suamiku tolong cintai aku

suamiku tolong cintai aku
bab 5


__ADS_3

Hari ini adalah hari di mana khesya harus kembali ke Jakarta untuk melanjutkan kuliahnya karena liburan semester nya sudah berakhir


"ayah bunda Khesya berangkat dulu ya"


"iya hati-hati kalau sudah sampai langsung kabari bunda"


"siap bunda"


"tunggu tunggu berangkat sama ayah aja, ayah juga mau berangkat kerja biar ayah antar sekalian ke bandara"


"gak usah yah ntar ayah telat udah jam berapa ini"


"udah gak papa masih keburu kok yaudah ayo jangan buang waktu lagi"


"yaudah bunda Khesya berangkat dulu ya bunda jaga kesehatan"


"iya khesya juga janji harus jaga kesehatan selalu kabari bunda ya nak"


"siap bunda"


"yaudh bunda ayah berangkat dulu ya"ujar ayah


"iya yah hati - hati jangan ngebut bawa mobilnya yah"


"iya bunda"


khesya dan ayahnya pun pergi ke Bandara untuk mengatra khesya karena pesawat khesya berangkat pagi

__ADS_1


"khey ayah boleh bertanya sesuatu?"


"boleh dong yah emang ayah mau nanya apa yah"


"kamu udah punya pacar belum khey?"


"haha tumben ayah nanya khey udah punya pacar belum"


"ayah kan penasara anak ayah yang cantik ini udah punya pacar belum jadi kalau ayah udah GK ada ada yang jagain khey bunda sama adik adik khey"


"ayah ngomong apa sih GK boleh ngomong gitu"


"yaudh di jawab dong pertanyaan ayah"


"belum yah khey belum punya pacar"


"terus yah"


"dia punya anak laki-laki yang usianya gak jauh beda sama kamu tapi di usia yang muda dia udah mapan punya perusahaan sendiri lagi ayah sama dia setuju mau jodohin khey sama anak nya"


"ayah apan sih main jodoh jodohin segala"khey berkata dengan nada yang mulai tinggi


"khey dengar ayah khey udah dewasa sudah waktunya memikirkan masa depan gk selamanya juga ayah bisa selalu jagain khey ayah udah tua khey umur gk ada yang tahu khey"


"maaf yah khey udah ngebentak ayah tadi tapi khey belum kenal yah khey juga gk cinta yah"


"kan kalau sudah nikah bisa kenalan khey kalau cinta itu nanti juga tumbuh seiring berjalanya waktu khey ayah sama bunda juga dulu di jodohkan tapi coba khey liat ayah sama bunda saling mencintai kan"

__ADS_1


"iya yah tapi.."


"yaudah nanti di bahas lagi udah sampai ni nanti khey ketinggalan pesawat ayah juga telat lagian bunda juga belum tau masalah ini nanti ayah cerita sama bunda dulu baru ayah kabari khey lagi nanti"


"iya yah hati"


"iya khey jaga kesehatan"


"iya yah" khesya langsung memeluk ayahnya dan mencium tangan ayahnya sebagai ucapan perpisahan sebelum ia berangkat ke Jakarta


tapi dalam hatinya ia mulai merasa ada yang aneh dari ayahnya hari ini karena ayahnya dari dulu sampai sekarang tidak pernah memaksa anak - anaknya tapi kenapa kali ini ayahnya begitu memaksanya untuk menikah dengan jodoh pilihannya dan kenapa kata kata ayah seakan mengakatan kalau ayah akan pergi meninggalkan khey dan keluarganya semua masalah ini membuat khey pusing dan akhirnya Khesya berjalan sambil melamun tanpa di sadari nya ia menabrak laki laki tampan yang tak lain adalah Revan


"maaf maaf ujar khesya sambil mencoba berdiri"


"elo kalau jalan itu pakai mata" ujar Revan


khesya pun merasa tidak asing dengan suara ini ketika ia melihat ke atas ia melihat wajah Revan


"elo santai dong gk usah nyolot kan gue udah minta maaf"


Revan pun langsung berjalan tanpa memperdulikan ucapan dan terikan khesya


"Woi bantuin dong jangan main jalan terus"


tapi Revan tetap berjalan tanpa memperdulikan khesya


dara cowok aneh nyebelin ujar khesya ketika ia ingin berdiri pengumuman berbunyi bahawa pesawat yang di tumpanginya akan berangkat ia pun buru buru lari ke pintu masuk pesawat beruntung ia masih sempat belum tertinggal pesawat

__ADS_1


__ADS_2