STORY OF LOVE

STORY OF LOVE
Bagian 17


__ADS_3

Malam harinya Alexa berdiri dibalkon menikmati angin malam sepoi sepoi menerpanya, ia duduk dibangku dengan buku catatan ditangannya, mencoret keinginan keinginannya yang sudah terpenuhi


Tapi saat itu juga penyakitnya tiba tiba kambuh, ia merasa pusing, mual dan tulangnya serasa remuk


Alexa berteriak dengan kencang sekencang kencangnya menahan rasa sakit


"Aaaaaaaaa sakit" teriak Alexa kesakitan dalam kamar


Aqila dan Bilqis yang mendengar teriakan Alexa langsung berlari kekamar Alexa dan mencoba membukanya, tapi tidak bisa karna kamar Alexa terkunci dari dalam, Alexa terus berteriak kencang


"Adih gimana nih" panik Aqila mencoba membuka pintu


"Lexa, lu nggak papakan didalem?" tanya Bilqis yang khawatir


"Gw panggil Kak Justin" ucap Aqila langsung berlari kekamar Justin dengan cepat


"Kak Justin, Alexa!" teriak Aqila menggedor gedor pintu kamar Justin, Arthur langsung membukakan pintu


"Kenapa?" tanya Arthur


"Kak Justin mana?" tanyanya panik


"Ada, bentar" Arthur langsung memanggil Justin


"Ada apa?" tanya Justin pada Aqila


"Alexa, kambuh lagi Kak" jawab Aqila panik, Justin langsung berlari kekamar Alexa diikuti Aqila dan Arthur


"Dek, dek buka pintunya" ucap Justin menggedor gedor pintu kamar Alexa


"Dobrak aja" usul Arthur


Justin dan Arthur mencoba mendobrak pintu kamar Alexa


Joshua dan Austin yang mendengar keributan langsung menuju sumber suara


"Kenapa?" tanya Joshua


"Jangan banyak tanya, bantu dobrakin nih pintu" ucap Arthur


Mereka berempat langsung mendobrak pintu secara bersamaan, saat dibuka terlihat Alexa masih kesakitan dan meringkuk dilantai



Justin langsung memeluk Alexa


"Kakak, sakit" ucap Alexa menahan sakitnya


"Kakak?" batin Arthur

__ADS_1


Aqila dan Bilqis sudah menangis melihat keadaan Alexa


Joshua dan Austin mencoba menenangkan mereka


Arthur menelpon Dokter terdekat


"Dek, kamu harus kuat" ucap Justin menggendong Alexa dan merebahkannya dikasur, dikasur Alexa masih merasa kesakitan



"Dek, kamu harus kuat, berusahalah tenang" ucap Justin memeluk Alexa, Alexa membalas pelukan Justin dengan erat dan mencekeram punggung Justin dengan erat menahan sakit


"Arthur tolong lu ambilin obat Alexa di tasnya" suruh Justin yang masih memeluk Alexa


Arthur langsung mencari tas Alexa dan mengambil obat yang dimaksud Justin dan memberikannya pada Justin


"Dek, minum dulu" suruh Justin


Alexa mengambil obatnya dan meminumnya, tak lama datang Dokter langsung menyuntikkan obat penenang dan memasangkan infus


"Usahakan dia jangan sampai kelelahan dan terlalu memikirkan sesuatu yang berat berat" ucap Dokter lalu pamit


Alexa yang sudah merasa baikan berusaha tersenyum kearah Kakak dan teman temannya



"Iya, Kakak disini ya sampai Lexa tidur" pinta Alexa


"Iya, Kakak temenin kamu tidur" ucap Justin langsung menyelimuti Alexa lalu duduk disamping Alexa


"Kalian keluar dulu biar gw yang jaga Alexa" ucap Justin menyuruh yang lain keluar


Mereka semua langsung keluar dari kamar Alexa menuju ruang tengah


Disana mereka mulai mengobrol dengan Arthur dkk yang menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada Alexa


"Alexa kenapa sih, sakit apa?" tanya Joshua


"Tadi gw denger dia manggi Justin Kakak" imbuh Austin


"Iya tadi juga Justin manggil Alexa, Adek" imbuh Arthur


Justin yang baru keluar mendengar pertanyaan pertanyaan mereka lalu menjawabnya sambil berjalan mendekat


"Iya, Alexa adek kandung gw" ucap Justin


"HAH!?" kaget Arthur dkk


"Kenapa?" tanya Justin

__ADS_1


"Waktu itu lu bilang dia pacar lu" ucap Arthur


"Iya, gw nggak mau adek gw satu satunya disakitin ama orang" jawab Justin "Lu suka ya sama Adek gw?" imbuh Justin bertanya pada Arthur


"E.. e... i..itu" jawab Arthur gugup


"Kalo lu suka bilang aja, kayaknya adek gw juga suka sama lu, tapi dia belum nyadar aja" ucap Justin membuat Arthur senang bukan main


"Terus tadi Alexa kenapa?" tanya Austin


"Sakit" jawab Aqila


"Sakit apa? kok tiba tiba gitu?" tanyanya lagi


"Adek gw itu punya penyakit menurun dari Nyokap gw, obatnya masih belum ketemu masih diteliti" jelas Justin


"Kasihan gw, pasti sakit banget rasanya" ucap Austin merasa kasihan kepada Alexa


"Jangan pernah lu ngasihanin Alexa, kalau sampai dia denger hancur masa depan lu" ucap Justin


"Karna Alexa nggak mau satu orang pun mengasihani dia, kalo sampe lu bilang kek gitu didepan dia, langsung patah tangan ama kaki lu" imbuh Bilqis


Austin menelan ludahnya kasar mendengar penjelasan Justin dan Bilqis, ia membayangkan bagaimana Alexa akan mematahkan tulangnya dan menghancurkan masa depannya


"Udah malem, tidur lu pada, gw mau tidur ama Alexa" ucap Justin langsung kembali kekamar Alexa


"Kaka sayang sama kamu Dek, semoga Profesor cepet nemuin obat buat kamu, biar kamu nggak ngerasain sakit terus terusan" batin Justin mengelus rambut Alexa lalu tidur disebelah Alexa


Sedangkan Arthur diamar sendirian memikirkan Alexa


"Apa gw langsung tembak aja dia ya? eh tapi apa nggak kecepetan, kata Justin dia aja belum sadar ama perasaannya" gumam Arthur


"Akhhh tau ah" kesal Arthur langsung menjatuhkan tubuhnya dikasur dengan kasar dan menutup matanya mulai menjelajahi mimpinya


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


~BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPA👆


SEE YOU NEXT EPISODE 😉


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕

__ADS_1


__ADS_2