
Harus cukup .sedih rasanya hati ku diperlakukan seperti itu padanya .tapi yg membuat ku LBH sedih lagi knp dia bisa berkata seperti itu pada keluarganya .yg selalu bilang aku tak bisa mengatur uang sampai akhirnya kuputuskan untuk bekerja kembali.karena bgt sakitnya hati ku karena perlakuannya .melihat aku bekerja pun dia malah seenakknya biasanya dia membeli beras dan kebutuhan lainnya sekarang dia tidak pernah membeli beras lagi ,mgkn liat aku berpenghasilan jadi dia mengurangi kewajibannya .aku bekerja karena merasa aku tak mau lagi mengemis nafkah darinya padahal itu adalah kewajiban yg harus dia beri tanpa aku meminta. Tapi dia malah seenaknya padaku .lalu aku pun melihat hp ku jam sudah menunjukan pukul 12.00 malam aku beranjak mengunci pintu sambil berkata " dia mgkn ga akan pulang " ucapku dalam hati .selesai aku mengunci pintu aku pun kembali kekamar anakku kupikir tidur bersamanya saja .sambil kulihat anakku yg tertidur pulas ku baringkan badan ku disampingnya . Aku tatap wajahnya yg tertidur pulas dan ku cium pipinya. Lalu aku pun memejamkan mata .lama tertidur ku dengar alarm berbunyi sudah menunjukan pukul 4.30 lalu aku pun terbangun untuk mandi dan sholat subuh .selesai sholat subuh aku bergegas menuju ruang tamu sambil mengambil sapu hendak berberes rumah .selesai menyapu lantai aku pun bergegas mencuci beras .lalu aku mengambil panci yg ada didalam Magicom .dan kuambil beras yg ku simpan didalam panci besar . Selesai mencuci beras kumasukan panci kedalama Magicom Lalu ku tinggalkan setelah ku pastikan sudah menyala.aku pun mengambil dompet ku yg kusimpan didalam tas ku. Sambil bergegas keluar rumah untuk membeli sayuran. Aku pun berjalan menuju warung kelontong milik pak Ali ,memang pak Ali sudah buka warungnya LBH pagi .sampai diwarung pak Ali aku pun langsng berkata " pak beli telornya satu kilo , sama sarden satu yg besar pintaku.lalu pak Ali menjawab" iya neng sebentar ya bapak siap kn dulu" katanya aku pun menunggu tak lama pak Ali pun menghampiri sambil membawa pesanan ku tadi.dai pun menyodorkan kantong plastik padaku lalu kuraih dgn tanganku yg memegang jajanan buat anakku."apa lagi neng " katanya .lalu aku pun menjawab " ini dua pak sambil menunjukan yg ku pegang pada pak Ali. Aku pun memberinya uang 50 rb dan dia memberi kembalian padaku .selesai aku menerima kembaliannya aku pun pergi dari warung miliknya.tak lama aku berjalan akhirnya sampai juga didepan rumahku ,ku buka pintu lalu masuk kedalam rumah dan menutupnya kembali.langsng saja aku menuju dapur lalu mengeluarkan sarden dari kantongnya . Lalu kubuka kaleng sarden itu dgn pisau lalu kuletakan diatas meja hendak menyiapkan bumbu tumis terlebih dahulu ,sepertinya hanya sarden ini aja yg kumasak karena melihat ikan yg kmren aku masak masih ada .aku panasin sekalian NNT,pikirku.
__ADS_1
Selesai menumis cabai dan bawang ku masukan sarden didalam wajan lalu kubiarkan dia sampai mendidih tak perlu lama memasak sarden sudah ku cium wangi aromanya lalu kumatikan kompor.ku pindahkan sarden kedalam mangkuk besar ku simpan diatas meja .lalu kupanaskan ikan yg kusayur kuning kemaren masih ada beberapa potong ,selesai kupanasin kupindahkan kedalam mangkuk kusimpan diatas meja .tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 6 .00 pagi. Aku pun kembali kekamar anakku hendak tiduran disampingnya sampai menunggu jam berangkat kerja ,ku lihat anakku pun masih terlelap tidur .kubaringkan badanku disamping anakku sambil memainkan hp ku. Ku buka aplikasi berwarna hijau dan ku lihat pesan ku untuk suami ku susah ceklis 2 ttapi blum dia membukanya . Yg sudah hapal dgn sikapnya aku pun cuek saja .
__ADS_1
Ku letakkan hp ku diatas bantal lalu aku pun hendak tiduran sebentar disamping anakku .anaku pun menggerakkan tubuhnya ku cium dia yg masih tertidur di sampingku. Dan ku pun berbisik di telinganya "udh pagi de ."lirih ku tapi dia pun masih tertidur pulas tak tega aku membangunkannya.ku tunggu saja sampai dia bangun pikirku. Lalu aku pun mengambil hp yg tadi kuletakkan diatas bantal .ku buka aplikasi berwarna hijau lalu ku liat pesanku untuk suamiku sudah ceklis biru .tp tak ada balasan. Sudah ku duga dia pasti marah pada ku .merasa sudah bisa menghadapinya aku pun cuek dalam hatiku NNT juga klo duitnya udh abis dia pasti pulang , begitu pendapatku ya dia memang seperti itu kebiasaannya mencari alasan klo udh dekat gajihan , lalu pergi dan bakal pulang tanpa kusuruh klo duit gajihnya sudah habis bgt memang kelakuannya .beruntung sekarang aku bekerja padahal dia melarang ku kerja tp karena tingkahnya yg semaunya aku tak sanggup bila tak bekerja sendiri aku kasihan pada anakku ,makanya aku memutuskan kerja kembali karena dia ga bertanggung jawab dgn baik. Jam pun menunjukan pukul 7 00 pagi anakku pun sudah terbangun.dia tersenyum melihatku dan aku pun mencium pipinya dibalas dia pun memelukku dan mencium ku. Lalu aku pun bertanya padanya " Dede masih mau bobo apa mau bangun " kataku."bangun Bun"katanya dan dia pun bangun dari tidurnya.aku pun sama bangun dan menemaninya.kami pun keluar dari kamar sambil berkata padanya " Dede mandi dulu ya habis mandi NNT ibu siapin sarapan " ucapku .tanpa berkata dia pun menuruti apa yg aku bicarakan sambil mengangguk.ku buka pakaian anakku sambil membawanya kekamar mandi. Selesai mamandikan anakku aku pun mengambil handuk sijemuran disamping pintu dapur.lalu ku handukan badannya yg kecil sblum ku pakaikan baju kubaluri seluruh badannya dgn minyak telon biar hangat karena mandi pagi. Selesai memakaikan minyak telon ku pakaikan dia baju yg rapih. Ku sisir rambutnya yg tebal .setelah kurasa dia sudah rapih dan wangi ku cium pipinya dan membawanya kerumah tamu biasa dia selalu minta diseetelkan tv untuk menonton Upin dan Ipin kartun kesayangannya. Selesai menyetel tv dia pun tiduran dikasur lantai seperti biasanya .ku tinggalkan anakku didpn tv aku pun beranjak mengambil nasi untuk sarapan .selesai ku ambil nasi dan lauknya lalu aku duduk disamping anakku. Sepertinya anakku pun sudah lapar sampai iya bangun dari posisinya yg tiduran barusan. " Makan apa Bu" katanya .":hari ini ibu cuma masak sarden aja de ,Dede mau kan ? Jawabku. Lalu dia pun mengangguk sambil tersenyum.lalu ku suapkan nasi kedalam mulutnya iya pun mengunyahnya dgn riang. dia tidak menanyakan sama sekali tentang ayahnya karena memang tak begitu dekat .karena sikap ayahnya yg tak bgt perduli.
__ADS_1