STAR MOON

STAR MOON
Bab 2


__ADS_3

Happy reading!


***


"aduh aduh, maaf ya saya ga liat, ini salah saya" ucap Moana sambil membantu orang itu membereskan kertas yang berserakan


"Gapapa"


"Nih" ucap Moana seraya memberikan kertas tersebut


"Makasih, kamu kenapa?"


"Eh anu.. toilet dimana ya?" tanya Moana


"Dari sini kamu belok kanan aja, terus..." ucapannya terputus karena Moana yang langsung lari terbirit-birit


"Makasih" ucap Moana sebelum benar-benar tidak kelihatan lagi


"Sama-sama"


"Astaga, semoga aja dia ga salah masuk toilet, soalnya tadi penandanya dirusakin sama anak ekskul sepak bola" ucap nya pelan


***


"Huh, legaa rasanyaa" ucap Moana setelah keluar dari kamar mandi


"Heh, lo ngapain disini?"


"AAAAA LO NGAPAIN MASUK TOILET CEWE??" teriak Moana


"Cewe mata lo, ini toilet cowo, liat tuh ada tempat buat berdiri" ucap orang tersebut


"Aduh iya lagi, duh, ni sekolah ga modal banget buat bikin penanda di depan!" ucap Moana kesal


"Ga modal apanya?! Emang harus nya ada, tapi gatau tuh kemana!" ucap nya


"Tau ah! Mending gw keluar sebelum ada yang liat" ucap Moana kemudian pergi


"Yaudah, emang bakal ada yang nahan-nahan Lo" ucap nya


***

__ADS_1


Di kelas


"Ihh, kok bisa salah masuk kayak tadi sih??" ucap Moana


"Apanya yang salah masuk?" ucap Jean tiba-tiba muncul


"Hah? Ngga kok gaada hehe" ucap Moana


"Atau jangan-jangan. HAH?!!" ucap Jean dengan pikiran kotor nya


"JEANN!! APA SIH!" ucap Moana yang mengerti


"Jadi, apaan dong?" tanya Jean


Skip Moana menceritakan kejadiannya


"Ohh, emang yang kamu tabrak siapa?" tanya Jean


"Gak tau, gak kenal, tapi kayaknya senior" ucap Moana


"Waduh, jangan sampai itu orang yang sangat dihindari" ucap Jean


"Hm? Siapa?" tanya Moana


"Ih apaan sih, dia siapa lagi?" tanya Moana


"Ketos! Tadi dia kenalin dirinya di depan umum" ucap Jean


"Gak lihat, tadi gw baris paling belakang, jadi ga keliatan" ucap Moana


"Astaga, yaudah deh next Lo ada rencana mau ngapain?" tanya Jean


"Hmm, belum tau sih" ucap Moana


***


Kring...Kring...Kring


Semua murid pun merasa terheran, untuk apa bel dibunyikan?


"Pengumuman untuk anak-anak semua agar berkumpul di lapangan, baik yang ada di kelas, maupun diluar kelas, dikarenakan ada pengumuman penting yang harus diberitahukan, agar anak-anak semua juga tidak ketinggalan informasi yang diberikan, Terima Kasih"

__ADS_1


Semua murid langsung berkeluaran dari kelasnya masing-masing, kemudian berbaris. Kali ini Moana bertekad untuk baris di depan agar tidak ketinggalan informasi, dan sampainya di lapangan dia akhirnya bisa berbaris di depan


"Baik, Terima kasih anak-anak semua sudah berbaris dengan rapi, akan ada pemberitahuan yang akan disampaikan oleh Ketua OSIS kita, silahkan Nak" ucap salah satu guru kepada pria tersebut


"MAMPUS! ADUH GIMANA NIH, DIA KETOS WOYY!!" ucap Moana dalam hati


"Terima Kasih Pak, jadi saya mau anak-anak ekskul sepak bola berbaris kesini, semuanya!" ucap Bintang


"Siapa yang tadi bermain bola tolong angkat tangannya" ucap Bintang


Beberapa murid pun mengangkat tangannya, namun jumlahnya dapat dihitung dengan jari, pastinya ada yang tidak jujur! Siapapun melihat bahwa yang bermain tidak hanya segitu


"Hanya segini, baik saya hargai kejujuran kalian, silahkan kembali ke barisan" suruh Bintang


"Siapa yang tadi bermain bola kemudian tidak sengaja mengenai penanda toilet sekolah, harap angkat tangannya dan jujur sama saya" ucap Bintang


Semua orang pun riuh


"Tolong diam semua!" perintah Bintang


Semua orang pun kembali diam, tak lama kemudian ada satu orang yang akhirnya mengangkat tangannya


"Kenapa kamu tidak jujur dan meminta maaf? Kamu tau? Tadi ada seorang siswi yang salah masuk kamar mandi, untungnya ada saya yang memberitahukannya, jika tidak mungkin saja ada siswa jahat yang akan melakukan hal aneh kepadanya!" ucap Bintang sedikit marah


"Maaf kak" ucap siswa tersebut


"Sebaiknya kamu mengganti penanda itu, sebelum ada lagi korban!" perintah Bintang dan langsung diiyakan oleh siswa tersebut


Moana yang sedari tadi merasa malu ketika mengingat kejadian tadi pun seketika pipinya memerah, kemudian dia melihat lagi ke arah Bintang


Namun tak sengaja mereka berkontak mata, yang langsung dialihkan oleh Moana


"Mampus!" batin Moana


***


Waduh, gimana tanggapan kalian?


Jangan lupa like! dan vote!


Makasihh :)

__ADS_1


byeee


__ADS_2