
"Hari demi haripun telah berlalu,iwan masih dengan sifat coolnya.anita melangkakan kaki menuju dapur dia tidak perna tau apa yang akan terjadi dengan rumah tangganya kedepan.tak bisa di pungkiri didalam hatinya sesak menahan beban karna harus hidup dengan orang yang dingin tanpa ekspresi,dia tak perna tau apakah iwan mencintainya atau tidak.sifat laki laki itu beruba ruba kadang dia sangat ramah dan kadang diam srtibu bahasa.
"Anita duduk di pinggir ranjang sambil memandangi foto ibunya,butiran bening jatuh membasahi pipi mungilnya(apaka bunda bahagia di alam sana,,,sekarang aku sudah menika,aku mulai semuanya dari awal.dulu aku selalu berjanji akan menjadi anak kebanggaan bunda...tapi aku gagal.
bunda aku rindu..aku merasa kesepian ..aku butuh tempat untuk mengadu...
Suamiku Ibarat pohon yang rindang tapi tak bisa memberikan kesejukan)
Anita beranjak dari tempat duduknya untuk membuat sarapan,sudah satu minggu bi yem tidak masuk kerja karna sakit.terpaksa anita turun sendiri kedapur sebenarnya bukanlah pekerjaan berat bagi anita,karna sebelum menika dia menyiapkan segala keperluannya sendiri.Dia nggak perna tau apakah iwan suka dengan masakannya atau tidak,soalnya iwan tidak perna berkomentartan dengan bekal yang di siapkan anita.
Setelah selesai menyiapkan sarapan anita buru buru ganti pakaian kerja,dia sangat disiplin dalam bekerja.
"mas bangun,,ini sudah pukul setengah enam...
"sebentar lagi nit,masih ngantuk...kamu udah mandi belum..
"Udah ,..cepatan mandi ntar telat,pagi biasanya jalanan macet.
"Iwan mengeliat sambil membuka matanya...
"Kamu nggak capek setiap hari kerja dari pagi sampai soreh..
"Kadang capek si..tapi dijaninin aja mas lagian kalau nggak kerja mau ngapain dirumah,lagi pula dari dulu aku terbiasa bekerja.
"hmmm
Iwan bangkit dari tempar't tidur menuju kamar mandi,blm lama laki laki itu keluar dengan muka pucat pasi,,,anita bingung melihat tingka iwan yang seperti ketakutan.
"Ada apa mas,,,kok nggak jadi mandi.
"Anu..anu..iwan bicara terbata bata
Anita yang penasaran mendekati iwan sambil menatap curiga
"Mas kenapa sakit perut,,,air hangatnya mau ditambah,atau mas lagi pusing....?
"Di shower ada cicak nit...
"whaaatttt,mata anita melotot,dia benar benar nggak percaya,kalau laki laki gaga,tinggi tegap takut sama seekor cicak.ada rasa geli di dalam hatinya,anita menahan tawa sambil masuk ke kamar mandi.
Setelah sampai didalam kamar mandi anita memukul cicak yang bertengger di shower dengan gagang sikat lantai.cicak kecil itu terjatuh disamping badthub anita menyiramkan air panas ketubuh cicak sampai tidak terlihat gerakannya lagi.setelah cicak itu mati anita membuangnya ke tempat sampa.
"Mandi sana,cicaknya udah nggak ada lagi.
"kamu yakin cicaknya udah mati,..aku mau kamu temani aku mandi.
"Tapi cicaknya udah nggak ada lagi mas,udah aku buang ke tempat sampa
"pokoknya aku nggak mau tau,kamu harus tetap disini nungguin aku sampai selesai.
__ADS_1
"Sejak kapan mas takut sama cicak,,,padahal cicak hanya binatang kecil,boleh dibilang tidak bahaya.
"Entahlah aku geli sama cicak,mungkin kalau boleh memilih aku lebih suka liat kodok.
****
Setelah selesai keduanya turun kebawa untuk sarapan,berhubung masih sangat pagi iwan sarapan dengan santai.
"Mas kalau kamu nggak suka menu bekalnya bilang,biar besok besok saya nggak masak itu lagi
"Nggak usah terlalu dipikirkan,masak aja apa yang kamu bisa,lagian saya nggak terlalu pilih pilih makanan.Nit maafkan aku mungkin selama ini aku terlalu cuek terhadap kamu,mungkin aku belum terbiasa dengan hubungan kita,aku harap kamu bisa memakluminya.dulu aku perna jatuh cinta,tapi wanita itu meninggalkan aku tanpa tanpa kabar dan berita,sejak saat itu aku merasa kalau semua wanita itu sama.mereka sisok yang menyakitkan.
"Apaka mas sangat mencintainya...?
"iya,,,kami saling mencintai.dia adalah wanita yang cerdas dan berpendidikan.sejak pertama saya udah tau dia punya ambisi untuk mengejar cita citanya.tapi saya tidak perduli yang saya tau saya sangat menyayanginya.sampai suatuh hari dia pergi meninggalkan saya demi sebua karir.
"Entah mengapa hati anita terasa sakit mendengar cetita singkat iwan.padahal sebelumnya anita tidak begitu perduli dengan perasaan ke iwan.
"Kenapa diam,kamu cemburu ya...celetuk iwan
"Untuk apa cemburu,,,itukan masa lalu.lagian saya tidak punya hak untuk cemburu.
"Baguslah...Kamu pergi kerjanya bareng aku aja.
"Iya mas..
"Nit cepatan..
"Iya mas,ini lagi pake kaos kaki,,,sahut anita dari dalam.
"Kita naik motor aja,takut kejebak macet.kamu pegangan yang kuat,,,iwan menarik tangan anita ke piggangnya.
Pas pukul 8pagi iwan sudah memasuki parkiran perusahaan,dati tadi scurity memperhatikan gerak gerik iwan,sepertinya ada yang berbeda dengan iwan,mukanya tampak lebih ceria dan bersemangat.
"Setelah melihat biodata iwan dengan lengkap pihak prusahaan mengangkat iwan untuk menjadi menijer,karena jabatan yang kemaren tidak layak untuk orang sekelas iwan.pihak prusahaan sengaja tidak memberitahu iwan mengenai jabatan terbarunya.saat menuju ruang kerja iwan mendapat pesan dari ponselnya setelah dilihat itu pesan dari pihak prusahaan yang berisikan tentang kenaikan jabatannya.
"Jantung iwan berpacu dengan cepat dia benar benar tidak percaya dengan kejutan yang diberikan pihak prusahaan.iwan menepuk nepuk pipinya memastikan kalau itu bukan mimpi,laki laki itu bagaikan mendapat durian runtuh.
Tiba tiba iwan dikagetkan oleh suara seseorang yang dari belakangnya.
"Mulai hari ini ruangan bapak ada di lantai 15,dan saya yang akan melayani segala sesuatuh yang bapak butuhkan.wanita ituterlihat sangat cantik sedikit genit.
"Tolong antar ke ruangan kerja saya,iwan hanya memandang sekilas ke wanita disampingnya.iwan kaget rupanya wanita itu adalah fitri mantan kekasihnya
"Baik pak..
"Sudah berapa lama kamu bekerja disini..?
"Sekitar empat bulan yang lalu,setelah kepulangan saya dari negara S.
__ADS_1
"kenapa tidak kembali ke negara S,bukankah dulu kamu sangat antusias kesana.
"hmmmm..Saya tidak akan kembali kesana,karna saat ini aku lebih memilih dekat dengan kamu
Pembicaraan mereka terputus saat lif berhenti,iwan melangkakkan kaki keluar dari lif di ikuti fitri dari belakang.ruangan kerja iwan pas di depan lif.mereka maemasuki ruang kerja baru iwan.
"Ini ruang jerja kamu,dan semoga kamu beta.
"Terimah kasih...kalau tidak ada lagi yang harus di jelaskan silakan tinggalkan saya sendiri.
"kamu mengusir saya,kamu nggak usah takut disini tidak ada yang melihat kita,fitri tiba tiba memeluk iwan.
"Apa yang kamu lakukan,cepat kamu keluar dari sini sebelum ada yang melihat kita.
"Aku merindukan kamu wan, setelah bertahun tahun memendam rasa rinduku biarkan aku memeluk tubuh kamu.
"Lepaskan aku...sekarang semuanya sudah sudah beruba,kamu harus sadar kalau hubungan kita udah lama berahir.semenjak kamu pergi aku sudah membuang nama kamu di hatiku
"Tatap mataku dan katakan kalau kamu sudah tidak mencintaiku,jika kamu tidak berani menatapku itu artinya kamu masih mencintaiku.
Tiba tiba ponsel iwan berbunyi,iwan menatap layar ponselnya disana tertera nama anita.iwan mengangkat ponselnya.
"Iya nit...
"maaf mas,,ntar soreh nggak usah jemput saya,karna saat ini saya udah ada dirumah.
"loh kenapa nit,kamu telat kerjanya...?
"Nggak mas,,,tadi kepala saya pusing atasan saya mengizinkan saya istirahat dirumah.
"Gimana keadaan kamu sekarang,,,kepala kamu masih pusing?
"Udah baikan tadi saya udah minum teh hangat.
"Ya udah kamu istirahat aja..nggak usah masak biar saya yang bli pas pulang kerja.
"Iya mas makasih..
"Udah dulu nit, saya mau melanjutkan pekerjaan
Iwan menutup telponnya,dia tidak menyadari kalau fitri sudah keluar dari ruangannya,wanita itu keluar karna mengetahui siapa yang menelpon iwan.
"syukurlah dia sudah pergi gumam iwan sambil mengelus dada.diapun memulai aktifitas barunya.
****
Wanita bagaikan minuman yang memabukkan,sekali terbuai bujuk rayunya maka akan susak terlepas
sedangkan laki laki kaksana busur pana semu maya dan menyakitkan...
__ADS_1