Spectrum Kehidupan

Spectrum Kehidupan
Ranger Pink Yg sadis


__ADS_3

Hari ini adalah hari ketiga kegiatan ospek, kami sekarang berbaris di lapangan untuk absen.. subuh tadi tidak ada insiden yang berarti buatku.. cuman hari pertama dan hari kedua aja yang ada insiden.. kalau hari pertama aku dihajar oleh mas danis dan mas akbar, hari kedua kemarin aku dihajar oleh mas bobby dan mas rudi.. masalahnya pun biasa aja, aku tersenyum ke lia yang ada di kelompok lain, aku langsung dipanggil panitia keamanan, ketika hendak dihukum, mas bobby lewat.. tanpa bicara lagi aku dihajar oleh mas bobby, wajah dan perutku yang jadi sasaran.. setelah itu aku disuruh masuk ke aula menyusul teman-teman untuk mengikuti materi..


pada saat materi aku kamar mandi, ga sengaja aku melihat ada maba yang dihukum, aku dipanggil lagi oleh panitia keamanan, aku ditempeleng oleh orang itu dengan alasan aku keluyuran waktu materi.. mas rudi kebetulan ada disitu..melihat aku ditempeleng mas rudi berdiri dan mendatangiku lalu memegang kerah bajuku, tinju kanannya bersarang di rahang.. aku berdiri sambil memegang rahang ku yang sakit.. ada apa dengan teman-teman kos ku ini.. apa sengaja mereka menguji kesabaran ku..?


Setelah dihajar mas rudi aku disuruh kelapangan menyusul kelompokku.. jengkel, pastinya .. kenapa teman-teman melakukan hal ini padaku.. kalau memang mau hajar aku jangan didepan umum lah, bawa aku kebelakang atau kemana gitu, aku pasti lebih terima..


Pagi ini setelah absen kami masih di lapangan, pasti ini panitia keamanan akan masuk dan marah-marah lagi seperti dua hari kemarin.. selang beberapa saat mas raimond datang dan mengambil mikrofon.. dia marah besar karena hari ini hampir sebagian maba tidak mengerjakan tugas.. jadi tidak mungkin mau dibawa ke markas keamanan.. pasti ga muat ruangannya.. kemarahannya dilampiaskan di lapangan, kami semua dimaki-maki.. anggotanya bergerak dan menyeret siapa aja yang didepan mereka.. dan mereka menghajarnya.. sedangkan aku mencoba tenang dan tidak membuat gerakan yang salah dimata panitia keamanan.. cukup sudah dua hari kemarin saja aku dihajar oleh teman-teman ku..


setelah keamanan selesai dengan dramanya yang barusan.. aku lega akhirnya terbebas dari masalah untuk saat ini..


Setelah acara sarapan kami diberi waktu untuk istirahat tapi tidak bisa santai juga.. kami harus bisa mengumpulkan tanda tangan panitia minimal seratus orang.. siapa mereka mau dimintain tanda tangan.. serasa artis aja.. ada artis beneran aja aku paling anti kalau minta tanda tangan.. kecuali bang alex del piero yang datang kesini baru aku mau minta tanda tangan dan foto.. walaupun darah taruhannya..


dan semua maba melebur jadi satu, mencari panitia untuk dimintai tanda tangan.. sedangkan aku dan tiga orang sahabatku, hanya duduk dibawah pohon melihat kebodohan maba yang bingung kesana kemari…


“Emang kamu bukan maba..? kok bilangin maba lain bodoh..?” lagi-lagi dia datang..


“ya aku memang maba tapi kan ga bodoh seperti mereka.. yang mau saja disuruh kesana kemari..”


“tapi kenapa kau mau hadir di acara ini..? disuruh gundul, mau.. disuruh bawa tugas, mau.. disuruh jalan jongkok, mau.. dihajar sama panitia, mau..?”


“yang mau dihajar panitia siapa..?”


“lah buktinya kamu dihajar diam aja.. kalau diam kan berarti mau…”


“maba bodoh..”


“biadab.. pergi kau...”


“Yudi.. kantong ***** ku kering’e..” kata surya sambil menyender di pohon dan menggaruk buah zakarnya…


“Terus mau kumasukkan selang tuh kepala cacing mu… terus ku isi air gitu biar penuh..?” kata yuda


“Kamu bilang cacing.. ular sawah ini.. besar dan melilit..” kata surya yang ga terima diejek yuda..


“melilit bulu hidungmu..? kamu bilang besar..? punyamu kelihatan nyetak dicelanya itu bukan karena besar.. tapi bulu aja yang lebat.. sampai kalau tukang pijet yang STW mau lihat.. harus menyibak bulu mu seperti nyari kutu..” kata yuda..


“Kambing kau Yud…”


“hahahaha.. “ aku berdua aldo cuman tertawa sambil geleng geleng mendengar percakapan terkocak yang pernah kami dengar…


“Sur..sur.. ada cewe cantik.. putih.. montok.. kesini sur…” kata yuda sambil mangap dan meneteskan air liurnya..


“iya Yud.. sunat dimana ini bapaknya kok anaknya bisa cantik gini bagian ku ini… jangan ada yang ikut kau anak muda.. biarkan orang ganteng ini berkarya..” kata surya


“aku aja.. kencing mu belum lurus.. jadi buat aku aja nih harem..” kata yuda ga mau kalah..


“aku saja..” kata surya

__ADS_1


Dan cewe itu sekarang berdiri didepan kami dan menatap ketiga temanku yang bengong dan melongo melihat dia…


“kenapa teman-temanmu kok wajahnya mesum semua kayak kamu pur..” kata lia.. iya dia lia.. anggota power danger yang belum kukenal kan pada teman-temanku yang koplak ini..


“bukan mesum ya’ wajahnya mereka ini ya memang gitu kayak orang blo’on gitu..” kataku cuek..


“hahahaha.. pantes aja.. kelihatannya sebagian otaknya ada yang tumpah didepan kampus waktu mereka disuruh lari-lari subuh tadi ya..” kata lia sambil bercanda..


“Kambing…”


“Sialan..”


Satu persatu temanku memaki kami berdua..


“Woy.. dari pada kalian memaki.. itu dosa.. mending kalian ke depan kampus sana.. cariin otak kalian yang tercecer dijalan.. siapa tau masih ada.. atau jangan-jangan udah dimakan tikus.. kalau dah dimakan tikus.. cariin tikusnya, terus potong kepalanya, balas dendam lah kalian kepadanya, ambil otaknya.. goreng terus makan.. impas to..” kata lia sambil melotot karena dimaki..


“cantik-cantik mulutnya sobek" kata surya sambil memajukan kepalanya dan memajukan bibirnya


ga sobek ga bisa makan kata aldo sambil melihat surya..


“kamu kenal cewe sadis ini San..?” kata yuda..


“Ia.. kenalin ini danger pink.. dia salah satu anggota kita..”


“Ha.. ini anggota kita yang kamu bilang otaknya ga geser itu..” kata yuda..


“maksudnya apa kamu bilang aku denger pink terus aku anggota kalian gitu.. anggota apa..” kata lia agak bingung..


“tenang ya’.. sabar.. teman-teman ini anak sipil semua.. kami ini power danger yang rela menolong, baik hati dan suka menabung di kampus kita ya’.. nah kami kurang satu anggota yaitu danger pink.. mau kan kamu gabung jadi anggota kita..?” ucapku pada lia..


“ya Tuhan… purnama.. kenapa kamu masukkan aku dikelompokkan orang yang otaknya kurang semua ini..aku seperti perawan ditengah para penyamun..” kata lia berakting menangis..


“sembarangan kau Esmeralda.. kami ini bukan penyamun.. tapi pe**bun..” kata surya..


“kami.. kamu aja kali sama cacing mu sur.. hahahaha..” kata yuda sambil tertawa..


“iya.. setuju sama kamu Yud..” kata aldo


“hahahaha…”


“jadi gimana ya’..” kataku..


“Hem….” Kata lia sambil menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkan perlahan..


“berarti yang jaga aku, ada empat orang o’on ya sekarang…” kata lia dengan malu-malu singa…


“biadab….” Kami berempat memaki lia secara bersama…

__ADS_1


“hahahaha..” ucap lia tertawa dengan renyahnya..


“Dalia Adriana Agatha.. dipanggil lia.. aku dari pulau seberang.. teknik sipil..”


“aldo.. aku asli kota ini… teknik sipil..”


“yuda.. aku dari propinsi seberang..teknik sipil juga..”


“surya.. aku dari kota sebelah.. juga teknik sipil..”


“aku sandi.. aku dari pulau seberang.. aku teknik sipil juga… BERARTI Kita …”


“POWER Danger..” ucap kami mengulangi saat berkumpul kemarin.. sambil melakukan Tos bersama dengan membentuk lingkaran diakhiri dengan hentakan tangan kiri yang menyatu kebawah dan diakhiri dengan berteriak.. ini adalah perkumpulan kami secara lengkap dan kami sudah siap mendapatkan tugas dari jordon..


“hai pasukan Kocak.. baguslah kalian sudah berkumpul hari ini.. setelah acara berakhir ini kalian harus segera ke markas.. kalian akan ada pembekalan untuk menyelidiki kenapa masyarakat tidak boleh mudik tapi bisa pulang kampung apa bedanya ***..” suara jordon sayup-sayup terdengar dari atas langit..


“kira-kira kau kasih tugas don.. kami aja belum pernah merasakan rasanya kuliah disuruh ngurus masalah intelejen negara.. ga ada otak kau..” sahutku..


“mulutmu ga berpendidikan anak muda.. ku suruh kencing alfa baru tau kau..” kata jordon jengkel


“Memang alfa punya *****..? hahahaha..”


“Kambing kau ya.. ayayaya” kata alfa..


“hahahaha..”


Maka hari ini tepat dihari ketiga ospek kami resmi berlima menjadi power danger.. kami siap berpetualang dan mengarungi kerasnya hidup di kampus tercinta kami ini..


“aku balik dulu pur.. mau kelompokku..” kata lia pamit


“hati-hati non.. kalau ada yang ganggu dirimu sebut nama abang ganteng ini..” kata surya sambil memukul dadanya..


“ganteng..? ganteng anak kunci apa baju..?” kata lia


“Gantengnya hidupmu dimasa depan..” kata surya sambil manggut-manggut..


“Asikk.. “kata lia sambil tersenyum manis..


“kalau cuman modal cacing mending kamu mundur aja sur.. cukup kamu mancing dikali aja ..” kata yuda..


“Kambing..” kata surya..


“hahahaha..” kami berlimapun tertawa bersama.. setelah itu lia pergi bergabung dengan kelompoknya disebelah kami..


Kami berempat pun balik kekelompok kami..


#TINGGALKAN LIKE DAN KOMENTAR YAH JIKA SUKA CERITA INI

__ADS_1


__ADS_2