
Setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit mayang diizinkan pulang kerumah. Sesampai di rumah dia masih bersedih atas kepergian anaknya. Dia seperti orang linglung tak tahu arah.
seluruh keluarga bingung melihat keadaan Mayang yang terlalu larut dalam kesedihan.
" sayang, kamu jangan murung terus, aku tahu ini berat buat kamu, ini juga berat biat aku. Tapi kalau sedih terus dan berlarut larut tidak baik. sayang kamu harus ikhlas ya, ini takdir dari yang maha kuasa. kamu harus kuat ya sayang, semua akan baik - baik saja" kata riko untuk membujuk supaya berhenti bersedih.
" sayang, anak kita, aku kepikiran terus. maafin aku ya, aku bikin kamu kawathir, aku cuma belum siap menerima semua ini. " kata mayang sambil terisak
" anak kita udah tenang disurga sana, kita kirim doa buat dia ya sayang" kata riko kpd mayang.
" iya sayang, aku kuat kok" kata mayang kepada riko.
Dua bulan berlalu mayang belum juga mengetahui kondisi rahim dia, tidak ada yang memberitahu kepada mayang, sampai pada suatu hari dia berniat hendak merapikan kamarnya, mayang mulai membersihkan beberapa bagian sampai pada akhirnya dia menemukan surat keterangan dokter mengenai kondisi rahim dia sekarang.
Hancur hati mayang, sudah jatuh tertimpa tangga pula. kata itu sangat cocok untuk mayang. setelah kehilangan calon anaknha sekarang dia harus menerima kenyataan bahwa dia tidak bisa punya anak selamanya, dia tidak bisa memberikan keturunan kepada suami nya tercinta.
__ADS_1
Tiga jam sudah mayang masih tersandar di tempat dia membaca surat tersebut, air matanya masih mengalir dengan derasnya, seluruh tubuhnya melemah.
Riko selesai bekerja dan langsung pulang kerumah, betapa kagetnya dia melihat istrinya terletak kaku, berlinang air mata dan memegang surat keterangan dokter yang dia sembunyikan.
" sayang, kamu kenapa begini" kata riko sambil memeluk istrinya
namun mayang tetap diam, tanpa respon sedikitpun, lalu riko memindahkannya ke kasur untuk berbaring.
Riko memandang istrinya dia melihat itu seperti bukan tatapan istrinya.
" Dok, gimana keadaan istri saya? kata riko dengan cemas
" Ada tekanan yang sangat besar pada istri bapak, ada yg tidak bisa diterimanya sehingga kondisinya seperti ini" kata dokter yang menenangkan mayang.
" trus apa yang harus kami lakukan dok? kata riko
__ADS_1
" jalani terapi dan support dia terus sehingga kesadaran dia kembali pulih" kata dokter.
Mayang disarankan sementara waktu di rawat di rumah sakit untuk terapi pemulihan, dia tidak boleh menerima tekanan atau sampai stress.
seluruh keluarga kawatir melihat kondisi mayang sekarang, bagaimana tidak setelah kehilangan calon anaknya, sekrang dia harus menerima fakta dia takkan mengandung dan memberikan keturunan kepada suaminya selamanya. dia takut suaminya tidak menerima dan takut suaminya akan meninggalkannya selamanya.
Setelah beberapa hari di rawat Mayang ada sedikit perkembangan setiap ada yang bicara dia melihatnya namun belum ada respon yang berarti yang dia berikan.
" mama sudah makan? riko bawa makan siang buat kita" kata riko kepda mama mayang
" makasih nak, mama perhatin lihat kondisi anak mama, ibu mana yang sanggup meihat anak yang dia sayangi seperti ini" kata mama mayang
" ma, mama sabar ya kita harus yakin mayang akan segera pulih" kata riko kepada mama mayang
mereka berdua memandang mayang, berharap mayang bisa ceria seperti dulu kala. mayang cepat sembuh
__ADS_1