
ke esokan harinya kanaa dan kai terbangun lebih awal kali ini dan lansung ingin pergi mengecek keadaan gurunya dan mereka pun terlihat cukup senang karena melihat dani yang telah pulih dari lukanya. karena dani telah sembuh kanaa dan kai mengajak nya turun kebawah untuk memperlihat kan sesuatu kepada dani
kanaa: hei guru aku ingin meperlihat kan hasil latihan kami waktu di gowa
kai: ohh iya benar kami akan menunjukan nya guru
dani: baik lah aku akan mengetes kalian berdua
dani: mari ke hutan dulu
kana/kai: baik guru
mereka bertiga pun pergi ke hutan yang ada di belakan rumah mereka dan mulai bertarung melawan dani sekali lagi akan tetapi hasil nya sama saja karena dani dapat mengalah kan mereka berdua walau telah menguasai 9 gerakan. setelah sedikit tes kekuatan itu dani berniat pergi untuk pergi mencari rion karena balas dendam belum selesai jika dia masih belum mati
dani dan kedua murid nya pun pergi berkelana sekalian mencari keberadaan rion mereka pun pergi di ke esokan hari dan tujuan pertema mereka sebelum pergi adalah pergi ke kuburan ryuuma dan lynn untuk pamit terlebih dahulu setelah itu mereka bertiga berangkat
dan pergi ke arah utara mengikuti jejak rion mengikuti nafas rion yang tertinggal. mereka pun sampai di sebuab hutan yang di penuhi monster. mereka berjalan menelusuru hutan yang dipenuhin pohong lebat dan aura monster yang mengerikan di tengah perjalanan mereka tiba-tiba muncul sesosok monster gargantua sama seperti yang pernah di hadapi kanaa dan kai dahulu akan tetapi monster yang di depan mereka kali ini 3× lebih kuat dari yang pernah di lawan mereka dulu
dani pun pergi meninggal kan mereka dan akan membantu jika mereka dalam bahaya.
kai: kanaa ayo
kanaa: baik
kai: gerakan ke 1 pedang angin
kanaa: gerakan ke 1 ledakan suara
akan tetapi serangan itu dapat di tahan dengan mudah oleh gargantua. gargantua pun menyeran balik dengan mencabut sebuah pohong dan melemparkan nya ke arah kanaa dan kai. akibat dari serangan gargantua kai dan kanaa terlempar cukup jauh kebelakan
kanaa dan kai yang telah terlempar cukup jauh pun mencoba menyerang sekali lagi akan tetapi itu sia-sia karena serangan mereka tidak berpengaruh sedikit pun kepada gargantua kai yang melihat itu pun menggunakan gerakan ke 9 akan tetapi sama saja karena serangan mereka tidak dapat melukai gargantua sedikit pun dan mereka berdua pun mulai putus asa dan meminta bantuan guru nya
kanaa: guruu
dani yang mendengar itu dengan cepat berlari ke arah murid nya dan membunuh gargantua dalam satu gerakan
__ADS_1
dani: gerakan ke 3 kilatan petir
serangan itu membuat gargantua hancur lebur tak tersisa
dani: apa cuma segini kekuatan kalian?
kanaa/kai: maaf...
dani: baiklah mari lanjut perjalanan
singkat cerita mereka bertiga berhasil keluar dari hutan dan sampai di sebuah desa yang tidak jauh dari hutan itu. mereka bertiga pun berjalan menuju desa tersebut akan tetapi sesampai nya mereka di desa itu. desa itu telah kosong dan tak berpenhuni terlihat banyak rumah-rumah penduduk hancur lebur
kai: guru apa yang terjadi dengan desa ini?
dani: munking karena gargantua yang menyerang desa ini dan menhancur kan rumah warga dan membuat para penduduk terpaksa pindah dari desa ini
kai: jadi begitu...
dani: ayo kita pergi dari sini
dani: ikut saja aku merasakan ada bahaya yang mendekat
mereka pun pergi dari desa itu dan benar saja apa kata dani karena tidak lama setelah mereka pergi dari desa itu sesosok bayangan misterius pun datang dari bawah tanah.
tidak lama kemudian mereka sampai di suatu desa tidak jauh dari desa sebelum nya berbeda dari sebelum nya desa ini memiliki penghuni mereka pun berniat tinggal di sana semalam akan tetapi kanaa menolak karena merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi di desa itu dani yang mendengar itu pun mengajak murid nya pergi ke atas bukit yang tidak jauh dari desa tersebut.
malam pun tiba dan benar saja firasat kanaa akan terjadi sesuatu pun benar terjadi karena sosok bayangan yang muncul di desa sebelumnya datang dan membunuh para penduduk desa. dani yang melihat itu pun tidak tinggal diam dan melawan sosok misterius tersebut dan merekan pun bertarung
dani: gerakan ke 1 langkah petir. yang mana dani lansung melesat ke belakan bayangan itu
dani: gerakan ke 3 kilatan petir
akan tetapi serangan dani tidak mempan dan bayangan itu pun mulai melawan balik dan pertarungan antara dani dan bayangan berlansung sangat sengit.
dani: gerakan ke 9 ledakan petir
__ADS_1
yang membuat setiap tebasan dani akan menhasil kan ledakan petir yang sangat kuat. san bayangan yang melihat itu juga mengeluarkan sebuah pedang yang sama seperti milik dani cuma bedanya pedang itu seperti bayangan dan serangan yang di hasilkan juga sangat berbeda karena petir yang di hasil kan bayangan itu berwarna hitam pekat. dani yang melihat teknik nya bisa ditiru oleh bayangan itu pun sangat terkejut karena bayangan dapat mengimbangi dani dan menahan setiap serangan nya
di tengah pertarungan bayangan itu tiba-tiba kabur setelah kai dan kanaa datang untuk membantu. dani yang melihat tidak membiarkan bayangan itu kabur akan tetapi bayangan tersebut sangat cepat dan dani tidak mampu untuk mengejar nya.
kanaa: apa guru baik-baik saja
dani: tenang saja guru baik
kai: guru tadi itu apa aku merasakan aura yang sangat menakutkan dari bayangan itu
dani: aku juga tidak tahu dan kelihatan nya bayangan tersebut di kendalikan oleh seseorang....
kanaa: apa
kai: apakah itu rion
dani: bisa saja akan tetapi bayangan itu jauh lebih kuat
kai/kana: apaaa
dani: tidak apa-apa kita masih punya kesempatan untuk mengalahkan nya
kai: caranya?
dani: kau akan tahu nanti jika waktunya sudah tepat.
setelah pertarungan itu mereka bertiga pun pergi dari desa itu dan berjalan ke arah timur karena nafas rion mengarah ke sana. mereka pun pergi dengan segera dari desa itu dan sampai di sebuah pengunungan ke esokan harinya. dani yang melihat kanaa dan kai kelelahan dia pun beristirahat di dalam sebuah gowa yang ada di pengunungan itu.
Mereka pun masuk kedalam gowa tersebut dan beristirahat di sana dani terlihat masih teringat dengan sosok bayangan yang bertarung melawan dirinya waktu di desa itu. di tengah-tengah pikir dani kai dan kana datang menhampirinya dan bertanya kemana tujuan mereka kali ini.
kai: guru kemana kita akan pergi kali ini ?
dani: kita akan pulang terlebih dahulu untuk mengambil pedang ku yang sebenarnya karena hanya dengan itu aku akan bisa mengalahkan bayangan itu
kai/kanaa: biaklah
__ADS_1
pada ke esokan harinya mereka pun kembali ke rumah dani untuk mengambil sebuah pedang dan kembali kesini lagi.