Suami Ku Senior Yang Dingin

Suami Ku Senior Yang Dingin
Berkunjung Ke Rumah Bunga


__ADS_3

Akhirnya acara pesta Adelia telah selesai dan kini semua keluarga besar pulang ke rumah dan para tamu pun pulang juga. Dan kini rumah Adelia kembali sepi tak ada lagi kemeriahan di rumah Adel.


"Mas..."makasih ya sudah bikin pesta kecil kecilan untuk merayakan hari ulang tahun ku.."ucap Adel.


"Sama sama sayang.."jawab Randi.


"Anak-anak ayo tidur..."sudah malam loh.."ucap Adel.


"Siap Mommy.."jawab Qilla.


Akhirnya Qilla dan Sella berjalan menuju kamarnya masing-masing. Sebelum tidur Qilla tidak lupa menuci kaki, menggosok gigi dan berdoa.


Di Kediaman Prayoga.


Setelah menempuh perjalanan selama 35 menit akhirnya mobil Nando dan mobil Alex telah sampai di rumah papa Yoga. Dan semuanya pun segera turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.


" Pa..."kami ke kamar duluan ya pa..."ucap Alex.


"Silahkan nak..."jawab papa Yoga.


"Pa..."aku dan Anggi pamit ke kamar juga..."ucap Nando.


"Ya nak..."jawab papa Yoga.


Alex beserta Kinan dan Riki berjalan ke kamar di susul Nando dan Anggi menuju kamar masing-masing. Kini Nando dan Anggi sudah berada di kamar dan Anggi segera ke kamar mandi karena iya hendak mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur. Setelah selesai kini giliran Nando yg pakaiannya dan Nando hanya menggunakan kaos oblong dan celana boxer.


"Kak..."acara kak Adel tadi meriah banget ya..."ucap Anggi.


"Iya dek..."oya besok apa kamu kuliah..? tanya Nando.


"Besok aku libur kak..."oya kak.."aku kangen banget sama Bunga.."ucap Anggi.


"Besok lusa kita ke rumah Bunga gimana...?tanya Nando.


"Boleh kak..."jawab Anggi.


"Dek..."sudah lama kita tidak berhubungan intim.."ucap Nando.


"Hemmm..."aku capek kak.."jawab Anggi.


"Sebentar saja ya dek..."ucap Nando.


"Ya deh..."jawab Anggi.


Begitu mendapat lampu hijau dari Anggi, Nando pun memulai aksinya. Nando memulai menciumi Anggi dan mereka berdua melakukan ciuman panas. Setelah adegan ciuman kini Nando tanganya turun ke gunung kembar milik Anggi dan iya memainkan gunung kembar milik Anggi, dan Anggi sangat menikmati setiap sentuhan yang Nando lakukan.


Setelah memainkan bukit kembar milik Anggi, Setelah puas Nando pun meminta Anggi melepaskan semua pakaian yang iya kenakan dan kini Anggi sudah tidak menggunakan pakaian nya dan Nando pun segera melepas kaos oblong yang iya kenakan, tetapi Nando masih menggunakan celana boxer nya. Nando pun kembali memainkan bukit kembar milik Anggi dan Anggi mendesah ke enakan.Kini Nando pun melepas celan boxer yang iya kenakan karena adik kecilnya sudah bangun.


Nando pun meminta Anggi memainkan adik kecil Nando dan Anggi menuruti kemauan sang suami. Anggi pun kini sedang memainkan adik kecil Nando dan Anggi memasukan adik kecil milik Nando kedalam mulutnya dan Nando mendesah ke enakan.


Sekarang tibalah saatnya bagi Nando memuaskan adik kecilnya ke dalam goa milik Anggi , dan sekali hentakan adik kecil Nando berhasil masuk ke dalam lubang kenikmatan milik Anggi. Dan Nando mempercepat ritme permainannya dan sekarang adik kecil Nando bersiap mengeluarkan cairan bening ke dalam goa milik Anggi. Mereka melakukan nya berulang ulang dan kini Nando dan Anggi sangat kelelahan dan sudah mencapai kenikmatan yang tiada tara. Nando dan Anggi pun segera tidur tanpa menggunakan sehelai benang pun.


Pagi Hari Nya.


Nando dan Anggi sudah bangun dari tidur nya, Anggi segera masuk kamar mandi dan memulai ritual mandi nya, karena seluruh badan Anggi sangat lengket dan Anggi merasakan goa nya terasa nyeri akibat permaian yang di lakukan oleh Nando.


Setelah selesai mandi Anggi pun segera memakai pakaiannya kembali dan menunaikan ibadah sholat subuh sedangkan Nando kini berada di dalam kamar mandi dan iya pun memulai ritual mandi nya.


Setelah selesai mandi dan berpakaian kembali kini Nando bersiap menjalankan ibadah sholat subuh bersama istri tercinta. Setelah menunaikan ibadah sholat subuh Nando dan Anggi segera keluar dan berjalan menuju ruang makan. Saat berada di ruang makan Nando menyapa papa Yoga.


"Pagi pa..."ucap Nando.


"Pagi juga nak..."duduk lah dan mari kita sarapan bersama, mama sudah menyiapkan semuanya..."jawab papa Yoga.


"Ya pa.."jawab Nando.


Nando Anggi dan papa Yoga menikmati sarapan bersama, pada saat mereka sedang menikmati sarapan bersama, Alex menyapa papa Yoga dan Nando serta Anggi.


"Pagi pa, pagi dek dan pagi Anggi.."ucap Alex.

__ADS_1


"Pagi juga nak..."jawab papa Yoga.


"Pagi juga kak..."jawab Nando dan Anggi


bersamaan. Alex pun segera duduk dan memulai sarapan paginya. Setelah semuanya selesai sarapan papa Yoga menanyakan tentang pekerjaan Alex di kantor ya papa Yoga sangat jarang pergi ke kantor dan kantor masih di urus Alex.


"Bagaimana pekerjaan mu nak...?tanya papa Yoga.


"Biasa saja kok pa.."oya minggu depan aku akan keluar kota ada tender di sana pa.."ucap Alex.


"Berapa lama kamu keluar kota...?tanya papa Yoga.


"Seminggu pa...dan kita harus bisa memenangkan tender tersebut..."jawab Alex.


"Lalu bagaimana perkembangan pembangunan hotel di Bali...?tanya papa Yoga lagi.


"Sejauh ini sudah cukup baik kok pa..tidak ada kendala sama sekali...."jawab Alex.


"Pertahankan kinerja mu nak..."ucap papa Yoga.


"Iya pa..."kalau begitu aku pamit ke kantor dulu pa..."jawab Alex.


"Hati hati di jalan ucap papa Yoga.


Setelah berpamitan Alex segera pergi ke kantor sedangkan Kinan barus saja hendak mengantarkan anaknya pergi ke sekolah pada saat Kinan mau mengantar anaknya Nando pun berkata kepada Kinan.


"Kak..."biar aku saja yang antar Riki ke sekolah kebetulan aku dan Anggi mau keluar..."ucap Nando.


"Apa tidak merepotkan kalian...?tanya Kinan.


"Kaga kak..gak apa apa..."biar kami antar Riki ke sekolah..."jawab Nando.


"Iya sudah.."hati hati di jalan ucap Kinan.


"Ya kak...."jawab Anggi.


"Belajar yang rajin ya keponakan ganteng uncle..."ucap Nando.


"Iya uncle..."terimakasih sudah antar Riki ke sekolah..."jawab Riki.


"Sama-sama sayang..."kalau begitu uncle dan aunty jalan dulu ya..."ucap Nando.


"Oke uncle..."jawab Riki.


Nando pun segera melajukan mobilnya kembali dan mobil Nando pun sudah tidak ada lagi di sekolahkan Riki. Mobil Nando pun berjalan dengan pelan, dan tujuan Nando dan Anggi adalah ke mini market karena ada yg ingin di beli Nando dan Anggi.


Kini mobil Nando tak terasa telah sampai di mini market dan mereka berdua pun segera turun dari mobil dan langsung masuk ke mini market tersebut. Saat di dalam mini market Nando pun mengambil cemilan yang ada di mini market tersebut, sedangkan Anggi mengambil pembalut yang iya cari.


Setelah berbelanja keduanya pun langsung menuju kasir dan membayar belanjaan mereka. Tujuan mereka ke mini market tidak lain karena Anggi ingin membeli pembalut wanita, karena pembalut nya sudah habis maka Anggi pun membeli pembalut baru.


"Flash On.."


Setelah menunaikan ibadah sholat subuh Anggi merasakan nyeri di sekitar area sensitifnya dan Anggi pun segera ke kamar mandi dan iya pun mengetahui kalau dirinya sedang mengalami haid alias datang bulan. Setelah memakai pembalut wanita Anggi pun segera keluar dari kamar mandinya.


"Habis ngapain dek..."apa kamu mandi lagi....?tanya Nando.


"Tidak kak..."aku sedang memakai pembalut wanita, aku sedang haid..."jawab Anggi.


"Ohhhhh..."masalah perempuan toh..."ucap Nando.


"Iya kak..."oya kak...nanti sehabis sarapan temenin aku ke mini market ya kak..."aku ingin membeli pembalut wanita..."ucap Anggi.


"Baiklah..."jawab Nando.


"Flash Off..."


Setelah membayar belanjaan , Nando dan Anggi pun segera pulang ke rumah. Setelah menempuh perjalanan selama 35 menit akhirnya mobil Nando telah sampai di kediaman Prayoga. Nando dan Anggi segera masuk ke dalam rumah.


"Kalian dari mana...?tanya papa Yoga.

__ADS_1


"Kita dari mini market pa.."jawab Nando.


"Ohhh.."ya sudah papa pergi dulu.."ucap papa Yoga.


"Ya pa..."emang papa mau kemana...?tanya Nando.


"Papa mau ketemu teman lama papa dan kamu jaga rumah ya, mama dan Kinan sedang pergi arisan..."ucap papa Yoga.


"Ohhh..."ya pa..."jawab Nando.


Anggi pun segera masuk ke kamar sedangkan Nando berjalan ke kolam ikan. Rumah terlihat sepi, mama Rani sedang arisan bersama Kinan dan papa Yoga keluar menemui teman nya.


Malam Harinya.


Setelah menikmati makan malam bersama kini Nando dan Alex berserta Kinan duduk santai di ruang tamu dan mereka ngobrol santai, sedangkan Anggi langsung masuk kamar karena iya merasakan sakit kepala yg luar biasa, di karena iya sedang haid.


Ke Esokan Harinya.


Hari ini Nando dan Anggi akan berkunjung ke rumah Bunga, karena mereka berdua sudah lama tidak berjumpa keluarga Bunga. Setelah selesai sarapan Nando dan Anggi berpamitan dengan papa Yoga dan mama Rani.


"Papa dan mama..."aku dan Anggi pamit keluar dulu..."ucap Nando.


"Ya nak..."hati hati di jalan.."jawab papa Yoga.


"Iya pa..."ucap Nando.


Setelah berpamitan kini Nando dan Anggi segera masuk ke dalam mobil. Setelah menempuh perjalanan selama satu jam, akhirnya Nando dan Anggi telah sampai di gang kecil, di mana gang tersebut satu satunya jalan menuju rumah Bunga.


Setelah berjalan selama 15menit, akhirnya Nando dan Anggi telah sampai di depan rumah Bunga. Nando pun mengetuk pintu rumah Bunga.


"Tok..."Tok..."Tok..."Nando mengetuk rumah Bunga.


"Tanpa menunggu waktu yang lama,akhirnya pintu rumah Bunga terbuka..."dan ayah bunga menyambut kedatangan Nando dan Anggi.


"Eh nak Nando dan nak Anggi..."ayo masuk..."ucap ayah Bunga.


Nando dan Anggi langsung masuk ke dalam rumah.


"Bapak apa kabar...?tanya Nando.


"Kabar bapak baik kok..."jawab ayah Bunga.


"Syukur lah pak..."Bunga dan adik adiknya gimana kabar nya pak...? tanya Nando lagi.


"Mereka baik nak dan nak Nando dan nak Anggi apa kabar juga....?tanya ayah Bunga.


"Kabar kita baik pak..."sudah lama kita tidak datang ke sini..."jawab Anggi.


"Alhamdulillah kalau nak Nando dan nak Anggi kabarnya baik..."ya nih,nak Nando dan nak Anggi sudah lama tidak ke sini..."ucap ayah Bunga.


"BERSAMBUNG.."


Hai Reder Setia Mak Otor Kembali Menulis Cerita Cinta Nando Dan Anggi.


Okeh Langusng Saja Ya


"Silakan..."


Like


Komen


Dan


Gif Nya


" TERIMAKASIH..."


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ‘§πŸ‘§πŸ‘§πŸ‘§πŸ‘§πŸ‘§πŸ‘©πŸ‘©πŸ‘©πŸ‘©

__ADS_1


__ADS_2