
Malam hari.....
''Hemm.. sepertinya aku ketiduran ? Juga, mengapa wanita itu belum juga kembali ? biasanya dia tidak pernah pergi selarut ini ? Hah...lebih baik aku membersihkan tubuh ku dulu ? jika nanti dia belum juga kembali baru aku pergi mencarinya " ucap Ling An mulai berdiri menuju kamar mandi
Walupun merasa sedikit kawatir terhadap kakaknya, namun Ling An mencoba tetap tenang, Karna dia yakin kakaknya pasti baik baik saja, melihat karakter dari kakaknya tidak mungkin dia akan melakukan hal hal bodoh
Tak berselang lama, setelah Ling An masuk ke kamar mandi, seorang wanita cantik dengan tubuh penuh luka berjalan masuk dalam gubuk tempat Ling An berada
Dapat terlihat, luka yang di alaminya cukup parah, wajahnya yang cantik terlihat agak memar dan di sekujur tubuhnya penuh dengan luka sayatan berbentuk cakar
Dia adalah Ling Xuer setalah meninggalkan Ling An tadi siang, dia langsung pergi ke hutan terdekat untuk berburu hewan buas, karna persediaan makanan mereka sudah habis dan dia juga tidak memiliki uang untuk membeli bahan makana, dia memutuskan untuk pergi berburu
Namun, pada saat dia sudah berhasil menggumpulkan beberapa hewan buas untuk di jual, dia tanpa sengaja bertemu harimau api yg merupakan binatang buas tingkat 5 , dengan tingkat kultivasinya yang masih berada di Penyempurnaan Roh *5 dia sama sekali bukanlah lawan dari binatang buas tersebut, apalagi kecepatan harimau api itu bisa menyamai seseorang yang berada di Jalan surgawi *5 sanggatlah tidak mungkin baginya untuk menang
Dengan usaha yang begitu keras, akhirnya dia berhasil melarikan diri, tapi hewan buas yang berhasil dia kumpulkan terpaksa dia tinggal, janggankan untuk membawa hasil buruannya melarikan dirinya saja sudah sanggat sulit
Setelah masuk ke dalam gubuk dia tidak melihat adiknya di tempat tidur, sehingga membuatnya cukup panik, tapi setelah mendenggar suara air di dalam kamar mandi baru lah dia sedikit lebih tenang
''Emm..Sepertinya adik sedang mandi, nampaknya dia sudah baik baik saja ? '' kata Ling Xuer dengan suara cukup lemah akhinya jatuh pinsang
Ling An yang sedang berada di kamar mandi, dia juga dapat merasakan ada seseorang yang menuju ke gubuknya, merasakan aura yang cukup akrab dia merasa sedikit senang, namun kesenangan itu tidak bertahan lama
Merasakan aura dari orang itu cukup lemah, Ling An langsung bergegas keluar dari kamar mandi, dengan hanya menggunakan kain penutup bagian bwahnya saja, setelah keluar dari kamar mandi dia dapat melihat seorang wanita cantik sedang terbaring di lantai
Melihat kondisi kakaknya yang sedang terluka cukup parah, Ling An mulai paham kenapa aura yang dia rasakan dari wanita itu sangat lemah, tidak mau membuang waktu, Ling An langsung mengangkat tubuh pisang kakanya ke kamar tidur
''Huhh .. Syukurlah dia hanya mengalami luka luar saja, melihat luka luka yang ada pada tubuhnya sepertinya ini akibat hewan buas'' ucap Ling An mehela napas lega
Setelah memastikan kondisi kakaknya tidak terlalu parah, Ling An langsung menuju ke ruangan depan untuk memanaskan air dan mencari kain bersih
Tidak berselang lama Ling An kembali dengan membawa air panas serta kain untuk di jadikan perban. melihat kakanya yang belum juga sadar Ling An hanya bisa mengertakan giginya, jika bukan karena dia sudah pasti kakaknya tidak akan terluka seperti ini
Sambil mehela nafas dan duduk di samping tempat tidur, Ling An mulai membersih membersihkan tubuh kakaknya, karna merasa susah membersihkan luka pada bagian tertentu di bagian tubuh Ling Xuer , Ling An akhirnya memotong sedikit demi sedikit pakaian milik Ling Xuer, agar mudah lebih mempermuda pekerjannya
Secara perlahan Ling An melepaskan potongan pakaian dari tubuh kakaknya, di mulai dari bagian atas. Ling An yang melihat kulit putih mulus milik Ling Xuer dan bukit kembar yang lumayan cukup besar, biji kecil di tengah tengah gunung kembar itu berwarna merah muda membuat Ling An berulang kali menelan silvanya
''gluk ...''
''Indahnya...'' puji Ling An mengagumi bukit kembar Ling Xuer
Walupun dari inggatan yang dia dapat dari pemilik asli tubuh , Ling An sudah sanggat sering melihat bahkan memegang bukit kembar Ling Xuer
Setelah menggangkat potongan kain bagian atas tubuh Ling Xuer, Ling An mengambil kain bersih yang sudah dia rendam dengan air panas dan mulai membersihkan luka di bagian dada Ling Xuer secara perlahan, setalah bersih Ling An mengoleskan salep yang dia beli dari toko sistem,
Karna kondisi Ling Xuer hanya mengalami luka luar, Ling An tidak mengunakan Pill penyembuh untuk mengobatinya, setalah Ling Xuer membaik barulah dia akan memberikan Pill kecantikan padaya
Saat melihat lagi bukit kembar Ling Xuer, Ling An kembali menelan silvanya, dan kembali memuji keindahan dan terawatnya kulit halus Ling Xuer
''Emmm'' Ling Xuer menahan suaranya agar tidak di denggar Ling An, sebenarnya dia sudah sadar sejak tadi pada saat Ling An menyentuh bagian dadanya
Jantung Ling Xuer mulai berdetak kencang, namun dia berusaha agar tetap tenang, dan terus berpura pura pingsan
Ling An yang tidak tau bahwa Ling Xuer sudah sadar, dia kembali membuka pakaian bagian bawah perut kakaknya, namun terhenti seketika, saat dia berpikir kembali jika melihat tubuh Ling Xuer yang telanjang, dia tidak bisa menahan diri lagi, baru melihat bukit kembar Ling Xuer saja jantungnya sudah berdetak sangat cepat
__ADS_1
''Lakukan saja, lagian tidak ada orang lain disini hanya kita berdua'' Pinta Ling Xuer pada Ling An
Spontan Ling An kaget dan terdiam seketika sambil menatap wajah kakanya yang sudah sadar
''Ta-tapi...!'' Jawab Ling An yang masih agak ragu ragu dan napasnya mulai terasa agak berat karna menahan gejolak dalam dirinya
"Bukankah dulu kamu sudah sering melihat tubuhku, bahkan kamu juga sudah pernah memegang ....'' Ungkap Ling Xuer agak malu malu dan tidak melajuntakan perkataanya, hanya menunjuk bagian bukit kembarnya
Menginggat kembali masa lalu dari pemilik tubuh, wajah Ling An mulai memerah karna malu, Karna apa yg di katakan Ling Xuer itu memang benar,
dari dia kecil hingga sekarang mereka selalu mandi bersama walaupun Ling An saat ini sudah berumur 18thn atau bisa di bilang dewasa, namu Ling Xuer tetap melakukan kebiasaanya bersama Ling An, dengan menarik napas dalam dalam Ling An mengikuti permintaan dari kakaknya
''Baiklah! jika ini permintaan mu, namun jika aku tidak bisa menahan diri jangan salahkan aku'' Batin Ling An tersenyum pada kakaknya
Ling Xuer kembali memejamkan matanya, dan dia juga berharap jika Ling An melakukan hal dewasa pada dirinya, sebab dia juga sudah memiliki perasaan terhadap Ling An, bukan hanya perasaan seorang kakak terhadap adik, tapi juga perasaan seorang wanita terhadap seorang pria
''Karna kamu juga tau kita bukan saudara kandung, jadi bukanlah masalah jika kamu melakukan itu pada ku ...'' batin Ling Xuer yang sanggat berharap hal itu terjadi malam ini
Detak jantung Ling An kembali berdebar kencang, saat potongan pakainya yang menutupi bagian bawah Ling Xuer sepenuhnya sudah terlepas, bukan kini terlihat lembah surga Ling Xuer yang tidak memiliki bulu, halus dan bewarna merah muda
''Sa-sangat indah ...!'' Gumam Ling An tanpa sadar
Ling Xuer yang merasa malu sekaligus bangga dengan pujian dari Ling An, jantungnya kini juga berdetak sangat kencang, lembah surganya juga mulai basah, akibat sentuhan tanggan Ling An saat menggangkat potongan kain yang menutupi lembah rurganya
Kemudian Ling An buru buru membersihkan luka goresan di paha Ling Xuer yang hampir mengenai organ intimnya, dan mulai mengoleskan salap penutup luka
Tapi, pandangan mata Ling An tidak beralih dari lembah surga milik Ling Xuer yang mulai basah, Karna tidak dapat menahan gejolak dalam dirinya secara naluri Ling An mendekatkan wajahnya pada lembah surga Ling Xuer dan mencium bau harum yang khas milik wanita
'''Emmm...!'' sotak Ling Xuer mendesah pelan saat bibir Ling An menempel di lembah surganya, dengan tubuh yang mulai gemetaran saat menikmati sensasi dari rasa nikmat yang belum pernah dia rasakan
Mendapatkan respon dari Ling Xuer, Ling An semakin bersemangat memasuki lidahnya dalam lembah surga, terdengar suara merdu Ling Xuer yang tidak dapat ditahan lagi, Karna bergitu berpengalaman pada kehidupan sebelumnya, Ling An mempu membuat Ling Xuer merasa seperti terbang kesurga.
-
-
-
Tingkatan Kultivasi
- Pembentukan Tubuh 1-9 /100 exp
- Pembentukan Inti 1-9 /1000 exp
- Penyempurnaan Qi 1-9 /10.000 exp
- Penyempurnaan Roh 1-9 /50.000 exp
- Jalan Surgawi 1-9 /100.000 exp
- Raja Surgawi 1-9 / 1.000.000 exp
- Kaisar Surgawi 1-9 /10.000.000 exp
__ADS_1
- Nirwana 1-9 /50.000.000 exp
- Mahayana 1-9 /100.000.000 exp
- Half Saint 1-3 /1.000.000.000 exp
- Saint 1-3 / 10.000.000.000 exp
- Monarch 1-3 /50.000.000.000exp
- Vanerable 1-3 /100.000.000 exp
- Dewa 1-3 /1.000.000.000.000 exp
- Dewa Sejati 1-3 /10.000.000.000.000 exp
- Jendral Dewa 1-3 /50.000.000.000.000 exp
- Raja Dewa 1-3 / 100.000.000.000.000 exp
- Kaisar Dewa 1-3 /500.000.000.000.000 exp
-
-
-
Tingkatan Senjata / Pill / Tehnik Beladiri / Aray Formasi / dan atefak
- Bumi
- Langgit
- Raja
- Kaisar
- Surga
- Kuno
- Suci
- Dewa
-
-
-
-
__ADS_1
-
- HAHAHAHA-