
Setelah beberapa menit renji sudah sampai di sekolah dan langsung memakirkan motornya ditempat parkir khusus motor, banyak siswa-siswi lain yang melihat renji membawa motor terkaget karena mereka tau bahwa motor tersebut motor mahal, renji yang melihat tatapan dari mereka hanya diam dan melanjutkan jalan menuju kelas, dijalan menuju kelas pun banyak murid-murid lain yang melihat kearah renji karena wajahnya yang semakin tampan dan tinggi nya seperti atlet.
Setelah memasuki kelas renji langsung duduk di tempatnya yang paling belakang dan melihat kearah jendela sambil menunggu guru memasuki kelas.
Beberapa menit kemudian
Guru pun memasuki kelas tetapi tidak memulai pelajaran melainkan memberitahu bahwa ada murid baru yang memasuki kelas ini.
"Baik anak-anak kita mendapatkan murid baru dan semoga kalian bisa berteman baik dengannya" ucap guru kelas.
"Kamu silahkan masuk" ucap guru kelas sambil melihat kearah pintu masuk.
Lalu murid itu pun masuk dan semua siswa tercengang dengan pesona ini.
"Kamu perkenalkan dirimu" ucap guru kelas.
"Nama saya Elena rose umur saya 18 tahun" ucap elena murid baru.
"Baik kamu boleh duduk di samping renji" ucap guru kelas.
"Baik pak" ucap elena.
Lalu elena berjalan kearah duduk renji dan berkata.
"Perkenalkan namaku elena rose" ucap elena.
"Renji Syu" ucap renji dingin dan singkat.
Elena yang mendengar ucapan renji dengan renji kesal.
'Cih sombong sekali orang ini' batin elena.
Lalu pelajaran dimulai dan seperti biasa kita dan skip aja.
Skip...
Pelajaran pun usai dan renji menghampiri Bernard dan berkata.
"Hei nard ayo kita kekantin" ucap renji.
"Ya ayo" ucap Bernard lalu berjalan keluar kelas dan menuju kantin.
Beberapa saat mereka berdua pun sudah nyampai kantin dan langsung duduk ditempat seperti biasanya mereka duduk lalu Bernard langsung berbicara kerenji.
"Hei kau mau pesan apa?" tanya Bernard.
"Hmmm, aku bubur ayam saja" ucap renji lalu mengambil uang di kantong nya dan diberi kebernard.
"Baiklah" ucap Bernard lalu berjalan ketempat penjual bubur.
"Mas bubur nya dua ya" ucap Bernard.
"Baik ditunggu ya" ucap penjual bubur.
Beberapa saat kemudian bubur pun jadi.
"Ini buburnya dek" ucap penjual bubur.
"Oke nih uang nya makasih ya mas" ucap Bernard.
"Sama-sama dek" ucap penjual bubur.
Lalu Bernard berjalan ketempat duduk dan meletakkan bubur diatas meja.
"Nih buburnya" ucap Bernard.
"Terimakasih nard" ucap renji.
"Oke santai saja" balas Bernard.
__ADS_1
Lalu mereka berdua pun memakan bubur tersebut hingga beberapa menit, setelah memakan bubur mereka pun langsung pergi menuju kelas karena mereka malas karena keadaan kantin yang sangat ramai.
Mereka berdua pun langsung membuka pintu kelas dan langsung duduk ditempat masing-masing hingga beberapa menit sebelum mulai pelajaran dimulai kembali.
Beberapa menit kemudian guru pun langsung memasuki kelas dan memulai pelajaran sampai sore hari.
Beberapa jam kemudian jam pun menunjukan kearah 15.30.
Renji langsung merapihkan alat-alat sekolah dan langsung pergi keluar kelas lalu pergi menuju tempat parkir, diperjalan kearah tempat parkir renji pun dihalangi oleh teman-temannya yang selalu membullynya.
"Hei-hei mau kemana kau pecundang" ucap Joey yang paling depan.
"Pulang" ucap renji singkat padat dan acuh.
Lalu pergi meninggalkan mereka semua, mereka yang diacuhkan lalu ditinggal pun kesal dan berkata.
"Hei pecundang awas kau ya" ucap Joey dengan marah.
Lalu Natan yang teman Joey pun menenangkan nya.
"Joey kau santai saja ketika kita pulang kita langsung menghadang dia lalu menghajar kaya waktu lalu" ucap Natan memberi saran.
Joey yang mendengar saran dari Natan berfikir.
"Ya kau benar kita akan menghadangnya ketika pulang nanti" ucap Joey.
Dan balik lagi ke renji yang sudah sampai ditempat parkir motor, setelah menaiki motor mahalnya renji melihat teman sekelasnya yang bernama elena sedang dibuntuti oleh sekelompok orang memakai jas hitam kearah gang sempit, renji yang melihat itu langsung turun dari motornya dan mengikuti elena dan melihat apa yang terjadi.
Elena yang merasa sedang dibuntuti pun langsung pergi kearah gang yang sempit dan ingin melihat siapa yang berani membuntutinya, setelah sampai digang yang sempit elena membalikan badan dan melihat ada orang yang memakai jas hitam berjumlah 5 orang sedang melihat kearah elena.
"Siapa kalian semua?" tanya elena.
"Kau tidak usah tahu dan sebaiknya mengikuti kami saja atau tidak kami akan membawamu secara paksa" ucap orang berjas hitam yang paling depan.
"Owh begitu ya baiklah kalau kalian bisa" ucap elena lalu memasang kuda-kuda.
Mereka yang melihat elena melawan langsung memasang kuda-kuda lalu melesat kearah elena.
"Apa mereka mau melawan dia sendiri?" gumam renji sambil memperhatikan terlebih dahulu kondisinya.
Renji yang melihat mereka semua melesat kearah elena masih berdiam diri menunggu momen yang pas untuk ikut campur.
Mereka yang melesat langsung memukul elena dari segala arah, dan elena yang dipukul pun hanya menghindar dan menangkis pukulan mereka dengan mudah, setelah beberapa saat elena bosan dan menjadi lebih serius, mereka yang melihat elena serius langsung waspada karena dari tadi elena berhasil mengimbangi mereka berlima tanpa kesusahan.
Renji yang melihat dari belakang hanya tersenyum kecil dan berkata.
"Heh, lumayan juga dia" ucap renji.
Elena yang melihat mereka waspada langsung melesat dan memukul mereka semua dengan kecepatan yang sangat diluar nalar manusia.
Buakkk
Buakkk
Buakkk
Mereka semua pun mundur sambil memegang perut karena, elena yang melihat celah pun tidak membuang kesempatan dan melsat lagi kearah mereka dan memukul mereka hingga pingsan.
Pertarungan pun usai dan elena yang mau meninggalkan mereka semua mendengar tepuk tangan dari seorang.
'Prokk
'Prokk
"Waw kau sungguh hebat" ucap orang yang tepuk tangan dan yang lain dan bukan adalah Renji.
Elena yang melihat renji bertepuk tangan pun curiga.
"Kenapa kau ada disini?" tanya elena.
__ADS_1
"Hmmm, kenapa ya karena aku melihat mu tadi sedang dibuntuti oleh sekelompok orang dan aku awalnya mau membantu tapi tidak jadi karena kau sudah menyelesaikannya" ucap renji.
Lalu Renji langsung melihat status elena dengan matanya.
Nama: Elena rose
Umur: 18
Tinggi: 173
Kesukaan: 30 curiga terhadap renji
Keterangan: Pasukan tentara khusus (010)
Keluarga terkaya di Indonesia.
Setelah melihat status elena dengan matanya renji pun tersenyum kecil dan berkata.
"Hmm apa yang dilakukan keluarga terkaya di Indonesia disini?" tanya renji.
Elena yang mendengar perkataan renji pun sontak kaget dan memasang wajah yang serius.
"Kau kenapa kau bisa tahu?" tanya elena dengan wajah yang serius.
"Hmm, kenapa ya mungkin karena aku mengenal mu lebih dari siapapun prajurit 010" ucap renji sambil menyeringai.
Elena yang mendengar itu langsung memasang kuda-kuda beladiri dan berkata.
"Siapa kau?" tanya elena.
"Aku? aku adalah Renji Syu orang yang akan menjadi terkenal diseluruh dunia" ucap renji.
Gimana? seru gak? kalo ada saran komen ya
Jangan lupa
Like
Vote
Share
Komen
Kritik& Saran
S
E
L
A
M
A
T
M
E
M
B
A
__ADS_1
C
A