Sistem Petani Buah Di Dunia Sihir

Sistem Petani Buah Di Dunia Sihir
Bab 21: Pemulihan Kota Kumuh. Part 1


__ADS_3

Semua penduduk kota kumuh berkumpul di luar halaman rumah kosong yang sudah terbengkalai. Mereka datang karena saudara-saudarinya Luna menyebarkan lowongan pekerjaan. Leon menampilkan dirinya dengan busana bangsawan bersama Luna seketika mendapatkan tatapan sinis.


"Hey, apa benar tempatnya di sini!"


Penduduk kota kumuh sudah enggan untuk tetap berdiri dan mengurungkan niat untuk bekerja di bawah perintah bangsawan.


"Jika kalian terus menyimpan kebencian maka di hari selanjutnya kalian akan menjadi pendendam," Leon menyindir penduduk kota kumuh yang sudah mau meninggalkan tempat.


"Apa maksudmu!" Penduduk kota kumuh mulai emosi.


"Maksudnya adalah kalian pengecut yang hanya bisa membenci seseorang," ucap Leon dengan tatapan tajam.


Penduduk kota kumuh terdiam, bahkan yang emosi mulai sadar diri. Leon memakai sihir untuk membersihkan seluruh kotoran yang ada di tubuh setiap penduduk kota kumuh. Mereka mulai berpikir ulang tentang Leon, bahkan semuanya menunjukkan ekspresi serius untuk bekerja.


"Aku sudah tahu kenapa kalian ditelantarkan. Mereka di sana berpikir bahwa kalian sudah tidak mempunyai harapan untuk hidup. Namun, mereka salah karena kalian adalah hati Kerajaan Estonia yang bisa pulih kapan pun. Aku akan memulihkan kota ini dan bantuan dari kalian semua sangat diperlukan. Jadi, apa tanggapan kalian?" tanya Leon.


Penduduk kota kumuh yang mengenal Leon langsung menunduk hormat, sedangkan sisanya perlahan mengikuti yang lain. Leon menghampiri keluarganya Jena dan memberikan pakaian bersih.


"Mulai sekarang kalian akan bekerja di bawah perintahku," ucap Leon dengan senyuman.


Saudara-saudarinya Luna membagikan pakaian bersih untuk penduduk kota kumuh, sedangkan Luna mulai memilah usia, jenis kelamin dan pengalaman di bidang tertentu sesuai arahannya Leon. Total penduduk kota kumuh ada 2.500 jiwa terdiri 500 pria muda-dewasa, 400 perempuan muda-dewasa, 100 usia tua dan 1.500 anak kecil-remaja.


"Leon silakan dilihat laporan yang saya buat," ucap Luna telah selesai akan pekerjaannya sebagai asisten.


"100 pria dewasa memahami bidang pertanian, 200 perempuan muda-dewasa memahami bidang memasak dan 1.500 anak kecil-remaja memahami bidang promosi, hitung-hitungan dan jual beli barang!" Leon terkejut dengan kehebatan anak-anak kota kumuh.


Leon mulai bertindak dengan membawa 100 pria dewasa menuju lahan kosong yang akan dijadikan pertanian buah-buahan. Hal pertama yang harus dijelaskan adalah jenis buah dan cara penanaman sampai merawatnya. Leon menjelaskan secara cepat dan mereka justru memahaminya lalu meminta pada Sistem Petani Buah untuk sementara memberikan mereka izin menanam buah dari Bumi.


Izin menanam buah dari Bumi untuk sementara telah berhasil diberikan pada 100 orang!


"Buah apel merah, buah mangga dan buah stroberi harus berhasil kalian panen. Saat berhasil maka akan ada tambahan uang kerja!" ucap Leon.


Secara perawatan yang paling utama adalah metode penyaluran aliran Mana. Leon secara khusus akan melakukan metode tersebut karena dia mempunyai kapasitas Mana dalam jumlah besar. 100 petani buah langsung bekerja dan berikutnya adalah mengajarkan 200 perempuan muda-dewasa cara mengolah makanan dengan bahan utamanya buah-buahan.

__ADS_1


Leon menggunakan apel merah, mangga dan stroberi untuk olahan makanan. Apel merah seperti biasa akan diolah menjadi Apple Pie, mangga akan diolah menjadi Ice Cream Mango dan stroberi akan diolah menjadi selai. Leon memberitahu tiga resep sekaligus kepada mereka dan langsung paham.


"Sistem, aku akan memakai 3.000 apel merah, 2.000 mangga dan 2.000 stroberi!" Leon berbicara lewat pikirannya.


Sudah disediakan!


200 juru masak langsung bekerja dan berikutnya tidak ada yang perlu diajarkan pada 1.500 anak kecil-remaja karena mereka sudah paham apa yang harus dilakukannya. Leon akan menerapkan nilai jual olahan makanan ketika juru masak sudah menyelesaikan tugasnya.


Beberapa jam berlalu.


"Kalian bercanda," ucap Leon tercengang melihat hasilnya.


Apple Pie, Ice Cream Mango dan selai stroberi berhasil dibuat oleh pejuang dapur, padahal Leon memperlihatkan satu kali hasil percobaan. Mereka langsung bisa membuatnya, bahkan rasa tiga olahan makanan sangat mirip yang ada di Bumi.


"Pejuang dapur sungguh luar biasa!" ucap Leon mengingat di Bumi pernah gagal berkali-kali.


Ting! Resep olahan makanan Ice Cream Mango telah berhasil dibuat. 1.000 poin buah telah diberikan!


Leon baru ingat kalau Ice Cream Mango adalah olahan makanan terbarunya. Mereka memakai bahan secara hati-hati sehingga yang terpakai tidak sia-sia. Leon hanya bisa terpukau akan kehebatan tangan seorang perempuan ketika mengerti masak.


Selesai menyantapnya, mereka memutuskan untuk produk favorit adalah Ice Cream Mango senilai 1 koin emas.


"Itu kemahalan!" bantah Leon.


Appel Pie senilai 3 silver dan selai stroberi senilai 2 silver itu sudah wajar, bahkan mitra kerja menerapkan nilai tersebut. Leon berdiskusi dengan 1.500 anak kecil-remaja mengenai harganya sehingga memutuskan untuk menjualnya seharga 5 silver.


"Entah, siapa yang berani membelinya dengan harga segitu!" ucap Leon menunggu hasil dari mereka.


Leon memberikan pakaian rapi pada mereka agar penduduk Kerajaan Estonia memandang penampilannya. 1.500 penjual olahan makanan langsung bergerak dan Leon memutuskan untuk istirahat.


"Terima kasih atas kerja kerasnya, Leon!" ucap Luna dengan senyuman.


"Luna bagaimana hasilnya?" tanya Leon.

__ADS_1


Luna bertugas mengawasi 200 petani dan hasil laporannya mengatakan. "Semua berjalan lancar, bahkan mereka terlihat bersemangat!"


"Astaga, aku sangat bingung kenapa Kerajaan Estonia menelantarkan orang-orang hebat di kota kumuh ini." Leon menutup mata sejenak.


Luna menghampiri Leon untuk melihat wajahnya dari dekat. Saat Leon membuka mata betapa terpukau dirinya akan kecantikannya Luna seketika teringat Meylin.


"Ingin melakukannya?" Luna menggoda Leon dengan senyuman.


"Aku heran dengan profesimu sebagai pendeta!" jawab Leon dengan tatapan sinis.


"Aku sudah lepas dari profesi pendeta karena sekarang aku adalah asistennya Leon atau lebih tepatnya milikmu," ucap Luna.


Leon sangat mengantuk seketika tidur dengan Luna menatapi wajah pria yang menyelamatkannya. "Selamat tidur!" ucap Luna sambil mengelus Leon.


Ting! Selamat telah menjual 50 Apple Pie, 20 Ice Cream Mango, 100 selai stroberi. 2.500 poin buah telah diberikan!


Status: 43.190 Poin Buah


Jumlah Uang Keluarga: 300.450 koin emas


Jumlah Uang Pribadi: 12.650 koin emas


Buah Apel Merah: Bermanfaat untuk menyegarkan stamina (2.000 buah)


Buah Mangga: Bermanfaat untuk menyembuhkan luka luar (1.500 buah)


Buah Stroberi: Bermanfaat untuk kesehatan kulit (0 buah)


Buah Jeruk: Bermanfaat untuk menyembuhkan luka dalam (7.000 buah)


Buah Semangka: Bermanfaat untuk menyembuhkan luka permanen (5.000 buah)


Buah Melon: Bermanfaat untuk menghilangkan kutukan (5.000 buah)

__ADS_1


Akumulasi Data Telah Selesai!


__ADS_2