Story of Ivanna

Story of Ivanna
Terbangun


__ADS_3

hah~~


padahal aku begitu menyayanginya...


kenapa dia begitu tega padaku....


tapi sekarang , dia meminta maaf pun sudah tidak ada gunanya, aku sudah mati karenanya, aku tidak akan pernah mau memaafkan kesalahan yang telah ia perbuat padaku biar pun dia berlutut meminta maaf sambil memohon ampun atas dosa yang telah dia perbuat kepada ku...


aku tidak akan pernah menganggapmya sebagai adikku lagi, dan anak itu bukan lagi keluarga ku, dasar anak sialan...


aku akan mengutukmu, aku akan menyeretnya ke neraka bersama ku, aku bersumpah dikehidupan selanjutnya kau tak akan bahagia Shaina!!...


seandainya...


seandainya aku diberi kesempatan, untuk mengulang hidupku lagi...


aku harap aku bisa membalas perbuatan jahat adiku padaku....


seandainya aku bisa kembali hidup...


aku harap aku bisa bersama keluarga ku lebih lama lagi....


aku ingin bisa membangun hubungan yang lebih erat dibandingkan sebelumnya....


seandainya bisa begitu, seandainya aku bisa merasakan kebahagiaan lagi.....


tapi sepertinya itu percuma... karena aku sudah mati... aku tak bisa berharap lagi, hanya tinggal berjalan menuju takdir, entah itu syurga atau neraka??


....


suasana yang gelap tiba tiba menjadi terang sangat menyilaukan, perasaan gelisah terus menyelimuti ku , ada rasa yang sedikit familiar...


"hem... rasanya aku sedang berbaring, terus kenapa tiba tiba tubuhku panas, padahal tadi sangat dingin..."


Membuka mata dan terkejut dengan apa yang aku lihat, ini kamarku saat aku masih anak anak dulu...


"ah... aku demam... eh?? ini....kecil?? ta... tanganku jadi ke.. kecil...?? loh kok??.."


segera bangun dan mencoba turun dari tempat tidur...

__ADS_1


brak.... (terjatuh dari tempat tidur)


"a aduh...sakit~ "


kreeet... (suara seseorang yang membuka pintu kamar)


"ya ampun nona!?.... bagaimana nona bisa terjatuh dari tempat tidur..."


*su.. suara ini? terdengar sangat tidak asing, suara ini suara Lilia, benar ini suara Lilia... (batinku berbisik)


"Lilia~ (dengan suara parau) tolong aku~'


tubuhku benar benar lemas, aku tak bisa bebas bergerak, sangat tidak suka seperti ini kalau sakit, karena rasanya sangat merepotkan...


"Baik nona... maaf nona, bolehkah saya bertanya?? kenapa nona bisa terjatuh dari tempat tidur??"


*aku gak mungkin bilang , kalau aku penasaran dengan wajahku kan...


"ah itu... tadi... aku haus.. jadi mau ambil air, tapi jatuh.... sakit~" kataku kepada lilia


" ya ampun nona... kalau nona ingin sesuatu nona kan bisa minta tolong kepada saya... nona bisa memanggil saya dengan membunyikan lonceng yang ada dimeja sebelah kasur nona..." kata Lilia kepada ku dengan wajah yang gelisah dan penuh kekhawatiran


"aku gak mau LiLia khawatir... Lilia kan pasti lelah dengan pekerjaan lilia..." ucapku


Lilia menatapku dengan mata yang sendu sambil berkata "Asal yang memanggil saya adalah nona, selelah apa pun saya, saya pasti akan menghampiri nona... nona sudah seperti adik saya sendiri..." ucap lilia kepadaku


"Lilia sayang padaku??" ucapku refleks


Lilia hanya tersenyum melihatku, lalu ia mengusap kepala ku lalu ia berkata "Saya sangat sayang dengan nona, apa nona tahu kalau saya dulu punya adik perempuan??"


"Tidak... Lilia tidak pernah bercerita"


"Apa nona mau saya bercerita tentang adik saya??"


"iya... tapi itu besok ya, aku mengantuk"


"ma.. maafkan saya nona saya lupa waktu, saya malah berbicara di malam hari dan mengganggu waktu tidur nona...." ucapnya dengan rasa bersalah, sikapnya kini membuatku mengingat masa lalu, dan aku berharap bila ini mimpi aku tidak ingin terbangun, aku ingin selalu seperti ini saja....


aku merasa bahagia...

__ADS_1


"Lilia tidak pernah menggangguku... oh iya lilia~ sebelum kau pergi bolehkan aku bertanya sesuatu??" ucapku sambil tersenyum


Lilia menatapku dan kembali tersenyum hangat, hangat sekali....


"apa itu nona apa yang ingin nona tanyakan??"


"Tahun ini umur Lilia berapa??" tanyaku


"saya kira apa?? apa nona lupa kalau saya hanya 14 tahun lebih tua dari nona, umur saya tahun ini 19 tahun nona..." tersenyum


*ah iya... umur kita kan hanya 14 tahun berselang, itu berarti aku terbangun di tubuhku saat usiaku 5 tahun


"apa ada yang ingin nona tanyakan lagi" tanyanya penasaran


"Tidak ada... selamat malam Lilia" melambaikan tanganku kepadanya...


"selamat malam nona..." ucapanya hangat lalu mengecup kening ku yang panas karena demam...


TBC....


➷➹➷➹➷➹


Hai guys .... 😆👋


Author disini....


sekedar pengumuman doang nih...


maaf ya, udah lama banget gak di up, tapi sekarang bakal lanjut update lagi untuk novel ini, dan beberapa novel karya author....


Karena sebelumnya author hanya fokus dengan Nochat (Novel chat ) author yang judulnya "Me and you"


Walaupun kedepannya akan lama untuk menanti updatenya Novel novel karya saya...


Tapi jangan bosen ya menunggu kisah kisah yang akan saya tuangkan melalui Novel novel saya....


Terimakasih untuk para pembaca saya yang setia dan selalu menemani saya, komentar komentar kalian memberi saya motivasi untuk kedepannya agar lebih baik lagi....


***Jangan lupa ya... Like, comment and share...

__ADS_1


😄😁😆👋😘***


__ADS_2