STRANGER Pada Masanya

STRANGER Pada Masanya
EP.6 Bareng Gema?!


__ADS_3

Semua siswa/i MIPA 3 pun berkumpul di gerbang untuk menentukan mau latihan nari kapan, karena mereka hanya punya waktu yang sedikit untuk latihan nari sedangkan praktek nari saja sebentar lagi. "guys kita hari ini gantian jadi latihan nari yaa karena kita sisa berapa minggu lagi buat persiapan praktek nari" ucap Dewi si PJ seni budaya alias penanggung jawab mapel seni budaya.


Mereka semua pun mengangguk, Andra pun bertanya kepada Dewi "kita mau latihan dimana Wi dengan orang sebanyak ini kalau lapangan yang di dekat rumah Nisa kurang luas"


Dewi pun langsung menjawab "kayaknya di daerah rumah Rihan ada lahan kosong yang cuma ada rumput-rumput deh, kayaknya cukup buat kita latihan", lalu Dewi menghampiri Rihan sambil bertanya "Han ada kan ya ga jauh dari rumah lu Han"


"Ada sih tapi disitu gaada buat kita neduh kalo hujan, gimana kalo nanti hujan soalnya langit udah mulai gelap" ucap Rihan sambil melihat langit yang mulai gelap menandakan ingin datang hujan


"bener sih tapi kita mau latihan nari dimana lagi? Udah lah gapapa Han di deket rumah lu itu aja" ucap Nisa untuk tetap di tanah kosong dekat rumah Rihan saja

__ADS_1


Mereka semua pun menuju ke tanah kosong yang dekat dengan rumah Rihan, lagi-lagi Racha pergi bersama Eka, kalau ditanya kenapa tidak sama Rihan karena Rihan dengan teman cowonya jadi Racha harus bagaimana? Membiarkan Rihan dengan Racha dan semua orang di kelas tahu dan meledek Racha? Tentu tidak, Racha tidak ingin membiarkan itu terjadi.


10 menit perjalanan dari sekolah sampai ke tanah kosong itu sampai, semua orang langsung menuju ke tanah kosong sambil berlatih menari. 45 menit pun usai, langit sudah gelap sekali, dan hujun mulai turun membuat semua siswa/i MIPA 3 berlarian ke sebuah bangunan yang ternyata warung yang sudah tutup.


"guys hujan lagi gaada yang punya plastik apa buat hp gua" ucap Dira yang khawatir akan handphonenya yang terkena air hujan


"iya ih mau dong yang ada plastik, duh hp gua ini gawat" ucap Mila yang takut juga handphonenya terkena hujan


Tak lama dari hujan melanda 15 menit kemudian hujan mulai mereda sedikit, ada beberapa siswa/i mulai sudah pulang ke rumah masing-masing, contohnya Eka. Racha sedang bingung harus pulang dengan siapa, mau minta antar Rihan tapi Racha tidak enak hati lantaran rumah Rihan saja dekat sini masa Racha harus minta antar Rihan.

__ADS_1


Racha melihat sekeliling, mata Racha langsung menuju ke seseorang yaitu Gema. Racha berpikir kalau rumah Gema akan searah dengan Racha jadi Racha ingin meminta antar pulang dengan Gema. "Gem lu balik sendiri kan" ucap Racha sambil menghampiri Gema


"iya balik sendiri kenapa emang Ca" tanya Gema sambil memakai jaket


Racha pun langsung menjawab tanpa lama "mau anter gua balik ga? Lu mau ngga Gem"


"yaudah ayo" tanpa berpikir pun Gema langsung menerima pertolongan Racha


"makasii Gema hehehe lu baik banget deh dari tadi sama gua" ucap Racha sambil senyum-senyum kepada Gema sambil menepuk pundak Gema

__ADS_1


......................


__ADS_2