
Malam hari yang sunyi, para penduduk tidak berani keluar karena sedang terjadinya baku tembakan antara 3 Mobil hitam misterius dan 1 mobil sport
Ada juga yang langsung menghubungi polisi tentang kejadian itu tapi alasan polisi sekedar kamu akan segera mengatasinya
Tapi tidak ada satupun polisi yang turun tangan. Tebakan Niko ternyata benar jika yang sedang memburunya adalah anak buah dari Geng Serigala Besi
Mobil sport Niko penuh dengan bekas peluru, kaca belakang mobil pecah dan untung saja tidak ada yang menembak ban
Niko dan Leon yang hanya bisa mengendarai mobil dengan pengetahuan dasar tiba tiba di tantang untuk kejar-kejaran tapi yang menjadi mangsa adalah mobil Niko
“Leon! Tambah kecepatan mobil! Tidak perlu khawatir mobil rusak karna memang sudah rusak!” Teriak Niko
“Tapi tuan! Aku tidak terlalu ahli menyetir!” Balas Leon berteriak
“Disinilah dan saat ini kau harus menjadi ahli! Aku beritahu sekali lagi! Jika kau ingin mengikutiku! Baku tembakan tidak akan bisa dihindari!” Teriak Leon lagi
“BAIK TUAN!”
Leon menancap sampai angka speedometer menyentuh 260. Tidak mau kalah ketiga mobil tersebut juga menambah kecepatan dan terus menembaki mobil Niko
Banyak tembakan yang berhasil Leon hindari dan bayak juga tembakan yang mengenai mobil. Untuk berharap tidak tertembak itu tidak mungkin karna 1 mobil hitam ada 3 orang yang menembak dengan UMP14 dan hanya 1 mobil saja yang 2 orang karna 1 orangnya sudah dibunuh oleh Niko
Ria masih menutup telinga dan matanya serta terus menangis karna kejadian ini memang bukan untuk anak gadis seperti dirinya
“BANGSAAAAAT! “ Teriak Niko kemudian menembakkan 2 butir peluru. Dengan kemampuam menembak tingkat tingginya, dengan mudah dia membunuh 2 orang
Dorr dorr
Niko sebenarnya bisa saja membunuh mereka semua jika peluri pistolnya mencukupi tapi sekarang sisa 4 peluru lagi di pistolnya
Niko melakukan serangan balas juga ketika beberapa dari mereka mengisi ulang peluru UMP14 mereka. Leon benar benar fokus mengendarai mobil dia berusaha sebisa mungkin untuk menggocek ketiga mobil hitam geng serigala besi
Tanpa mempunyai pengalaman dan pengetahuan apapun dalam mengendarai mobil. Dalam kejadian yang sedang terjadi saat ini, Leon sadar akan sesuatu tentang dunia ini, Leon yang telah hidup sangat susah dan berjuang untuk bertahan hidup.
Sesusahnya dirinya dulu rupanya lebih susah menjadi seorang yang mempunyai kekuasaan, mereka harus menghadapi kematian yang siap datang kapan saja
Apalagi jika orang tersbut mempunyai musuh, diantaranya adalah saingan bisnis, orang yang tidak suka kehadiranya, orang yang takut kekuasaannya digantikan, orang yang takut dirinya hilang suara dari masyarakat yang mendukungnya dll
“Tuan muda! Mungkin aku sedikit tidak sopan tapi Sebenarnya mereka semua siapa! Kenapa sampai menggunakan senjata! Bahkan aku juga keheranan tidak ada polisi yang datang setelah mendengar suara tembakan yang banyak ini!!!” Ucap Leon dengan suara yang tinggi
“Leon! Kau harus ingat ini dan tanamkan diotakmu itu. Jika kau ingin menjadi orang yang berkuasa dan disegani kau harus bersiap setiap saat karna pasti ada orang yang selalu akan menjatuhkanmu!” Jelas Niko
-Cihh, padahal Niko sendiri yang mencari gara gara :v
Mendengar penjelasan Niko, Leon terdiam sejenak karna apa yang dia katakan sama dengan apa yang dia pikirkan tadi
“Tuan apakah tidak ada cara untuk kita menghilang dari pandangan mereka! Bensin mobil ini setiap menit terus berkurang! Mungkin aku nabrak sesuatu yang tajam ketika ngedrift tadi dan ada kebocoran! “ jelas Leon ketika melihat tanda di speedometer yang menunjukkan bensin terus berkurang
__ADS_1
‘SIALANNN, aku harus memikirkan cara supaya dapat mengatasi mereka ! Jika tidak bisa aku harus mencari cara supaya bisa lolos!’ Pikir Niko
Didalam salah satu mobil Hitam
Ada seorang yang memiliki bekas luka di hidungnya yang memanjang sampai pipi sedang menelepon seseorang
“Bosss! Aku telah menyudutkan mereka! Dan seperti yang boss katakan walaupun dia berhasil menghilangkan bukti video perkelahian , tidak bisa hilang jika ciri ciri orang tersebut hilang juga!” Jelas orang Tersbut
“Benar Matias! Ciri ciri tidak bisa di ubah apalagi warna pupil matanya yang merah itu! Dia pikir bisa lolos dari geng serigala besi dengan mudah! Hahaha… aku ingin kau tangkap hidup hidup si mata merah itu! Maksud hidup hidup bukan berarti tidak punya luka kan !! Hahaha”
“Laksanakan Boss!” Balas Matias
“Anak anak! Kita dapat perintah! Tidak peduli jika mereka terluka sekalipun asalkan hidup kita bawa mereka ke hadapan boss!” Teriak Matias
Kembali Ke Niko
“Tuan Muda! Kenapa kita tidak menembak ban mereka saja! Supaya mobil hilang kendali!” Ucap Leon memberi saran
“Itu ide yang bagus Leon! Tapi akan susah karna sekarang kita sedang di jalan yang lurus! Ban mereka tidak terlalu kelihatan ! Kita harus mencari celah seperti belokan!” Balas Niko
“Benar! Belokan! Jika kita belok mereka juga belok dan kita akan mendapatkan celah buat menembak ban mereka! Apalagi ketika belok! Mereka akan hilang keseimbangan dan menabrak satu sama lain! Tuan muda sangat jenius!” Ucap Leon
“Keberuntungan ada di pihak kita tuan muda! Kalau aku tidak salah aku tau jalan ini dan 800meter lagi ada belokan yang sedikit tajam ambillah kesempatan itu tuan muda jangan sampai meleset!” Jelas Leon
“Heh, aku tidak pernah meleset Leon!” Balas Niko sambil menyombongoan dirinya karna mempunyai keterampilan Menembak tingkat tinggi
Jika Niko duduk dan ria diatasnya akan susah untuk Niko membalas tembakan jadi dia membalikkan posisi dirinya diatas dan menghadap kebelakang supaya lebih mudah menembak
Niko tidak perlu khawatir tentang tembakan musuh karena ada kerusi mobil menjadi tamengnya
“400 meter lagi Tuan!” Teriak Leon
“Ria bersiap berpegangan ke sesuatu!” Ucap Niko
Pluk
Ria dengan cepat memeluk sesuatu sampai Niko pun terkejut. Rupanya Ria memeluk Bagian perut Niko
“Hey! Apa yang kau lakukan!” Ucap Niko
“Hiks hiks aku memegang sesuatu bodoh!” Teriak Ria sambil menangis
“Eghh” Niko merasa tidak nyaman dengan adegan tersebut
“Tuan muda belokan sudah terlihat didepan! Bersiap lah!!!” Teriak Leon
Vrooooommm vrooomm scretchhhh
__ADS_1
“Aaaaaa” teriak Ria
“Tuan! Matias mereka belok! “ ucap satu anak buahnya
“Heh, Ikuti mereka! Percuma mereka mengubah arah hasilnya tetap akan sama!! Hahaha” Ucap Matias dengan suara tinggi
“Tuan muda Mereka sudah belok! Sekarang!” Teriak Leon
“Eghhh, dorr dorr dorr dorr” Niko awalnya kesusahan karena Ria membatasi pergerakan Niko tapi karena keterampilan menembak dia bisa menyesuaikan posisi mana yang bagus untuk menembak
Pssshhh pshhh pshhh boomm
“Tuan! Mereka menembak ban ketika mobil kita! Mobil Kita kehilangan kendali! “
“BANGSAAAATT!!!”
Mobil hitam di kanan bannya meletus dan menabrak mobil ditengah, kemudian mobil ditengah oleng ke kiri dan menabrak mobil dikiri
Mobil yang dikiri menabrak pipa air pinggir jalan membuat pipa tersebut meletus dan mengeluarkan air yang deras dan membuat mobil tersbut terpelanting ke arah mobil ditengah
Kedua mobil kiri dan tengah sudah berhenti dan kedua mobil tersbut banyak yang rusak mau itu dari lecet dan atapnya hancur
Sedangkan mobil satunya yang dikanan tempat Matias berada terus oleng ke kiri dan kanan dan akhirnya menabrak tiang lampu jalan
Tiang lampu itu jatuh ke atas Matias yang sedang melihat ke atas dari kaca depan yang sudah hancur dan retak
“Siall” brukkk
Tiang lampu jatuh di atas mobil Matias, mobilnya langsung hancur mengikuti panjang tiang lampu jalan
Matias tertindih tiang lampu dan kaca kaca mobilnya menusuk setiap tubuh matias bahkan matanya juga tertusuk
Darah keluar dari mata mengucur ke telinganya Matias. Dan disitu ketika kelompok Matias kecelakaan Hp yang Matias bawa masih tersambung ke bossnya
Sampai suara kecelakaan terdengar oleh bossnya, Boss serigala besi mengebrak gebrak meja kantornya dan mengeluarkan kata kata indah
“BANGSATT, SIALAN, KEPARATTT!!!! “
Kembali ke Niko
Leon menghentikan mobil dan mengambil nafas panjang, karna ini pertama kali buatnya membuat nafas tidak teratur
Ria masih saja memeluk tubuh Niko dengan erat karna kepanikan ketika belok dadakan tadi
“Hey, sekarang sudah aman! Bisa tolong lepaskan?” Ucap Niko
Ria tidak menjawab melainkan membenamkan wajahnya dan menggelengkan kepalanya menandakan dia tidak mau
__ADS_1
“Hahhhhhh….”