
"Ini kamarnya Tuan, Mohon maaf atas kesalahan pegawai saya sebelumnya.." Ucap Perempuan Itu sembari tersenyum hangat pada Qin Tian sebelum pergi
Qin Tian pun masuk kedalam kamar itu dan menaruh Perempuan yang dia selamatkan sebelumnya keatas kasur yang ada dikamar itu
"Sungguh merepotkan, Lebih baik aku menuju kehalaman terlebih dahulu. Aku harus masuk ke Akademi Langit setelah menciptakan sebuah teknik menyerang" Ucapnya sembari berjalan keluar
Halaman, "Hm? Sangat sulit untuk membuatnya.. Tunggu! Sistem, Buka toko teknik" Ucap Qin Tian sembari duduk bersila
[Ding ~ Toko Teknik dibuka, Silahkan anda pilih. Untuk pembelian pertama kali akan sistem beri diskon 80%]
"Haha.. Ini memanga sangat hebat.. Sistem, Berapa poinku?"
[Ding ~ Data poin sebagai berikut]
Poin : 0
Poin Emosi : 100 (waktu ch.5 saat para bawahan ketakutan)
Poin Bonus : 79
__ADS_1
"Hm.. Kalau begitu aku akan membeli teknik milik dewa kegelapan, Teknik Tatapan Kematian!" Ucapnya sembari memencet sebuah teknik seharga 100 poin bonus atau 400 poin Emosi atau 200 poin
[Ding ~ Pembelian berhasil, Poin bonus berkurang 20]
"Baiklah.. Saatnya mempelajari teknik ini, Eh. Benar juga, Sistem.. Gunakan poin Emosi untuk mempelajari teknik ini sampai tahap ahli" Ucapnya sembari tersenyum tipis
[Ding ~ Mempelajari Teknik Tatapan Kematian, Menggunakan 50 poin Emosi]
"Teknik ini.. Sangat hebat, Haha! Kalau begitu aku akan pergi menuju ke akademi langit besok.." Ucapnya sembari tersenyum lebar
Dikamar Penginapan Matahari, "Ugh.. A.. Aku dimana? Uah!! Kenapa aku ada disebuah kamar? Apa aku.." Ucapnya yang belum selesai karena ucapan Qin Tian
"Kakak akan kemana? Siapa namamu kak?" Ucap Perempuan itu sembari memandang Qin Tian
"Kakak? Aku masih berusia 16 tahun, dan namaku Qin Tian.." Ucapnya sembari memandang perempuan itu
"Ya, Tapi umurku 15 tahun. Berarti kau lebih tua dariku, Tadi kakak bilang Qin? Apa kau orang yang tersisa dari keluarga Qin?" Ucap Perempuan itu sembari memandang Qin Tian
"Ya.. Begitulah" Ucapnya sembari mengepalkan tangannya
__ADS_1
"Kalau begitu, Ikutlah denganku.. Keluarga Qin.. Belum musnah sepenuhnya.." Ucapnya sembari memandang Qin Tian
"A.. Apa maksudmu belum musnah?" Ucap Qin Tian yang merasa bingung dengan perkataan perempuan itu
"Ya.. Aku berasal dari keluarga Qin Utara, Namaku Qin Xun.. aku adalah anak dari Qin Hong" Ucap Qin Xun sembari memandang Qin Tian
"Apa maksudmu Paman Hong? Cepat bawa aku Kesana.. Aku harus secepatnya kesana!" Ucap Qin Tian sembari menarik tangan Qin Xun
Qin Xun bisa mengerti apa yang Qin Tian rasakan, Dia pasti merasa tertekan sama sepertinya pada saat melihat keluarga Qin yang tersisa terluka
Qin Tian dan Qin Xun pun pergi menuju ketempat keluarga Qin yang tersisa berada, Mereka dengan secepatnya berlari kesana
Sesampainya Disana, "Haha! Keluarga Qin akan musnah sekarang!" Teriak seorang pemuda yang tak lain adalah tuan muda keluarga Lin, Lin Huai bersama dengan para prajuritnya melawan keluarga Qin yang tersisa
"Lin Huai! Sialan kau!" Ucap Qin Tian yang datang dari belakang Lin Huai dan dengan cepat memegang kepalanya lalu menekannya sampai pecah dan membakar bagusan tubuh lainnya dengan api iblis
Dalam hitungan detik para prajurit Lin Huai terbakar sampai lenyap menjadi abu, "I.. Itu Tuan Muda Tian.. Tuan Muda Tian masih hidup!" Ucap Qin Hong sembari menunjuk kearah Qin Tian
Bersambung
__ADS_1