
❣️happy reading............
(fira pov)
sesampainya di taman mereka memilih duduk dikursi taman dekat air mancur, mereka hanya diam tak bersuara.
"Apa alasan kamu, mau nerima perjodohan ini? " tanya fadel memecah keheningan.
"untuk apa anda tau? anda sendiri kenapa menerima perjodohan ini? " tanya ku
" Aku? aku menerimanya karna ini permintaan orangtua ku" jawab fade.
"Sama seperti ku, aku menerimanya karna permintaan orangtua ku, aku mau membuat mereka bahagia bukan kecewa, saat aku melihat kebahagian di wajah orangtuaku saat aku menerima perjodohan ini membuat ku bahagia karna lama sudah aku tidak melihat kebahagiaan tersebut! " ucapku dan tak terasa air dari mataku menetes
"Benarkah? apa tidak ada maksud lain? "
"Maksud lain? "
"Iya maksud lain, kamu kan tau kalau saya ini dikejar oleh ribuan wanita karna ketampanan saya, selain tampan saya juga kaya" jawab fadel dengan sombong.
"Aku tidak serendah itu, aku melakukan nya karna orangtuaku tidak lebih, jadi saya mohon jangan terlalu kepedean! " ucapku karna tak terima dibilang sama dengan wanita lain.
"Siapa yang kepedean? emang kenyataan koh"jawab fadel tak mau kalah
"TERSERAH " ucapku
" baiklah baiklah, bagaimana kalau kita membuat kesepakatan? "
"kesepakatan apa maksud mu? "
__ADS_1
"kesepakatan dalam menikah"
"ok baikalah, apa saja kesepakatan nya? "
"emm... yang pertama pihak satu selalu benar dari pihak dua"
" pihak satu dan pihak dua, maksudnya? "
" pihak satu itu aku dan pihak dua itu kamu"
"oooh...."
" yang kedua harus selalu mesra di hadapan orangtua , yang ketiga pihak dua harus selalu setia mengurus pihak satu, yang ke empat tetap tidur diranjang yang sama, yang ke lima pihak dua harus selalu menurut apa saja yang pihak satu suruh lakukan, yang ke enam pihak dua harus membantu pihak satu dalam hal apa saja saat pihak satu membutuh kan bantuan, bagaimana apa ada tambahan lagi? "
"tidak ada, baikalah aku sepakat" ucapku
"deal" ucap ku menerima uluran tangan fadel
" Ok baiklah, kalau begitu mari aku antar pulang ini juga sudah larut"
" Tidak perlu, saya bisa pulang sendiri" ucap ku menolak ajakan fadel
"aku tidak suka penolakan "
"ok, baiklah" ucap ku pasrah
sepanjang jalan kami hanya diam, hanya berbicara seperlunya saja, namun sesekali aku memainkan handphone ku . saat sampai di depan rumah ku aku pun keluar dari mobil fadel.
"Makasih" ucap ku sudah turun dari mobil milik fadel
__ADS_1
tanpa menjawab fadel langsung pergi meninggalkan rumah fira, dan pulang kerumahnya yang tidak terlalu jauh dari rumah fira.
(fadel pov)
saat sampai dirumahnya, aku langsung masuk kedalam kamarnya membersihkan dirinya. saat sudah selesai aku turun kebawah, saat aku turun aku melihat orangtua ku berada di ruang tengah sambil menonton televisi.
"Malam pah mah" ucapku sambil duduk Disebelah papah
" malam juga sayang " ucap vania mamah fadel
"gimana tadi, ngobrol apa aja sama fira? " tanya ferdan pada anaknya
" ngobrol santai aja koh pah"
" besok mamah minta kamu jemput fira ya di kampusnya, buat besok kamu cari cincin sama fira, mamah udah ngomong koh sama aulia, kalo fira besok abis beli cincin langsung kesini" ucap vania panjang lebar
"Iya" jawab ku singkat
" Reyna mana? kok dari tadi gak keliatan? " tanya ku karna sedari tadi tidak menelihat reyna
"Ada di kamarnya, tadi katanya mau belajar tapi sekarang mungkin udah tidur" jawab vania
" oh yaudah kalo gitu fadel juga mau tidur, good night and a nice dream mah pah" ucap fadel seraya meninggalkan orangtua nya
" good night too " ucap ferdan dan vania
saat fadel sudah dikamarnya dia langsung naik ke ranjangnya dan memejamkan matanya, namun saat memejamkan matanya malah bayangan fira datang dan tidak bisa pergi dari pikiran fadel, saat dia sedang mengingat wajah fira tanpa sadar senyuman menggembang di bibir fadel dan setelah itu fadel pun sudah berada di alam mimipinya.
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️thank you kalian yang udah mau baca karya pertama aku aku syang kalian muachh
__ADS_1