
Setelah selesai melakukan pembayaran sebesar 50 JT, Gilang pun keluar dari toko komputer tersebut dan Gilang berencana untuk mengunjungi villa mawar yang berada di jalan xxx, Jarak di tempat Gilang sekarang ke villa mawar Berkisar 1 jam perjalanan jadi kalau tidak macet.
Saat sampai di komplek villa tersebut dia langsung pergi ke ruang satpam untuk menanyakan letak villa tersebut.
"Pak satpam saya mau bertanya, Dimana letak villa mawar"Kata Gila sambil berhenti di depan pos satpam.
"Oh villa mawar dek kalo gitu ada keperluan apa ke villa mawar tersebut dek?"kata pak satpam.
"Saya mau mengunjungi villa milik Saya pak"kata Gilang, Dua satpam pun terkejut karena villa mawar itu villa terbesar di kompleknya dan beberapa jam ada rumor kalo villa mawar tersebut sudah ada yang mengisinya.
"Oh villa mawar de Mari Saya antar"kata satpam tersebut sambil menaiki motor miliknya.
Dan Gilang pun mengikuti motor pak satpam, Setelah beberapa menit akhirnya kedua orang itu sudah sampai di depan villa mawar tersebut, Gilang yang melihat Villa tersebut dibuat terkejut karena dia tidak mencari keberadaan villa tersebut hanya Gilang tau komplek villa tersebut.
Di depan villa terdapat dua satpam yang menjaga villa tersebut, Dua satpam yang melihat teman dan juga orang yang tidak dikenal pun langsung mendekatinya dan bertanya kepada satpam tersebut.
"Barjo mau apa kamu kesini?"kata satpam penjaga villa
"Saya mau mengantar kan tuan muda ke Villa mawar bang"kata Barjo
"Bang perkenalkan tuan muda Gilang dia pemilik villa tersebut"lanjutnya
Kedua satpam pun menoleh ke arah yang di tunjuk Barjo sebagai bawahannya dan dia terkejut karena motor yang di naikin Gilang itu harganya 1M - 2,5M, Dan kedua satpam penjaga villa mendekat ke arah Gilang dan menanyakan apa benar dia pemilik villa tersebut karena setiap villa mempunyai kartu akses masuk villa.
"Tuan muda Gilang perkenalkan nama saya Dani dan temannya saya bernama emen"Kata Dani memperkenalkan diri dan temannya.
"Salam kenal pak Dani dan pak emen"Kata Gilang ramah.
__ADS_1
"Apakah tuan muda Gilang mempunya semacam kartu karena dengan kartu tersebut tuan muda bisa memasuki villa tersebut"Kata Dani menjelaskan tentang kegunaan kartu villa.
Gilang pun mengeluarkan kartu tersebut di dalam dompet dan dia menyerahkan kartu tersebut kepada pak Dani untuk mengeceknya dan ternyata benar Gilang adalah pemilik villa tersebut Dan pak Dani dan menyuruh Barjo untuk melakukan tugasnya lagi dan tidak lupa juga Gilang memberi uang 8 lembar merah untuk pak Barjo dan temannya.
Gilang dan pak Dani memasuki villa tersebut Sedangkan pak emen dia memasukan motor Gilang ke halaman villa tersebut.
"Tuan Gilang anda coba kartu yang tadi di berikan ke saya dan letakkan kartu tersebut ke layar yang ada di gagang pintu tersebut" Gilang pun melakukan apa yang di suruh oleh pak dan pintu bisa terbuka Gilang dan pak Dani pun langsung masuk ke dalam villa tersebut .
Di villa tersebut ada 5 kamar dan 1 kamar utamanya yang berada di lantai dua setelah selesai berkeliling di dalam villa Gilang dan pak Dani sekarang berada di halaman belakang di halaman belakang villa,Ada kolam berenang, lapang basket.
Setelah puas berkeliling Gilang pun akan pulang karena sekarang sudah menunjukan pukul 7 malam dan dia berpamitan kepada dua Satpam penjaga villa Gilang juga memberikan uang 10 lembar merah untuk dibagi menjadi dua,Gilang memberi perintah kepada pak Dani untuk mencarikan pembantu untuk villa tersebut Dan pak Dani pun menyanggupi nya.
Gilang saat ini sedang di jalan menuju arah pulang ke rumahnya saat di tengah perjalanan Gilang melihat 10 bocah berkisar usia 4-10 tahun sedang mau menggelar terpal untuk mereka tidur.
Gilang yang melihatnya pun sedih dan Gilang menepikan motornya ke sisi jalanan dan Gilang langsung turun dari motornya, Gilang mendekat kearah 10 orang anak kecil tersebut.
Gilang yang melihat seorang anak kecil berkisaran 10 tahuna sambil membawa balok kayu pun langsung berbicara kepada anak kecil tersebut untuk menjatuhkan balok kayu tersebut.
"Dek simpan balok kayu itu ngapain bawa balok kayu itu Kaka gak ada niatan berbuat jahat kepada kalian"kata Gilang kepada anak kecil tersebut,Anak kecil yang tadi membawa balok pun dengan sendirinya menjatuhkan balok kayu tersebut.
"Mau apa kaka kesini?"kata anak kecil tadi yang membawa balok bertanya kepada Gilang.
"Kaka mau berbicara kepada kalian kenapa kalian bisa tidur di sini?"kata Gilang kepada anak kecil tersebut.
"Kami tidak punya rumah kak rumah panti yang dulu sudah di hancurkan dan di jadikan komplek perumahan"kata anak kecil dengan nada sedih.
Gilang yang mendengarnya pun sedih dia berencana untuk membawa 10 anak kecil tersebut ke panti asuhan milik bibi rosa dan dia pun menelepon bibi rosa untuk meminta izin agar 10 anak kecil tersebut bisa di tampung di.
__ADS_1
"Halo bibi Rosa"kata Gilang
"Halo juga nak Gilang ada apa nak Gilang malam begini nelpon ke bibi kalo ada keperluan tinggal ke panti nak Gilang"kata bibi Rosa.
Saya gak lagi di rumah bi saya lagi di jalan menuju pulang dan saya melihat 10 anak kecil yang sedang menggelar terpal karena panti asuhan nya di gusur mau di jadikan komplek perumahan dan saya menelpon bibi untuk meminta izin buat membawa 10 anak tersebut ke panti apakah boleh bi?"kata Gilang meminta izin ke bibi Rosa.
"Boleh nak Gilang bawa aja ke panti kasihan anak kecil gk berdosa sudah merasakan kerasnya hidup di luar"kata bibi Rosa memberikan izin kepada 10 anak kecil tersebut untuk tinggal di panti.
"Kalo gitu terimakasih maaf mengganggu waktu istirahat bibi"kata Gilang sambil memutuskan sambungan telepon.
Gilang melihat ke anak kecil tersebut dan dia berbicara kepadanya apakah mau tinggal di panti baru.
"Dek nama kamu siapa? Apakah ade mau ke panti baru?"kata Gilang kepada anak kecil tersebut.
"perkenalkan namaku Ciko dan soal tawaran panti aku harus berdiskusi dulu dengan teman ku yang ada di sana"Kata Ciko sambil menunjuk ke sembilan anak kecil yang melihat kepada Ciko dan Gilang, Gilang dan Ciko mendekat kepada sembilan anak kecil tersebut untuk berdiskusi.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
nanti kalau ada waktu satu chap lagi,kalau sempat itu juga xixixixixixi
kalo begitu terimakasih kasih telah menunggu update novel ku.
__ADS_1