimpinya, pemilik suara itu adalah Mu Ji Yan.


"Sejak anda datang, Mengapa hanya berdiri di pintu?" terdengar suara dari dalam ruangan, Pria di dalam tiba-tiba mengangkat matanya dan melihat pintu setengah tertutup, dia bisa melihat siluet Huang An Ming dan mendengar pernapasannya yang berat akibat terlalu banyak minum.


Ada apa Wanita ini datang ke ruang belajarnya? Tatapannya bertabrakan dengan Mata Huang An Ming, ada banyak pertanyaan di benak Mu Ji Yan, Mengapa dia bisa melihat berbagai emosi didalam mata perempuan itu yang sulit dia tebak. Atau mungkin itu hanya perasaan-nya saja.


Ya, itu mungkin karena akhir akhir ini, dia sedikit istrahat saja.


Huang An Ming mendorong pintu terbuka dan berjalan masuk, tidak ada kecemasan, namun ada sedikit cinta dan kesunyian yang mendalam dari tampangnya.


Ekor Mata Mu Ji Yan mengikuti setiap gerak-gerik Wanita didepannya, Saat Wanita itu Tiba didepan Meja kerjanya dia bisa melihat bahwa Huang An Ming tampak berkeringat dingin.


Apa yang membuat wanita ini merasa gugup?

__ADS_1


**TBC**


__ADS_2