
[Aku menyukaimu, Tetsuya-kun.]
[Miyuki…]
[Apa kau mencintaiku, Tetsuya-kun?]
Seorang wanita cantik berdiri menatap seorang pria jangkung, matanya terbuka lebar.
Mata sanpankunya sangat memikat, dengan sklera/putihnya terlihat di bagian bawah.
Dia menatapnya, mata cokelat mudanya lembut tapi sensual, seolah memohon padanya untuk memberitahu hatinya dengan cepat.
Setelah keheningan yang lama, pria yang tersipu itu membuka mulutnya.
[… Maaf, Miyuki. Aku belum tahu bagaimana perasaanku…]
Saat aku melihat kalimat itu, duduk di depan komputer, tubuh bagian bawahku melonjak.
'Apakah dia bodoh?!'
Begitulah aku tenggelam dalam game ini, dan aku marah dengan pengembang dan penulis karena membuang-buang waktuku dengan akhir yang gila.
Aku memainkan komedi romantis untuk merasakan manisnya, tetapi itu hanya membuatku merasa kotor.
Aku pasti sedang memainkan game sampah terburuk yang pernah ada.
Ketika aku menyelesaikan semuanya dan melihat ke luar jendela, hari sudah gelap.
Aku senang DLC dengan endingnya keluar, dan aku bahkan tidak menyadari berlalunya waktu karena aku tenggelam dalam kalimat dan gambar satu per satu.
__ADS_1
jwaaak-!
Dengan gugup, aku menarik tirai jendela dan membenamkan kepalaku di bantal.
'Si*lan.'
Memainkan game ini adalah hal yang paling disesalkan dalam hidupku.
Tapi apa yang bisa aku lakukan? Aku tidak tahu ini akan berakhir seperti itu.
'Tapi itu manis ...'
Jika hanya bagian akhir yang dilakukan dengan benar, aku akan diyakinkan…
Mencoba memaksakan diri untuk tenang, aku melihat poster ketiga Heroine di dinding.
Miyuki, Renka, dan Hiyori.
Jika mereka tidak menyukai bajingan seperti Tetsuya… mereka pasti akan bahagia…
Ini adalah permainan yang sudah lama aku sukai, tetapi satu ending membuat aku muntah dalam sekejap.
Perasaan pengkhianatan bukanlah lelucon. Sekarang aku tahu mengapa game ini tidak populer.
Itu karena pengembang tidak tahu.
Dengan menghela nafas panjang, aku pergi tidur.
Aku pikir aku tidak akan bisa tidur karena aku sangat marah.
__ADS_1
Seolah-olah pikiranku telah meledak dengan ledakan emosi yang dahsyat.
Ya itu bagus. Ayo cepat lupakan omong kosong ini.
Dengan mengingat hal itu, aku langsung tertidur.
'Miyuki… Renka… Hiyori… maafkan aku… '
Sambil memanggil-manggil nama tiga heroine yang pasti bertemu dengan perselingkuhan yang menyedihkan.
[Note Author]
[Novel baru nih, udah lama aku hiatus akhirnya balik juga, ehh aku gak tau lagi mau nulis apaan jadi kalian baca" aja biar aku makin semangat buat nulis chapter baru hehe
btw like sama komen apa kek...
[Jadwal Up]
Tergantung Kuota.
...
....
.....
yah harus 500 kata lagi...
kalian skip aja bagian ini
__ADS_1
p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p